Kajianberita.com
Beranda Headline Setelah Timnas ke Final Sea Games, Ganjar Video Call Indra Syafri demi Pencitraan, Nitizent: Awas Dimanfaatkan..!

Setelah Timnas ke Final Sea Games, Ganjar Video Call Indra Syafri demi Pencitraan, Nitizent: Awas Dimanfaatkan..!

Ganjar Pranowo langsung memanfaatkan moment untuk video call dengan pelatih Timnas Indra Sjari setelah Indonesia ke final sepakbola Sea Games. Video itu kemudian disebar ke semua media sosial;. Inilah pencitraan gaya klasik yang cukup memalukan

Calon presiden yang diusung PDIP terus melakukan pencitraan di masyarakat. Di saat tim nasional Indonesia sukses mengalahkan tim Vietnam untuk melakuk ke Final Sea Games di Kamboja, Ganjar memanfaatkan momen itu untuk membuat program youtube dengan menelpon Indra Sjafri.

Dalam komunikasi dengan pelatih tim nasional itu, Ganjar  seakan menunjukkan bahwa ia adalah  sosok yang sangat bersyukur dengan kemenangan itu. Bak bergaya seorang presiden, Ganjar berharap Indonesia bisa membuat prestasi membanggakan saat menghadapi final menghadapi Thailand pada Selasa 16 Mei besok.

Tentu saja Ganjar menyebarkan video itu kepada seluruh jaringan media social. Seakan menunjukkan bahwa ia berperan besar mendukung suksesnya tim Indonesia melaku ke final. Tidak bisa dibantah, langkahnmya menelpon Indra Sjafri adalah bagian dari pencitraannya menjelang Pilpres mendatang.

Sayangnya lagi, Indra Sjafri mau melayani telepon Ganjar itu.  Seharusnya Indra sadar bahwa ia sedang dimanfaatkan oleh Ganjar untu pencitraan semata. Apalagi rakyat Indonesia sangat bangga saat Indonesia berhasil mengalahkan tim kuat seperti Vietnam.

Sikap Indra Sjafri inilah yang disayangkan banyak orang. Entah sadar atau tidak, pencapaian Indra sebagain kepala pelatih telah dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

“Bodoh sekali dia, mau dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Harusnya ia sadar bahwa Ganjar punya misi pencitraan di situ,” kata Rizal, dalam unggahan di facebooknya.

Ganjar pun dinilai nitizent tidak seharusnya memanfaatkan momentum itu untuk pencitraan, sebab pertarungan di Sea Games belum selesai.

“Tapi namanya politik pencitraan, apapun bisa mereka manfaatkan untuk mendapatkan simpati masyarakat. Tapi apa yang dilakukan ganjar terhadap Indra Sjafri sudah sangat tidak elok.  Dia memanfaatkan kesempatan di saat orang sedang berjuang,” kata Iwan Hardian, seorang pengamat politik di Kota Medan.

Risikonya akan sangat berat bagi Indra Sjafri sendiri, sebab lawan yang dihadapi tim Indonesia adalah tim Tangguh Thailand. Kalau Indonesia kalah, maka teleponnya dengan Ganjar yang telah dipublikasikan ke semua media social untuk kepentingan politik  akan menjadin bahan hujatan politik.

“Bahkan menang atau kalah saat menghadapi Thailand, Indra Sjafri akan menjadi bulan-bulanan nitizent,” ujar Iwan.

Sedangkan Ganjar akan selamat, sebab ia tidak ada hubunganya dengan  sepakbola. Ganjar hanya memanfaatkan momentum saja.

“Malah jika Indonesia menang di Final, Ganjar akan merasa sangat diuntungkan, sebab ia merasa teleponnya dengan Indra Sjafri adalah sebuah dukungan yang mendorong adanya pencapain terbaik bagi tim nasional Indonesia,” ujar Iwan. (faz)

 

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan