Kajianberita.com
Beranda Headline Empat Nama Baru Berpeluang Mendapat Kursi DPR RI dari Dapil Sumut I, Ini Sosok Mereka

Empat Nama Baru Berpeluang Mendapat Kursi DPR RI dari Dapil Sumut I, Ini Sosok Mereka

Musa Rajekshah alias Ijeck (berpakaian ada) bersama Maruli Siahaan dalam sebuah acara adat di Sumut. Ijeck dan Maruli berpeluang melaju ke Senayan dari Dapil Sumut I pada Pemilu 2024 ini

Pergeseran nama-nama caleg yang duduk di DPR RI sepertinya tidak bisa dielakkan lagi. Ada caleg petahana yang masih mampu meraup dukungan dari pemilih, ada pula yang mulai ditinggalkan. Untuk daerah pemilihan (dapil) Sumut I, sebanyak 7 anggota DPR RI petahana berpeluang mempertahankan kursinya. Ada tiga nama caleg baru yang berpotensi merebut kursi itu.

Tujuh nama yang masih berpeluang mempertahankan kursinya adalah, dua politisi dari PDIP (Sofyan tan dan Yasona Laoly), politisi Golkar (Meutia Hafiz), serta masing-masing satu dari Nasdem (Prananda Surya Paloh), dari PKS (Tifatul Sembiring), dan Gerindra (M Husni).

Adapun empat anggota DPR RI petahana lainnya terancam kehilangan peluang untuk mempertahankan kursinya. Perhitungan realtime di KPU sampai hari Minggu (18/2/2024) menunjukkkan perolehan suara mereka masih tersendat.

Keempat politisi itu adalah Hidayatullah dari PKS, Hendrik Sitompul dari Demokrat, Romo Muhammad Syafii dari Gerindra dari Gerindra dan Mulfachri Harahap dari PAN. Nama-nama ini masih berada di luar 10 besar dalam perhitungan sementara di dapil Sumatera Utara I.

Adapun caleg yang berpotensi menggantikan mereka adalah empat nama yang cukup kondang di kalangan masyarakat Sumut, yakni

Musa Rajekshah (Golkar)

Dalam dunia politik, sebenarnya Musa Rajekshah alias Ijeck belum bisa dikatakan sosok yang senior. Malah pengalamannya dalam dunia politik sebenarnya masih baru. Faktor finansial dan jaringan yang membuka ruang bagi Ijeck berhasil menggeluti dunia itu.

Ijeck awalnya dikenal sebagai pengusaha dan tokoh pemuda yang aktif dalam berbagai Ormas dan kegiatan otomotif. Berkat dukungan finansial yang kuat dari keluarganya, Ijeck berhasil duduk sebagai Wakil Gubernur Sumut hasil Pilkada 2018 berpasangan dengan Edy Rahmayadi.

Ijeck memang dikenal berasal dari keluarga yang sukses dalam pengembangan usaha perkebunan sawit. Ayahnya Anif Shah merupakan pemilik perkebunan sawit yang cukup luas di Sumatera Utara.

Setelah berhasil menjabat wakil Gubernur Sumut, Ijeck lantas memperkuat taringnya di dunia politik setelah pada 2020 berhasil merebut kursi Ketua DPD Golkar Sumut melalui rangkaian perdebatan yang panas. Sejak itu kiprahnya dalam dunia politik semakin menguat. Ia pun berani menentang kebijakan Gubernur Edy Rahmayadi setelah keduanya tidak lagi bisa bekerjasama secara harmonis.

Bermodal sebagai Ketua Golkar, Ijeck memutuskan ikut dalam kontestasi Pemilu untuk merebut kursi DPR RI pada 2024 ini. Peluangnya mendapat tempat di Senayan terbuka lebar setelah mampu meraup suara yang cukup besar. Ijeck sendiri pernah mengatakan bahwa selain merebut kursi DPR RI, ia juga akan bertarung lagi untuk merebut kursi gubernur pada Pilkada Sumut November 2024 mendatang. (*)

Ade Jona Prasetyo (Gerindra)

Ade Jona Prasetyo dari Partai Gerindra saat ini menjabat sebagai ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumut. Ade Jona dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan Walikota Medan, Bobby Nasution. Pada Pemilu presiden beberapa waktu lalu, Ade Jona merupakan Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Gibran untuk wilayah Sumut.

Perolehan suara terbesar untuk Ade Jona pada Pemilu Legislatif kali ini didapat di Kota Medan. Mencuat kabar kalau kemenangannya tidak lepas dari dukungan para kepling di Kota Medan atas perintah Bobby Nasution.

Namun harus pula diakui, promosi Ade Jona di ruang outdoor selama kampanye ini sangat masif  di daerah pemilihannya. Sejumlah pusat kota Medan diwarnai baliho dan spanduk Ade Jona yang cukup besar. Kabarnya puluhan miliar telah ia gelontorkan untuk ikut bersaing pada Pemilu kali ini. Kesempatannya terbuka lebar setelah ia bisa mendapatkan banyak suara dari para pemilih.

Ashari Tambunan (PKB)

Tentu nama Ashari Tambunan sudah tidak asing bagi warga Sumatera Utara, sebab ia adalah mantan Bupati Deli Serdang selama dua periode, yakni 2014-2019 dan 2019-2024. Di wilayah Deli Serdang, keluarga Tambunan ini bisa dikatakan sangat terkenal. Sampai-sampai ada yang menganggap kalau Deli Serdang dikuasai dinasti politik Tambunan.

Sebelum Ashari Tambunan menjabat Bupati Deli Serdang, abangnya Amri Tambunan terlebih dahulu memegang jabatan itu selama dua periode, yakni 2004-2009 dan 2009-2014. Dengan demikian selama 20 tahun terakhir,  keluarga tambunan ini yang menguasai tampuk pimpinan di Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.

Anak Ashari Tambunan Adlin Umar Tambunan saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Serdang Bedagai. Dengan pengaruhnya yang besar, tak heran jika Ashari yang bergabung sebagai politisi PKB bisa meraup suara cukup besar. Suara terbanyak ia peroleh dari pemilih di wilayah Deli Serdang dan Serdang Bedagai.

Kombes (Purn) Maruli Siahaan (Golkar)

Partai Golkar berpeluang meraup tiga kursi dari Dapil Sumut I pada periode ini setelah munculnya sosok Kombes (Purn) Maruli Siahaan dalam daftar 10 besar peraih suara terbanyak sementara. Maruli cukup dikenal masyarakat Sumatera Utara karena kiprahnya yang cukup lama sebagai anggota kepolisian di provinsi ini.

Selain pernah bertugas di Poltabes Medan dan sejumlah Kabupaten/kota, ia juga pernah menduduki sejumlah posisi penting di Polda Sumut.

Maruli Lahir di Siborong-Borong pada 3 April 1961. Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, ia bergabung dalam Sekolah Bintara Polri pada 1982. Selanjutnya ia berhasil mendapat kesempatan mengikuti pendidikan Secapa Polri di Sukabumi pada 1991.

Sejak  saat itu karirnya di kepolisian terus menanjak. Setelah pensiun pada 2019, Maruli bergabung sebagai politisi Golkar Sumut.

Dari pernikahannya dengan Betty Br Simanjuntak, ia dikaruniai empat putra yang kesemuanya berkarir sebagai perwira muda TNI/Polri. Maruli juga aktif dalam organisasi keagamaan sehingga membuat dukungan masyarakat batak Kristen kepadanya cukup kuat.

Berikut ini daftar perolehan suara sementara caleg DPR RI untuk Dapil Sumut I mencakup wilayah Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kota Tebing Tinggi sampai Minggu  (18/2/2024). Dari 15.731 TPS di Dapil Sumut I, data yang masuk baru dari 5.273 TPS atau 33,5 persen.

  1. Sofyan Tan (PDIP) 32.524 suara
  2. Musa Rajekshah (Golkar) 27.799 suara
  3. Meutya Hafid (Golkar) 25.275 suara
  4. Ashari tambunan (PKB) 24.806 suara
  5. Prananda Surya Paloh (Nasdem) 15.900 suara
  6. Ade Jona Prasetyo (Gerindra ) 14.388 suara
  7. Tifatul Sembiring (PKS) 13.208 suara
  8. Yasona Laoly (PDIP) 12.597 suara
  9. Maruli Siahaan (Golkar) 11.237 suara
  10. M Husni ( Gerindra) 11.033 suara

 

  1. Hidayatullah (PKS) 9.965 suara
  2. Paul Baja Marudut Siahaan (PDIP) 9.550 suara
  3. Edwin Pamimpin Situmorang (Nasdem) 9.066 suara
  4. Hendrik Sitompul (Demokrat) 9.774 suara
  5. Lokot Nasution (Demokrat) 8.906 suara
  6. Abdillah (Nasdem) 8.589 suara
  7. Romo Muhammad Syafii (Gerindra) 6.770 suara
  8. Rahudman Harahap (Nasdem) 6.670 suara
  9. Andiyanah (PDIP) 6.280 suara
  10. Rania Dasopang (PKB) 6.609 suara
  11. Mulfachri Harahap (PAN) 6.259 suara

catatan: Caleg yang ditulis dengan huruf tebal adalah anggota DPR RI petahana. Hanya tersedia kuota 10 kursi DPR RI dari Dapil Sumut I. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan