Kajianberita.com
Beranda Sumut Polisi Ringkus 4 Pelaku yang Rampas Uang Pegawai Koperasi di Simalungun

Polisi Ringkus 4 Pelaku yang Rampas Uang Pegawai Koperasi di Simalungun

Empat komplotan yang menodong dan merampas uang dari pegawai koperasi PT PNM Mekar di Simalungun diringkus polisi. Foto: Humas Polres Simalungun

Polsek Serbelawan, Polres Simalungun, akhirnya meringkus empat komplotan pencuri uang dengan mengancam pegawai koperasi PT PNM Mekar, yang terjadi di Nagori Dolok Kataran, Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun. Kapolsek Serbelawan AKP Syamsul Bahri Dalimunthe mengatakan kasus pencurian dengan pengancaman terhadap pegawai koperasi BUMN ini dilaporkan pada Kamis (14/3).

“Berdasarkan hasil penyelidikan, tim Unit Reskrim Polsek Serbelawan mengetahui keberadaan pelaku dan menangkapnya di Pondok Kresek dan Kampung Pensiunan, Nagori Dolok Kataran,” kata AKP Syamsul dalam keterangan tertulis, Jumat (15/3).

Dia menyebut keempat pelaku ditangkap dari lokasi persembunyiandi Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun, pada Jumat dini hari. Keempat pelaku tersebut masing-masing F(37), H alias Bayek (34), SA(32), dan HM(31), yang merupakan warga setempat.

“Kami juga menyita sejumlah barang bukti dari tangan para pelaku berupa parang, sisa uang hasil pencurian Rp 3 juta, body protector, baju yang dikenakan pelaku dan dua unit sepeda motor,” ujar AKP Syamsul Bahri.

AKP Syamsul menjelaskan peristiwa pencurian dengan pengancaman terhadap pegawai koperasi PT PMN Mekar bernama Amelia Putri Amanda ini terjadi pada Rabu, 13 Maret 2024 sekira pukul 19.45 WIB. Korban diadang pelaku saat dalam perjalanan menuju kantor PNM selepas mengutip angsuran dari nasabah.

“Dua pelaku mencegat korban dengan menodongkan parang ke lehernya. Mereka kemudian merampas tas yang ada pada korban berisi uang Rp 7.083.500, yang merupakan uang angsuran,” ujar AKP Syamsul.

Amelia kemudian membuat laporan atas peristiwa yang dialaminya ke Polsek Serbelawan. Polisi kemudian berhasil mengidentifikasi para pelaku dari hasil penyelidikan di lokasi dan berdasarkan bukti petunjuk lainnya.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak tentang pentingnya keamanan dan kesadaran hukum dalam masyarakat.

“Polsek Serbalawan Polres Simalungun berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan pengungkapan tindak pidana, khususnya pencurian dengan kekerasan di wilayah huku kami,” pungkasnya.(jpnn)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan