Kajianberita.com
Beranda Headline Partai Demokrat Masih Menimbang Antara Edy Rahmayadi atau Bobby Yang Diusung Pada Pilgubsu

Partai Demokrat Masih Menimbang Antara Edy Rahmayadi atau Bobby Yang Diusung Pada Pilgubsu

Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Lokot Nasution (kanan) bersama Sekjen Yudha Johansyah (kanan) mendampingi Edy Rahmayadi saat peresmian Kantor DPD Demokrat Sumut di Medan pada 9 September 2022. Kala itu Edy Rahmayadi masih menjabat Gubernur Sumut

Partai Demokrat Sumut mengaku sedang mempersiapkan tim untuk menjaring calon Gubernur Sumut yang mereka dukung pada Pilkada mendatang. Meski belum memutuskan sosok yang akan dipilih, namun ketua Partai Demokrat Sumut Lokot Nasution mengaku  sedang mempertimbangkan dua figur kuat, yakni antara Edy Rahmayadi atau Bobby Nasution.

“Untuk persiapan Pilgubsu nanti, kami sedang menyusun tim penjaringan untuk menghasilkan yang terbaik untuk Sumatera Utara,” kata Ketua DPD Demokrat Sumut Muhammad Lokot Nasution, Minggu (31/3/2024).

Nantinya hasil penjaringan itu akan mereka merekomendasikan kepada Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Keputusan terkait nama yang diusung partai itu akan diputuskan oleh keduanya.

“Kalau bicara Pilgub ini yang pertama kita dari konstitusinya dulu, yang menentukan nanti arahnya ke mana kita akan merekomendasikan kepada Majelis Tinggi Partai dan ketua umum, artinya Mas AHY dan Pak SBY,” ucapnya.

Secara histori, Partai Demokrat Sumut sebenarnya memiliki hubungan lebih dekat dengan Edy Rahmayadi. Namun hubungan itu belakangan sedikit berjarak setelah Edy memutuskan tampil sebagai ketua Tim Pemenangan Anies  Baswedan-Muhaimin di wilayah Sumut pada Pilpres yang lalu.

Saat bersamaan Partai Demokrat justru memilih mendukung pasangan capres nomor 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Sementara dengan Bobby Nasution, Partai Demokrat sebenarnya punya cerita pahit, sebab pada Pilkada Medan 2020 partai ini  berseberangan dengan menantu Jokowi itu. Demokrat kala itu memilih mendukung pasangan Akhyar nasution dan Salman Alfarisi, meski akhirnya kalah. Sejak Pilkada Medan itu, komunikasi Demokrat dan Bobby sebenarnya tidak terlalu mulus.

Namun karena saat  Pilpres yang lalu Demokrat mendukung Capres nomor 2, sehingga partai itu  membuka ruang komunikasi lebih dekat dengan Bobby Nasution. Hal ini bisa dimaklumi, sebab Bobby merupakan pendukung utama Prabowo-Gibran di wilayah Sumatera Utara.

Selain itu Bobby adalah menantu Presiden Joko Widodo dan juga adik ipar Gibran, yang sudah pasti menjadi bagian dari anggota keluarga yang memenangkan pasangan capres nomor 2.

Dengan terjalinnya hubungan baik antara Demokrat dan Bobby Nasution  sehingga nama menantu Jokowi itu masuk dalam radar untuk berpeluang diusung Demokrat pada Pilgubsu nanti.

Baik Bobby Nasution maupun Edy Rahmayadi sama-sama sudah menyatakan siap bertarung pada Pilgubsu mendatang. Sejauh ini belum ada kepastikan partai yang akan mendukung kedua kandidat itu.

Namun dari dinamika yang berkembang, Bobby kemungkinan besar akan mendapat dukungan dari Golkar, PAN dan Gerindra. Sementara Edy Rahmayadi cenderung lebih dekat dengan Nasdem, PKS dan PKB. Adapun PDIP dan Partai Demokrat sama sekali belum menunjukkan dukungan yang mengarah kepada salah satu kandidat.

Pilgubsu 2024 tidak sekedar menampilkan sosok Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution. Sejumlah figure lain juga sudah mulai ancang-ancang untuk maju. Salah satunya Nikson Nababan, politisi PDIP yang sudah dua periode menjabat Bupati Tapanuli Utara. Ada pula nama Musa Rajekshah yang kabarnya akan maju manakala Bobby memutuskan tidak ikut bersaing.(*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan