Kajianberita.com
Beranda Headline AMIN dan Prabowo Sama-Sama Kampanye Akbar Besok, Siapa Pendukungnya Paling Banyak?

AMIN dan Prabowo Sama-Sama Kampanye Akbar Besok, Siapa Pendukungnya Paling Banyak?

Lautan massa yang hadir saat kampanye Anies di daerah. Bisa dibayangkan bagaimana jumlah massa yang hadir saat kampanye akbar AMIN pada Sabtu 10 Februari besok.

Kampanye akbar Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming akan digelar pada hari yang sama, yakni besok Sabtu 10 Februari 2024. Kampanye akbar pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo – Gibran digelar di  Gelora Bung Karno (GBK), adapun kampanye akbar pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Anies-Muhaimin (AMIN) bertitel “Kumpul Akbar Ber1 Berani Berubah” digelar Jakarta International Stadium (JIS).

Mari, bandingkan perkiraan massa yang hadir pada kampanye kedua pasangan capres-cawapres tersebut.

Pemesanan tiket pada kampanye akbar Anies -Muhaimin diakses hingga lebih dari 3,5 juta pemesan dalam hitungan menit pertama, mengalahkan pemesanan tiket konser grup musik asal Inggris, Coldplay. Situs penjualan tiket kampanye AMIN diakses hingga lebih dari 3,5 juta pemesan dalam hitungan menit pertama.

Angka tersebut lebih tinggi dibanding pemesanan tiket konser Coldplay di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada November 2023 lalu, yakni sebanyak 1,5 juta pemesan di menit pertama.

“Ini pertanda animo yang luar biasa besar dan inilah sebenarnya semangat acara kami di hari Sabtu ini,” kata Anies dalam akun media sosial Instagram @aniesbaswedan seperti dipantau di Jakarta, Kamis.

Anies menjelaskan momen Kumpul Akbar di JIS pada Sabtu (10/2) merupakan acara gerakan perubahan, sehingga semua ingin hadir dan menjadi bagian dari gerakan perubahan.

Anies juga mendengar bahwa banyak relawan yang ingin datang dengan memakai kostum untuk memeriahkan acara tersebut hingga membawa karya dan makanan untuk dibagikan.

“Silakan, semua bisa dibawa. Ini saatnya berkumpul bersama, bertemu dengan berbagai latar belakang,” kata Anies.

Menurut mantan gubernur DKI Jakarta itu tujuan para relawan datang ke JIS ialah sama, yakni menginginkan perubahan untuk Indonesia lebih baik, adil, dan makmur untuk semua.

Dengan begitu, dia mengajak seluruh masyarakat yang akan hadir ke JIS Sabtu nanti untuk menjadikan acara Kumpul Akbar sebagai pesta rakyat dan menyuarakan aspirasi perubahan, seperti layaknya acara AMIN selama ini.

“Acara ini adalah dari rakyat untuk rakyat. Ini saatnya bersatu merapikan barisan karena keinginan yang sama,” ujar Anies.

Anies Baswedan mengatakan para relawan yang tidak mendapatkan tiket tetap bisa datang ke kampanye akbar. Tiket hanya untuk menentukan kursi penonton acara hiburan di dalam stadion, sedangkan masih terdapat acara lainnya di dalam maupun luar stadion yang tidak menggunakan tiket.

“Tanpa tiket pun bisa ikut. Tetap datang, tetap dukung gerakan perubahan, tetap hadir di JIS, tetap penuhi JIS di dalam dan di luar, di seluruh wilayah JIS,” ujar Anies dalam akun media sosial Instagram @aniesbaswedan seperti dipantau di Jakarta, Kamis.

Anies mengungkapkan tiket yang sudah dipesan melalui platform merupakan bentuk manajemen massa, mengukur animo, hingga memberikan kesempatan untuk mencari tempat duduk lebih awal.

Namun, bukan berarti relawan yang tidak memiliki tiket tak boleh mengikuti acara. Pasalnya, bagi pemegang tiket yang tidak datang hingga pukul 06.30 WIB, maka kursinya akan kosong dan bisa ditempati siapa saja.

Kampanye akbar pasangan AMIN tersebut rencananya dimulai pukul 07.00 WIB hingga 12.00 WIB. “Jangan sampai kami mendengar ada yang mau beli tiket. Tidak usah beli tiket, datang saja dan ruangnya masih banyak sekali untuk mengikuti acara ini karena akan banyak kegiatan,” katanya menegaskan.

Massa Kampanye Prabowo-Gibran Nusron Wahid mengeklaim bahwa setengah juta atau 500.000 orang telah mendaftar untuk hadir pada kampanye akbar Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (10/2).

“Yang sudah daftar itu sudah lebih dari setengah juta orang, tetapi namanya ini kegiatan untuk umum, kita tidak bisa menghalangi, kita tidak bisa mencegah orang-orang yang ingin datang,” kata Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran itu saat konferensi pers di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Jakarta, Kamis.

Nusron mengingatkan kepada masyarakat yang akan hadir untuk menjaga ketertiban dan mematuhi ketentuan kampanye dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Kami menyarankan kepada semua yang hadir kita tertib aturan, terutama undang-undang Pemilu supaya tidak membawa anak-anak. Sekali lagi untuk tidak membawa anak-anak karena ini adalah paket kegiatan kampanye bukan konser, bukan pesta biasa,” kata Nusron.

Di sisi lain, mengingat kampanye akbar Prabowo-Gibran digelar pada hari yang sama dengan kampanye akbar pasangan AMIN, Nusron mengatakan telah mengantisipasi agar tidak terjadi kekacauan.

“Promotifnya dengan imbauan-imbauan untuk saling menghargai kepada teman-teman kalau manakala bersinggungan dan bertemu di tengah jalan terhadap pendukung yang lain,” kata Nusron.

Dari segi preventif, kata Nusron, penyelenggaraan kampanye akbar antara Prabowo-Gibran dan Anies-Muhaimin dilaksanakan di lokasi dan rentang waktu berbeda. “Sudah diputuskan oleh pihak keamanan, beda waktu, teman-teman pendukung 01 yang di JIS (Jakarta International Stadium) mengambil waktu pagi diperkirakan jam 12.00 selesai,” imbuh Nusron.

Nusron menjelaskan, kampanye akbar Prabowo-Gibran direncanakan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB. Namun, pintu masuk sudah dibuka mulai pukul 12.30 WIB. Nantinya, TKN Prabowo-Gibran juga mengakomodasi pedagang di sekitar GBK untuk berjualan di pusat makanan.

Peserta kampanye bisa memanfaatkan fasilitas itu untuk makan secara gratis maupun berbayar. Selain pusat makanan, sambung Nusron, disediakan juga micro-medical-clinic atau klinik medis mikro untuk mengantisipasi peserta kampanye yang jatuh sakit.

Kampanye akbar bertajuk Pesta Rakyat untuk Indonesia Maju itu nantinya juga akan dihadiri oleh sejumlah pesohor tanah air. Tercatat, di antaranya Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Kiki Saputri, Lesti Kejora, Rizky Billar, dan Rachel Vennya, Dewa 19 Feat Ello dan Ari Lasso, Andre Taulany, Atta Halilintar, dan Aurel Hermansyah.

Kampanye Prabowo lebih menonjolkan joget ketimbang menyampaikan gagasan.

Peserta kampanye Bayaran

Di balik maraknya kampanye presiden belakangan ini, mencuat kasus sejumlah peserta kempanye yang dibayar untuk datang ke acara pertemuan. Sejauh ini sudah dua kasus yang terungkap, keduanya terkait  dengan kampanye yang digelar Prabowo dan Ganjar.

Seperti yang diungkap di Makassar, seorang warga mengaku dibayar Rp 50 ribu untuk mendatangi kampanye Prabowo. Sementara ada pula yang sempat kecewa karena mereka hanya dibayar Rp 10 ribu untuk ikut meriahkan kampanye Ganjar.

Hal iut berbeda dengan kampanye Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Tidak pernah sekalipun ada warga yang mengaku mendapat bayaran untuk mendatangi kampanye itu. Mereka malah rela merogoh kocek sendiri untuk hadir di kampanye Anies Baswedan.

Butet, seorang warga dari Padangsidempuan misalnya, rela menghabiskan uang sekitar Rp5 juta untuk bisa menghadiri kampanye akbar Anies-Muhaimin yang digelar pada Sabtu esok. BUtet mengaku jauh-jauh datang dari Padangsidempuan untuk mendukung kemenangan AMIN.

“Sorry ya, kami bukan peserta kampanye bayaran. Yang dibayar itu yang disebelah,” katanya.

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan