Kajianberita.com
Beranda Headline Alamak, Ketua PDI Aceh Dilaporkan ke Polda atas Dugaan Penipuan Masuk Secapa Polri

Alamak, Ketua PDI Aceh Dilaporkan ke Polda atas Dugaan Penipuan Masuk Secapa Polri

Muslahuddin Daud, ketua PDIP Aceh

Muslahuddin Daud dilaporkan oleh seorang polisi yang bertugas di Polda Aceh berinisial NR (37). Informasi yang dikutip dari Kajianberita dari AJNN menyebutkan, dugaan penipuan yang dilakukan Muslahuddin bermula terjadi saat NR ingin mengikuti seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP).

Korban awalnya diperkenalkan dengan Muslahuddin oleh temannya bernama Iswandi. Teman korban mengatakan Muslahuddin memiliki jaringan yang bisa ngurus masuk Sekolah Inspektur Polisi (SIP) lewat jalur penghargaan atau HAR SIP 2023.

Pertemuan antara korban dengan Muslahuddin terjadi pada Januari 2023 membicarakan biaya masuk SIP. Dari pertemuan tersebut, Muslahuddin mengatakan bahwa NR harus menyediakan uang Rp300 juta supaya mendapatkan HAR SIP yang dimaksud.

Muslahuddin meminta uang tersebut harus diserahkan segera. dan apabila HAR tersebut tidak ada maka uang NR akan dikembalikan.

Lalu NR meminta waktu selama dua hari untuk menjual mobilnya. Setelah itu, Iswadi menghubungi NR perihal uang tersebut, NR menanyakan apakah sudah memiliki uang untuk mengurus HAR SIP.

Selanjutnya korban dan terlapor bertemu di Oen Coffee di Lampineng. Setelah berdiskusi keduanya kemudian menuju Bank BCA di Kuta Alam Banda Aceh. Di sana korban menyerahkan uang sebesar Rp300 juta kepada terlapor, tepatnya pada hari Kamis, 9 Februari 2023.

Setelah hasil seleksi SIP diumumkan, nama NR tidak ada di HAR atau tidak lulus. Mengetahui hal itu, NR lalu menghubungi lswadi meminta ditanyakan kepada Muslahuddin.

Muslahuddin mengaku akan memasukkan NR ke daftar susulan pemanggilan SIP seminggu setelah pengumuman. Setelah seminggu menunggu, tapi tetap tidak ada hasil. lalu Muslahuddin berjanji akan mengeluarkan rekom pemanggilan masuk pendidikan pada tanggal 16 April 2023.

Pada 16 April 2023 tidak ada hasil kemudian NR diminta bersabar hingga tangal 27 April 2023 untuk dikeluarkan surat pemanggilan susulan agar mengikuti pendidikan SIP dan apabila pada tanggal tersebut tidak ada pemanggilan, maka uang korban akan dikembailkan seutuhnya pada 5 Mei 2023.

Namun nyatanya setelah 5 Mei 2023 uang korban juga tak dikembalikan. Akhirnya NR memutuskan untuk melaporkan Muslahuddin ke Polda Aceh atas dugaan penipuan dan penggelapan uang.

Ketua DPD PDI Aceh, Muslahuddin yang coba dikonfirmasi hingga berita ini terkirim belum terhubung. Awak media juga sudah mendatangi kantor DPD PDIP Aceh di Lampriet, Banda Aceh, namun, Satpam di lokasi mengatakan Muslahuddin sedang berada di Jakarta.

“Jangan dulu ya, ini lagi ada persiapan pendaftaran parpol besok, dan bapak (Muslahuddin) sedang berada di Jakarta,” kata salah seorang penjaga di kantor DPD PDIP Aceh. (ajnn)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan