Kajianberita.com
Beranda Headline Bernafsu Ingin Bersaing di Pilgubsu, Bobby Ingin Padukan Dukungan Dari Golkar dan PDIP

Bernafsu Ingin Bersaing di Pilgubsu, Bobby Ingin Padukan Dukungan Dari Golkar dan PDIP

Hasto Kristiyanto dan Bobby Nasution

Keinginan menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution untuk bersaing pada Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) November mendatang benar-benar sangat bulat. Untuk mencapai tujuannya itu, Bobby tidak hanya bertekad menyingkirkan Ijeck dari daftar calon potensial Golkar, ia juga ingin meminta dukungan dari PDIP.

Keinginan Bobby mendapat dukungan PDIP ini sangat kontras dengan pernyataan Sekjen DPP PDIP Hasto Kritiyanto yang sejak awal menegaskan akan menolak jika Bobby melamar ke partai itu untuk maju Pilgubsu nanti.

“Bobby itu pengkhianat partai, tidak mungkin kami dukung pada Pilgubsu mendatang. Dia sudah tidak di PDIP lagi,” kata Hasto.

Namum rupanya Bobby tidak peduli dengan pernyataan itu. Ia bersikeras dalam waktu dekat akan mendatangi kantor DPD PDIP Sumut untuk mengisi formular pendafaran sebagai calon gubernur. Sepertinya Bobby bertekad untuk memadukan dukungan dua partai besar di daerah ini, yakni Golkar dan PDIP agar bisa mulus memenangkan kursi gubernur Sumut pada pilkada mendatang.

Sebelumnya Bobby sangat optimis bisa menyingkirkan ketua Golkar Sumut Musa Rajekshah dari persaingan kandidat Gubsu karena ia merasa lebih dekat dengan ketua umum Golkar Airlangga Hartarto. Dengan pengaruh keluarganya yang masih kental di tingkat pusat, kini Bobby bermaksud ingin mendapatkan dukungan dari PDIP.

“Insya Allah nanti akan saya coba mendaftar di PDIP,” ujar Bobby saat ditanya wartawan dikantor wali kota Medan, Selasa (16/4/2024).

Sejauh ini, Bobby mengklaim sudah ada beberapa partai yang menyampaikan dukungan secara lisan dan penugasan kepadanya. Selain Golkar, ada pula PAN dan Gerindra. Bobby juga diperkirakan tidak sulit untuk mendapatkan dukungan dari Hanura karena salah seorang pamannya merupakan pengurus di partai itu.

Bobby sendiri merasa sangat layak bersaing untuk Pilgubsu mendatang karena tugasnya sebagai walikota sudah dijalankan dengan baik. Oleh arena itu ia merasa sudah pantas bersaing di level gubernur. Bobby merasa lebih pantas menjadi cagub yang didukung Golkar ketimbang Musa Rajekshah alias Ijeck.

“Masalah gubernur saya sampaikan ada beberapa partai sudah sudah memberi dukungan secara lisan. Mereka sudah memberikan surat tugas dari bulan Desember 2023. Beberapa partai kemarin secara lisan saja (juga menyampaikan dukungan),” ungkap dia.

“Tapi yang selalu saya sampaikan partai itu melihat bagaimana kinerja kita hari ini. Jadi tugas saya akan menyelesaikan tugas saya sebagai wali kota karena mereka melihat kinerja dulu,” tambah dia.

Suami Kahiyang Ayu ini mengatakan, hubungannya dengan partai di DPRD Kota Medan berjalan baik.

“Selalu sampaikan dengan partai, seluruh partai, bukan urusan politiknya ya tapi urusan kerja dengan DPRD Medan, dengan seluruh fraksi beberapa kebijakan, keputusan kita ambil itu putusan sama-sama. Tidak ada yang gejolak terlalu tinggi. Ini disupport partai politik,” ungkapnya.

Termasuk hubungan dengan PDIP, Bobby merasa tetap baik. Apalagi ia sama sekali belum pernah mundur dari partai itu. Bobby pun merasa tidak pernah mengkhianati PDIP.

Sebelumnya Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto menegaskan kalau partainya menutup dukungan kepada Bobby di Pilgub Sumut. Penutupan itu berdasarkan permintaan kader PDIP dari akar rumput.

“Sudah ada pendaftaran-pendaftaran di daerah-daerah Sumatera Utara, kemarin sudah melaporkan semua boleh mendaftar kecuali Mas Bobby itu usulan dari bawah,” kata Hasto di kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Jumat (12/4/2024).

Sementara itu Ketua DPD PDIP Sumut, Rapidin Simbolon mengatakan, alasan tidak mendukung Bobby karena dia telah dipecat dari kader PDIP. Hanya Bobby saja yang merasa masih menjadi kader di partai itu. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan