Kajianberita.com
Beranda Headline Rekonstruksi Penganiayaan Ken Memperjelas Keterlibatan AKBP Achiruddin dan Anaknya Aditya

Rekonstruksi Penganiayaan Ken Memperjelas Keterlibatan AKBP Achiruddin dan Anaknya Aditya

Saat rekonstruksi di depan halaman Polda Sumut Senin siang ini terlihat Aditya Hasibuan memperagakan sejumlah aksi. Sementara peran Ken Admiral diperagakan oleh salah seorang petugas.

Polda Sumut menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan Ken Admiral oleh anak AKBP Achiruddin, Aditya Hasibuan. Proses rekonstruksi digelar di Mapolda Sumut yang dimulai pukul 10.35 WIB hari ini, Senin 8 Mei 2023.

Adegan pertama yang diperagakan Aditya adalah saat dirinya dikirimi pesan oleh Ken melalui akun Instagram. Selama proses rekonstruksi tangan Aditya tidak diborgol. Setelah pengiriman pesan itu, mulailah konflik terlihat lebih jelas.

Aditya Hasibuan, anak AKBP Achiruddin Hasibuan sempat membuntuti Ken Admiral sebelum melakukan penganiayaan. Saat itu, Aditya berada sebuah mini market dan melihat mobil Ken Admiral melintas.

Kemudian, Aditya yang mengemudikan mobil Mitsubishi Pajero Sport berwarna putih BK 1587 ZT, pada 21 Desember 2022 membuntuti Ken Admiral yang mengendarai mobil Mini Cooper berwarna abu-abu BK D 32 GUN. Saat itu Aditya sedang bersama seorang wanita bernama Bulan Maharani dan beberapa temannya. Aditya membuntuti Ken Admiral sampai ke Kompleks Tasbih II, Setiabudi.

Sementara Ken, yang diperankan personel Polisi bersama saksi Savira Husna yang duduk di sebelah kiri.

“Aditya mengikuti mobil Ken Admiral menggunakan mobil Pajero Sport berwarna putih BK 1587 ZT sampai ke Kompleks Tasbih II,”kata penyidik membacakan adegan. Sesampai di Tasbih pada malam harinya, terjadilah perkelahian.

Aditya juga sempat merusak kaca spion mobil milik Ken Admiral. Adapun konflik dua remaja itu dipicu oleh asmara.

Kasus terus berlanjut, sebab Ken tidak terima sikap Aditya itu. Kamis 22 Desember dini hari,  Ia bersama  beberapa temannya mendatangi rumah Aditya untuk menanyakan soal perusakan yang dilakukan Aditya terhadap mobilnya.

Ken dan teman-temannya tiba di rumah Aditya sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Begitu tiba di rumah itu, Ken Admiral memanggil Aditya namun yang keluar adalah abang dan ayahnya Aditya yaitu Arya Hasibuan dan AKBP Achiruddin Hasibuan.

Di situ Achiruddin langsung bertanya tujuan dari Ken dan rekan-rekannya datang ke rumah mereka. “Mau ngapain kalian di sini ramai-ramai,” kata Achiruddin, tertulis dalam BAP Ken Admiral.

Salah seorang teman Ken Bernama Rio  menjawab jika kedatangan mereka untuk meminta tanggung jawab dari Aditya yang sudah merusak spion mobil dari Ken Admiral. Rio juga menyebut mereka datang di waktu itu agar permasalahannya segera selesai.

Achiruddin tidak terima dengan kedatangan Ken bersama teman-temannya.  Achiruddin lantas  meminta anaknya mengambil senjata laras panjang di dalam rumahnya.

Tidak lama kemudian, pria yang disuruh itu kembali ke luar dengan membawa senjata. Bersama pria itu ada Aditya yang juga ke luar dari rumah. Saat itulah mulai terjadi perdebatan antara Aditya dan Ken hingga berbuntut pada penganiayaan oleh Aditya terhadap Ken. Achiruddin membiarkan anaknya menganiaya Ken.

Esoknya Ken langsung dilarikan ke rumah sakit. Setelah itu pihak Ken dan keluarganya  kemudian melaporkan Aditya ke Polrestabes Medan. Namun pada 27 Februari 2023, kasus Ken ditarik ke Polda Sumut dan naik ke tahap penyidikan.

Aditya kemudian dinyatakn sebagai tersangka, begitu jga dengan ayahnya AKBP Achituddin yang membiarkan kasus penganiayaan itu terjadi di depan matanya.

Bermula dari Kasus penganiayaan itu, persoalan ini kemudian melebar ke mana-mana hingga menyeret soal kekayaan AKBP Achiruddin yang dianggap tidak wajar. Belakangan AKBP Achiruddin dipecat dari Polri dan ia pun harus menghadapi sidang pidana sebagai terdakwa bersama anaknya di Pengadilan Negeri Medan.  (det/cn)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan