Kajianberita.com
Beranda Headline Tiga Nama Bakal Calon Gubsu Masuk Dalam Penjaringan PDIP, Nama Bobby Tidak Diterima

Tiga Nama Bakal Calon Gubsu Masuk Dalam Penjaringan PDIP, Nama Bobby Tidak Diterima

Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmadsyah Sibarani berjalan berdampingan dengan Edy Rahmayadi. Keduanya masuk dalam radar PDIP sebagai calon Gubsu bersama Nikson Nababan, Bupati Tapanuli Utara

Antusias kandidat yang ingin menggunakan gerbong PDIP untuk melaju pada Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) November  2024 cukup tinggi. PDIP Sumut mencatat, setidaknya sudah tiga nama yang masuk untuk digodok sebelum diajukan partai melaju pada Pilgubusu mendatang.

Dari ketiga nama itu, hanya satu yang merupakan kader partai PDIP, yakni Nikson Nababan, Bupati Tapanuli Utara yang juga merupakan ketua DPC PDIP di wilayah itu. Nikson sudah dua periode menduduki jabatan bupati di kabupaten itu. Ia akan mengakhiri masa tugasnya pada 23 April ini.

Adapun dua nama lain bukan merupakan kader PDIP, mereka adalah Edy Rahmayadi, Gubernur Sumut periode 2018-2024. Pada Pilgubsu sebelumnya, Edy tidak didukung oleh PDIP. Namun saat ia menjabat sebagai gubernur, Edy memiliki hubungan komunikasi sangat baik dengan PDIP, sehingga atas dasar itu PDIP mempertimbangkan untuk mengusungnya pada Pilgubsu mendatang.

Kandidat lainnya adalah Rahmansyah Sibarani, anggota DPRD Sumut dari Partai Nasdem. Rahmadsyah merupakan abang kandung dari Bakhtiar Ahmad Sibarani, salah satu Ketua DPP Nasdem pusat yang juga mantan Bupati Tapanuli Tengah.

Pada Pemilu Legislatif Februari lalu, Rahmadsyah kembali terpilih sebagai anggota DPRD Sumut dari Daerah Pemilihan Sibolga dan Tapanuli Tengah. Berbekal dukungan masyarakat itu, Rahmadsyah percaya diri untuk maju sebagai salah satu bakal calon Gubernur Sumut.

Terkait dinamika tersebut, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan, PDIP sudah melakukan pemetaan dalam menjaring sosok-sosok potensial maju dalam Pilkada di berbagai wilayah, termasuk untuk di Sumut.

Ketiga nama bakal calon Gubsu itu sudah masuk dalam proses penggodokan di DPD dan DPP PDIP Sumut. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengakui kalau ketiga nama itu sedang dalam pembahasan di tingkat pusat.

“Kami sudah melakukan pemetaan politik, kami melihat karakter dari masyarakat Sumatera Utara yang sangat kritis,” kata Hasto kepada wartawan di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (8/4/2024).

Ia juga mengaku kalau partainya masih membuka diri untuk menerima kandidat lainnya.

“Silahkan mendaftar, kecuali untuk Bobby Nasution. Sebab nama Bobby sudah pasti tidak akan kami usung pada Pilgubsu nanti,” tegas Hasto.

Ia mengaku partainya sangat kecewa dengan menantu presiden itu karena telah dikhianati.

“Kami berjasa mengusung ia untuk naik sebagai walikota. Kami menciptakan personal branding untuk dia, dari tidak siapa-siapa menjadi seorang tokoh publik, tidak tahunya kami malah dikhianati, kata Hasto.

Bukan hanya tidak suka dengan Bobby, PDIP sebut Hasto juga telah memutuskan ikatan dengan semua keluarga Jokowi. Keluarga Jokowi tidak lagi memiliki garis politik yang sama dengan PDIP.

“Ya tentu saja kita tidak usung menantu dan anak Presiden Jokowi, karena garis politiknya sudah berbeda,” tegas Hasto.

Sebelumnya sempat beredar kabar kalau nama Wakapolri Komjen (Pol) Agus Andrianto juga masuk dalam daftar penjaringan PDIP. Namun sampai detik ini nama itu belum menjadi prioritas.

Agus kabarnya masih mempertimbangkan maju pada Pilgubsu nanti seiring perpecahan koalisi antara PDIP dan keluarga Jokowi.

Padahal sebelumnya Agus Andrianto sempat digadang-gadang maju Pilgubsu dengan dukungan dari PDIP. Agus juga kabarnya akan mendapatkan dukungan dari elemen negara dan jaringan kekuasaan Jokowi. Sedangkan Bobby tetap difokuskan untuk Pilkada Kota Medan.

Tapi seiring perpecahan antara PDIP dan keluarga Jokowi, peta politik menjadi berubah sehingga posisi Agus Andrianto semakin tidak jelas. Bagaimanapun juga Agus tidak akan berani mengambil langkah untuk bersaing dengan keluarga Jokowi.

Oleh karena itu, Jika Bobby jadi maju pada Pilgubsu mendatang, Agus Andiranto kemungkinan membatalkan niatnya untuk maju.

Bobby Nasution sendiri sudah memastikan tidak akan menggunakan gerbong PDIP untuk maju pada Pilkada Gubsu nanti. Ia cenderung lebih dekat dengan Golkar, Gerindra dan juga PAN ketimbang merapat ke PDIP.

Jika Bobby maju pada Pilgubsu nanti, maka Musa Rajekshah alias Ijeck yang sebelumnya digadang-gadang untuk maju, kemungkinan akan fokus sebagai anggota DPR RI saja. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan