Kajianberita.com
Beranda Headline Bobby Tolak Bertanggungjawab Soal Proyek Lampu Pocong yang Gagal, Tuding 8 Perusahan ini Biang Keladinya

Bobby Tolak Bertanggungjawab Soal Proyek Lampu Pocong yang Gagal, Tuding 8 Perusahan ini Biang Keladinya

Salah satu pemandangan di Pusat Kota Medan yang memperlihatkan lampu pocong terbengkalai

Semestinya setiap proyek Pemerintah daerah yang  gagal tidak bisa dilepaskan dari tanggungjawab seorang kepala daereah. Namun Walikota Medan Bobbu Nasution terkesan merasa tidak pernah bertanggungjawab sama sekali terhadap kegagalan proyek lampu pocong yang merusak wajah kota in. Ia malah menuding para kontraktor yang semestinya bertanggjungjawab terhadap masalah itu.

Lantas ia membeberkan para perusahaan perusahaan yang terlibat dalam proyek tersebut.  Ia meminta dinas terkait untuk  menagih uang proyek ke kontraktor yang  telah diberikan Pemko Medan sebesar Rp 21 Miliar.

Berikut ini delapan  perusahaan beserta alamat  yang menangani  proyek lampu jalan dari laman Layanan Pengaduan Secara Elektronik (LPSE)

  1. Jalan Diponegoro

Nama Perusahaan: Biro Teknik Bangunan

Alamat: Jalan Garuda No. 48A, Kota Medan.

Harga Kontrak: Rp 3.546.608.307,00

  1. Jalan Gatot Subroto

Nama Perusahaan: CV Eka Difa Putera

Alamat: Jalan Nilam 19 No. 41 Perumahan Simalingkar, Kota Medan.

Harga Kontrak: Rp 3.989.432.559,00

  1. Jalan Imam Bonjol

Nama Perusahaan: PT Triva Mangun Mandiri

Alamat: Jalan Harva No. 3 Dusun IIA Slambo, Kabupaten Deli Serdang.

Harga Kontrak: Rp 4.079.223.783,00

  1. Jalan Putri Hijau

Nama Perusahaan: Biro Teknik Bangunan

Alamat: Jalan Garuda No. 48A, Kota Medan.

Harga Kontrak: Rp 3.534.158.035,00

  1. Jalan Jenderal Sudirman

Nama Perusahaan: CV Sinar Sukses Sempurna

Alamat: Jalan Setia Budi, Gang Bunga Ncole Lantai II No 1, Simpang

Selayang, Kota Medan.

Harga Kontrak: Rp 3.764.651.485,00

  1. Jalan Brigjend Katamso

Nama Perusahaan: CV Sentra Niaga Mandiri

Alamat: Jalan Bunga Ncole XXII No 100, Kota Medan

Harga Kontrak: Rp 3.133.946.168,00

  1. Jalan Ir H Juanda

Nama Perusahaan: CV Asram

Alamat: Jalan Baru, Gang Madrasah No.2, Kota Medan.

Harga Kontrak: Rp 3.205.392.252,00

  1. Jalan Suprapto

Nama Perusahaan: CV Asram

Alamat: Jalan Baru, Gang Madrasah No.2, Kota Medan.

Harga Kontrak: Rp. 804.529.648,00

Dalam laman LPSE tersebut diterangkan proyek tersebut ditenderkan per ruas jalan, sehingga, ada delapan paket sesuai dengan delapan ruas jalan yang dipasang lampu jalan.

Delapan ruas jalan tersebut adalah Jalan Gatot Subroto, Jalan Sudirman, Jalan Tengku Imam Bonjol, Jalan Putri Hijau, Jalan Brigjend Katamso, Jalan Diponegoro, Jalan Ir. H. Juanda, dan Jalan Suprapto. Delapan paket tersebut diberi nama penataan lanskap jalan, sesusai nama jalan masing-masing.

Bobby Nasution, Walikota Medan

Menariknya, dari delapan ruas jalan tersebut, hanya ada enam perusahaan yang mengerjakan proyek itu. Sebab ada dua perusahaan yang masing-masing memenangkan dua tender sekaligus, yakni Biro Teknik Bangunan yang memenangkan tender di Jalan Diponegoro dan Jalan Putri Hijau, dan CV Asram yang memenangkan tender di Jalan Ir H Juanda dan Jalan Suprapto.

Harga kontrak terbesar dibuat untuk penataan lanskap Jalan Imam Bonjol yakni Rp 4 miliar. Sedangkan harga kontrak terkecil dibuat untuk penataan Jalan Suprapto yakni Rp 804 juta.

Tadinya Bobby yakin proyek lampu jalan itu akan bisa membuat wajah kota Medan lebih indah. Ia bahkan membalas kritikan siapapun yang mencoba menolak proyek tersebut. Namun pada akhirnya Bobby mengakui kalau proyek itu gagal total. Bukan hanya gagal, proyek lampu itu telah merusak wajah Kota Medan.

Kalaupun perusahaan yang memenangkan tender itu berkenan menjalankan semua proyek yang mereka tangani, kehadiran lampu pocong Bobby tetap saja akan merusak wajah Kota Medan, karena penataanya sangat semrawut, tidak beraturan dan tidak punya arah yang jelas. Jangan heran, sebab Bobby memang kurang mengenal situasi Kota Medan. (*)

 

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan