Kajianberita.com
Beranda Headline Debat Terakhir Capres 2024: Anies Unggul, Ganjar Bersinar, Prabowo Panen Sentimen Negatif

Debat Terakhir Capres 2024: Anies Unggul, Ganjar Bersinar, Prabowo Panen Sentimen Negatif

Debat ketiga calon presiden Minggu malam 4 Februari 2024

Hasil analisis Drone Emprit—alat untuk memonitor percakapan di media sosial—terkait debat capres terakhir pada Minggu (4/2/2024), terungkap bahwa sentimen netizen di media sosial paling positif terhadap Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, sedangkan Prabowo Subianto mendapatkan sentimen negatif terbesar.

Pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi, menyampaikan bahwa debat capres tidak berlangsung dengan saling serang seperti dugaan sebelumnya, namun lebih kepada suasana yang tenang dan saling menghormati.

Menurut Ismail, analisis sentimen yang dilakukan oleh AI Drone Emprit telah diperiksa ulang oleh human annotator untuk memastikan keakuratan arah sentimen terhadap masing-masing capres.

Hasil analisis menunjukkan sentimen positif netizen terhadap Anies mencapai 86%, dengan hanya 6% sentimen negatif dan 8% netral. Untuk Ganjar Pranowo, sentimen positif dari netizen sebesar 72%, negatif 14%, dan netral 14%.

Sentimen dianalisis oleh AI dan kemudian diperiksa dan dikoreksi oleh human annotator untuk memastikan arah sentimen sesuai dengan capres yang dianalisis. Hasilnya sebagai berikut:

Sementara itu, Prabowo Subianto mendapatkan proporsi sentimen negatif terbesar yaitu 48%, dengan sentimen positif sebesar 43% dan netral 9%.

Ismail menyatakan bahwa pola sentimen ini mirip dengan analisis sebelumnya, di mana Anies dan Ganjar mendapatkan proporsi sentimen positif yang lebih besar, sedangkan Prabowo mendominasi sentimen negatif.

Ismail menjelaskan ada beberapa hal yang bikin sentimen netizen negatif untuk Prabowo, di antaranya selalu sepakat dengan Anies, kritik otak lamban serta dikritik dan disindir terkait program makan dan susu gratis.

Data percakapan di media sosial juga diungkap, dengan Anies Baswedan menjadi topik pembicaraan terbanyak dengan 128 ribu percakapan atau sekitar 45% dari total volume. Ganjar Pranowo mengikuti dengan 82 ribu percakapan (29%) dan Prabowo Subianto dengan 76 ribu percakapan (27%). Data ini diambil dari awal hingga akhir debat capres pada 4 Februari 2024, mulai pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Analisis ini menyoroti bagaimana netizen di media sosial merespons penampilan masing-masing capres dalam debat terakhir, yang merupakan bagian penting dari dinamika pemilihan presiden Indonesia 2024.

Prabowo mendapat banyak sentiment negative karena ia kerap sekali menyampaikan jawaban atas pertanyaan secara tidak relevan. Ketika Anies berbicara soal perlindungan Perempuan misalnya, Prabowo justrru menjawab soal makan gratis. Begitu juga ketika ditanya soal penanganan kemiskinan, lagi-lagi Prabowo menjawab soal makan gratis.

Dalam debat tadi malam, bisa dikatakan  Prabowo lebih banyak berbicara soal makanan gratis kepada masyarakat. Menurutnya makna gratis seakan bisa menyelesaikan semua persoalan bangsa. Kalau pun ada pertanyaan  yang rumit, biasanya Prabowo mengaku sependapat dengan Anies dan Ganjar yang lebih cerdas dalam menyampaikan gagasannya.  (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan