Kajianberita.com
Beranda Headline Ketua Kadin Batubara Yang Ditahan Polda Sumut Berpeluang Mendapatkan Kursi DPRD Provinsi

Ketua Kadin Batubara Yang Ditahan Polda Sumut Berpeluang Mendapatkan Kursi DPRD Provinsi

OK Faizal, Ketua Kadin Batubara yang juga caleg PDIP untuk DPRD Sumut dari Dapil Sumut 5

Polda Sumatera Utara (Sumut) telah menetapkan empat orang tersangka di kasus seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Batubara. Nama terakhir yang jadi tersangka adalah Faizal, adik Bupati Batubara periode 2018-2023, Zahir.

Faizal merupakan caleg untuk DPRD Sumut dari Partai PDIP. Ia mencalonkan diri melalui daerah pemilihan  5 meliputi wilayah  Kabupaten Asahan,  Kabupaten Batubara dan  Kota Tanjungbalai. Ada 10 kuota kursi DPRD Sumut dari wilayah ini.

Dari perhitungan real count KPU yang sedang berjalan, Faizal termasuk caleg yang berpotensi meraih kursi di parlemen. Sampai hari Senin (26/2/2024) ia sudah meraih dukungan sebanyak 5.090 suara atau berada pada posisi ke-8 terbesar di dapil itu. Dengan 10 kuota kursi DPRD Sumut yang tersedia, tentu saja Faizal yang juga menjabat Ketua Kadin Batubara sangat berpeluang mendapatkan satu di antaranya.

Dapil 5 termasuk wilayah yang dikuasai PDIP. Terbukti, dari peringkat 10 besar caleg peraih suara terbanyak, empat di antaranya diisi caleg PDIP, dua milik Golkar, sedangkan Demokrat, Nasdem, Hanura dan PAN masing-masin berpeluang mendapat satu kursi.

Namun soal apakah Faizal nanitnya  bisa mengisi kursi tersebut, semuanya sangat bergantung kepada proses persidangan di pengadilan. Jika ia dinyatakan terbukti dan harus menjalani hukuman pidana, maka otomatis kursi Faizal harus digantikan oleh Caleg dari PDIP lainnya.

Faizal saat ini sudah ditahan terkait statusnya sebagai tersangka dalam kasus suap seleksi PPPK itu. Selain Faizal,  ada tiga pejabat di Dinas Pendidikan Batu Bara yang ditetapkan menjadi tersangka. Mereka adalah Kepala Dinas berinisial AH, Sekretariat Disdik DT dan seorang Kabid di Disdik Batu bara.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan penyelidikan kasus tersebut dilakukan usai adanya pengaduan masyarakat (dumas) yang diterima oleh pihaknya. Dari Dumas tersebut, penyidik melakukan serangkaian penyelidikan hingga menetapkan sejumlah tersangka di kasus itu.

“Hasil gelar perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi terkait perbuatan pemerasan atau penerimaan hadiah dalam rangka seleksi pengadaan PPPK jabatan fungsional guru di lingkungan Pemkab Batu Bara TA 2023, polisi menetapkan tersangka terhadap tiga pelaku yang memenuhi dua alat bukti sesuai Pasal 184 KUHAP,” kata Hadi, Senin (5/2/2024).

Faizal ditangkap pada  21 Februari terkait pengaduan korban soal suap itu.  Sejak itu, ia langsung menjalani penahanan di Polda Sumut.  Hadi mengatakan Faizal menerima uang sebesar Rp 2 miliar untuk pengurusan seleksi PPPK itu.

Faizal bekerjasama dengan tiga tersangka lainnya dalam menerima suap itu. Namun dari empat tersangka, hanya Faizal yang ditahan. Tiga lainnya dikenakan wajib lapor.

Keputusan soal penahanan Faizal ini, menurut Hadi, sepenuhnya  merupakan kewenangan penyidik. “Berdasarkan pertimbangan penyidik. Itu kewenangan penyidik sesuai juga aturan undang-undang,” jelasnya. (*)

Berikut ini peringkat 10 besar Caleg yang bersaing merebut kursi DPRD Sumut dari dapil Sumut 5 meliputi Kabupaten Asahan, Kabupaten Batubara dan Kota tanjungbalai.

  1. Chairunnisa (Golkar) 12.693
  2. Armyn Simatupang (Demokrat) 10.343
  3. Teyza Cimira Tisya (PDIP) 7.744
  4. Yahdi Khoir Harahap (PAN) 6.824
  5. Imam Hidayat S Pane (PDIP) 6.552
  6. Dhody Thahir (Golkar) 5.981
  7. Ebenejer Sitorus (Hanura) 5.334
  8. Faizal (PDIP) 5.090
  9. Aswan Jaya (PDIP) 4.714
  10. Darwis (Nasdem) 4.387

 

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan