Kajianberita.com
Beranda Headline Sepasang Suami Istri Tewas Bersimbah Darah di Padanglawas, Polisi Nyatakan Anak Korban sebagai Tersangka

Sepasang Suami Istri Tewas Bersimbah Darah di Padanglawas, Polisi Nyatakan Anak Korban sebagai Tersangka

Pasangan suami istri, Paruhum Hasibuan, 58, dan Rosma Daulay, 56, tewas bersimbah darah di rumah mereka yang berlokasi di Desa Sayurmahincat, Kecamatan Barumun Selatan, Kabupaten Padanglawas. Keduanya dipastikan tewas terbunuh. Polisi telah menyatakan JEH, 22,  sebagai tersangka pembunuhan itu. Ironisnya, JEH adalah anak Paruhum dari isteri kedua.

Tim penyidik Polres Padanglawas sampai Minggu kemarin masih memeriksa JEH secara intensif. Sejumlah barang bukti telah ditemukan polisi, termasuk senjata tajam yang digunakan membunuh kedua korban.

Sebagaimana keterangan saksi, Sopar Hasibuan, 34, anak kandung korban Paruhum Hasibuan, bahwa  sekitar pukul 17.00 WIB, Jum’at (5/5), ia Bersama temannya Supriadi mendatangi rumah orangtuanya Paruhum Hasibuan untuk mengambil sepeda motor Verza miliknya. Namun sebelum itu, orangtuanya justrui memintanya Sopar membelikan rokok.

Dan sekitar pukul 19.30 WIB Sofar Hasibuan kembali ke rumah orangtuanya Paruhum Hasibuan setelah membeli rokok yang diminta. Tetapi sebelum sampai ke rumah, dalam perjalanan ia berpapasan dengan tersangka JEH, 22, yang mengendarai sepeda motor Revo tanpa nomor polisi. JEH terlihat membawa tas yang terikat di jok bagian belakang.

Begitu Sofar sampai di rumah dan hendak memberikan rokok yang ia belikan,  ternyata ayahnya Paruhum Hasibuan bersama istrinya Rosma Daulay ditemui telah tergeletak dalam kondisi mengenaskan dengan bersimbah darah. Sopar langsung terpikir kalau JEH adalah pelaku pembunuhan itu.

Ia pun langsung mengejar JEH, namun tidak bisa ditemukan. Bersama warga  setempat, mereka kemudian membawa kedua korban ke RSUS Sibuhuan. Ia juga melaporkan Kasus tersebut ke polisi.

Malam itu juga, sekitar pukul 22.50 WIB  JEH langsung diamankan dari lokasi persembunyiannya di Desa Hadungdung, kecamatan Aeknabara Barumun. Setelah menjalani pemeriksaan intensif, polisi pun meyakini kalau JEH adalah pelaku pembunuhan itu, sehingg ia langsung dinyatakan sebagai tersangka.

Diduga motif pembunuhan itu karena  sakit hati, sebab JEH tidak diberikan pekerjaan dan tempat tinggal.  Saat ini JEH harus menjalani penahana di Polres Padanglawas. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan