Kajianberita.com
Beranda Headline Sempat Nyanyi dan Joget Bersama di Halaman Kantor KPU Sumut, Eh…Berkas Bacaleg PAN Ditolak!

Sempat Nyanyi dan Joget Bersama di Halaman Kantor KPU Sumut, Eh…Berkas Bacaleg PAN Ditolak!

Plt Ketua DPW PAN Sumut, Syah Afandin atau Ondim bersama pendukungnya harus meninggalkan kantor KPU Sumut setelah berkah pendaftaran Calegnya ditolak. Padahal sudah sempat joget dan bernyani bersama.

Tidak mau kalah dengan partai yang lain, hari ini Jumat (12/5/2023) Pengurus PAN Sumut mendaftarkan bakal caleg legislative mereka ke KPU Sumut dalam suasana gembira dan suka cita. Bersama pendukungnya, pengurus partai itu sempat bernyanyi dan menari di halaman kantor KPU Sumut, sebelum  mengantarkan berkas tersebut ke ruang pendaftaran.

“hanyo, mainkan mang….!” ujar salah seorang dari mereka. Bunyi sound system yang sudah dipersiapkan membuat suasana pendaftaran itu penuh dengan kegembiraan. Mereka berjoget tertawa bersama, seakan yakin proses pendaftaran bakal caleg itu berlangsung sukses.

Namun siapa sangka, begitu masuk ke dalam ruang pendaftaran di KPU Sumut, pengurus PAN Sumut itu kemudian diminta pulang kembali. Pasalnya, berkas bacaleg yang mereka sampaikan tidak sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.

Karuan, wajah gembira yang sempat terpancar di wajah para politisi itu berubah menjadi murung. Ada yang terlihat garuk-garuk kepala karena tidak menyangka berkas mereka ditolak. Mereka tidak bisa menyalahkan KPU, karena kesalaha memang ada pada mereka.

Padahal pengurus PAN dan pendukungnya sudah Bersiap-siap akan membuat halaman kantor KPU Sumut lebih heboh lagi kalau pendaftaran sudah tuntas. Berbagai agenda hiburan rakyat akan mereka mainkan.

“Tapi kalau kondisinya seperti ini, ya, pulanglah kita. Apa boleh buat,” ujar salah seorang pengurus partai itu.

Konvoi pendukung PAN Sumut itu tiba siang hari di halaman kantor KPU Sumut.  Mereka semuanya menggunakan  berseragam biru khas PAN dengan dipimpin oleh Plt Ketua DPW PAN Sumut, Syah Afandin atau yang akrab disapa Ondim.

Mereka sempat berjoget riang diiringi lagu yang sedang populer berjudul Rungkad. Lagu bahasa Sunda bergenre kocak meski arti dari judulnya adalah kacau balau atau hancur berkeping-keping.

Setelah berjoged bersama para kader, Ondim dan sejumlah pengurus PAN Sumut masuk ke ruang KPU Sumatera Utara untuk mendaftarkan Bacaleg mereka yang akan bersaing merebut kursi  DPRD Provinsi Sumatera Utara pada pemilu 2024 mendatang.

Kepada wartawan, Ondim mengatakan, PAN Sumatera Utara menargetkan 12 kursi. Dengan begitu diharapkan 1 kursi pimpinan dewan akan mereka duduki. Ia optimis target tersebut tercapai karena mereka mengusung kader-kader mumpuni termasuk 30 persen perempuan.

“Partai PAN kan sudah teruji dan perolehan kursi legislatifnya terus mengalami peningkatan, jadi kita tidak muluk-muluk cukup 12 kursi saja dan 3 kursi di DPR-RI, ” ungkap Ondim kepada wartawan.

Namun keceriaan yang sejak awal tercipta berubah ketika petugas melakukan verifikasi berkas para caleg pada 12 daerah pemilihan (dapil) untuk DPRD Sumatera Utara. Wajah kecewa terlihat meskipun Ondim dkk mencoba tersenyum.

Usut punya usut, ternyata pendaftaran BacalegPAN Sumut hari ini ditolak oleh KPU Sumatera Utara. Hal ini karena terjadinya kesalahan dalam mengunduh data dan dokumen pendaftaran para bacaleg untuk dapil Sumut VII.

Nyatanya, berkas bacaleg PAN untuk daerah pemilihan Sumut VII ternyata berisi data berkas para bacaleg dari dapil Sumut VIII. Alhasil, berkas masih dinyatakan belum lengkap karena berkas untuk Dapil Sumut VII masih kosong. Namun begitu, PAN diberi kesempatan untuk melengkapi sebelum berakhirnya masa pendaftaran tanggal 14 Mei 2023 mendatang. Kesempatan masih ada hingga akhir Mei ini. Namun, kan sudah terlanjur malu…! (faz)

 

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan