Kajianberita.com
Beranda Headline Bobby Akhirnya Akui Proyek Lampu Pocong di Kota Medan Merupakan Proyek Memalukan

Bobby Akhirnya Akui Proyek Lampu Pocong di Kota Medan Merupakan Proyek Memalukan

pemandangan unik di Kota Medan soal proyek lampu jalan yang terbengkalai

Banyak kritikan kepada Walikota Medan terkait proyek pembuatan lampu jalan di tengah kota yang  terkesan justru merusak tata kota. Awalnya Bobby tetap berkeyakinan kalau proyek itu sangat bermanfaat untuk penataan wajah Kota Medan. Tapi belakangan ia akhirnya mengakui kalau proyek itu tidak sesuai rencana.

“Saya akui itu proyek gagal. Sungguh memalukan,” katanya.

Pemeriksaan terhadap proyek itu baru saja selesai dilakukan  Inspektorat Kota Medan.  Dalam hal ini Inspektorat juga menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat melakukan pemeriksaan. Hasilnya, banyak kegiatan yang tidak sesuai rencana.

Hal itu yang membuat Bobby tidak lagi bisa membantah kalau proyek lampu jalan tersebut benar-benar program yang sia-sia. Ia pun tidak lagi kuasa menolak kalau warga Medan menyebut proyek tersebut dengan nama Lampu ‘Pocong Bobby.’

Disebut pocong, karena memang bentuknya menyerupai pocong. Pada malam hari, pondasi lampu itu terkesan menakutkan karena bentuknya yang aneh. Jaran antar lampu juga sangat dekat,  sehingga membuat wajah Kota Medan menjadi lebih buruk.

Bobby mengakui pemeriksaan dan evaluasi terhadap proyek lampu jalan tersebut sedikit lama. Pasalnya pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh.

“Ini memang agak lama karena pemeriksaannya saya minta menyeluruh dan pemeriksaannya juga didampingi, bersama dengan BPK,” ucapnya. Dan kesimpulannya, kembali Bobby mengakui kalau itu proyek gagal.

Seperti diketahui, Pemkot Medan membangun lampu jalan di delapan ruas jalan di Kota Medan dengan total biaya Rp 25,7 miliar. Namun hasil dari pembangunan lampu jalan tersebut menuai kritikan dari masyarakat dan DPRD Medan, sebab dinilai asal jadi dan tidak berfungsi

Karena lampu jalan dianggap proyek gagal, Bobby memerintahkan Dinas SDABMBK melakukan penagihan anggaran yang sudah digelontorkan dari APBD Kota Medan ke pihak kontraktor.

“Oleh karena itu beberapa hari yang lalu hasil pemeriksaan sudah keluar dan hasilnya memerintahkan kepada dinas terkait khususnya Dinas SDABMBK karena ini sebelumnya di Dinas Pertamanan tapi sudah dilebur untuk melakukan penagihan menyeluruh atau kita anggap proyek ini total lost,” ujarnya.

“Jadi kita akan tagihkan seluruh anggaran uang APBD yang sudah keluar,” tegasnya. (*)

 

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan