Kajianberita.com
Beranda Headline Ketua BEM UGM Sebut Jokowi sebagai Alumnus Paling Memalukan..!

Ketua BEM UGM Sebut Jokowi sebagai Alumnus Paling Memalukan..!

Presiden Joko Widodo

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Gielbran Muhammad Noor menyebut bahwa presiden Joko Widodo sebagai alumnus paling memalukan.

Menurut mahasiswa Fakultas Peternakan tersebut, pernyataannya tidak sebatas karena faktor Agus Rahardjo yang secara terang-terangan menyebut ada intervensi presiden dalam kasus yang ia tangani saat menjabat ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kalau berkaca dari hampir satu dekade kepemimpinan Jokowi, kami melihat banyak sekali permasalahan fundamental bangsa yang semestinya bisa dimitigasi, tetapi justru makin terpuruk,” kata Gielbran, Senin (4/12).

Dalam konteks demokrasi misalnya, Gielbran menilai demokrasi di Indonesia makin amblas. Kasus Fatia dan Haris disebutnya sebagai bukti nyata merosotnya demokrasi di tanah air pada era Jokowi. Selain itu, keberpihakan Jokowi meloloskan putra sulungnya dalam kontestasi pemilihan umum juga disoroti.

“Terutama usaha keluarga Jokowi untuk memastikan agar Gibran dapat melanggeng ke kancah pencawapresan dengan lancar,” katanya.

Melihat demokrasi yang kian merosot dan penegakan hukum yang kacau, Gielbran tegas mengatakan bahwa Jokowi sebagai alumnus UGM yang memalukan

“Saya rasa tidak ada fase lain, tidak ada momentum yang lain selain sekarang untuk menobatkan Jokowi sebagai alumnus UGM paling memalukan. Semestinya beliau selama dua periode ini mampu memberikan kinerja yang lebih baik,” katanya.

Untuk merespons isu terkini, aktivis mahasiswa telah menyiapkan gerakan lanjutan yang diklaim akan makin masif. Sebelumnya, sejumlah mahasiswa menggelar mimbar rakyat di depan Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949, Kota Yogyakarta sebagai respons dari permasalahan-permasalahan bangsa saat ini. (jpnn)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan