Kajianberita.com
Beranda Sumut Hendak Selundupkan Narkoba di Dalam Perut, Lima Pelaku Dibekuk di Bandara Kualanamu

Hendak Selundupkan Narkoba di Dalam Perut, Lima Pelaku Dibekuk di Bandara Kualanamu

Lima penyelundup narkoba di perut melalui anus yang diringkus di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Foto: Humas Polda Sumut

Personel Satres Narkoba Polresta Deli Serdang membekuk lima tersangka penyelundup narkoba jenis sabu-sabu di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan penangkapan terhadap pelaku penyelundupan narkoba melalui anus ini ditangkap pada Senin (1/4).

“Kelima tersangka ditangkap saat akan berangkat di Bandara Kualanamu menuju Bandara Soekarno Hatta,” kata Kombes Hadi, Selasa (2/4).

Hadi mengatakan total barang bukti narkoba yang disita dari para tersangka berjumlah 1.230 gram. Barang haram tersebut, lanjut Kombes Hadi, disimpan dalam tempat bentuk kapsul dan menyimpannya ke dalam perut melalui anus.

“Ini dampak dari semakin sulitnya Narkoba diperoleh sehingga berbagai cara dilakukan untuk menyelundupkan barang tersebut. Kelimanya kami tangkap saat hendak berangkat dari Bandara Kualanamu,” ujar Hadi.

Mantan Wadir Lantas Polda Kalteng ini merinci kelima tersangka masing-masing inisial RD (32), DA (20), AR (32), MAP (27) dan WS (24). Dia menjelaskan pengungkapan ini berawal dari kecurigaan polisi terhadap seorang penumpang RD. Setelah digeledah petugas menemukan tiga bungkus plastik berbentuk kapsul di celana dalam pelaku seberat 272,9 gram narkoba jenis sabu-sabu.

Hadi mengatakan semula saat diinterogasi para pelaku ini tidak mengakui terkait barang haram yang ditemukan di tubuh RD.

“Personel Satres Narkoba membawa para pelaku ke Polsek Bandara Kualanamu untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Hadi.

Kapsul Narkoba Kombes Hadi menyebut dalam pemeriksaan di Polsek Banda Kualanamu, para pelaku masih belum mengakui keterlibatannya dalam penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu itu. Penyidik kemudian memanggil Dokkes Deli Serdang untuk pemeriksaan dengan metode teknik klisma atau memasukkan cairan sabun ke anus para pelaku.

“Hasilnya, terdapat 11 bungkus plastik berbentuk kapsul yang disimpan di perut dan keluar dari anus pelaku,” ujar alumni Akpol 1998 ini.

Dari 1.230 gram sabu-sabu perinciannya tersangka RD membawa 4 kapsul dengan berat 272,9 gram, pelaku DA 2 kapsul masing-masing 90,2 gram dan 81,7 gram. Kemudian, AR sebanyak 3 kapsul seberat 263,4 gram. Pelaku keempat, kata Kombes Pol Hadi Wahyudi, MAP membawa 3 kapsul masing-masing kapsul 83,9 gram, 86,9 gram, dan 80,2 gram.

Terakhir WS memasukkan 2 kapsul ke dalam anusnya dengan berat 92,2 gram dan 91,7 gram. Di”Terungkap bahwa kelima pelaku mengaku diperintahkan oleh seorang perempuan bernama Buk Adek untuk mengantarkan sabu-sabu tersebut ke Kota Tangerang, Banten, dengan janji imbalan Rp 7 juta,” pungkasnya.(mar8)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan