Kajianberita.com
Beranda Headline Golkar Minta Bobby Mendaftar Pilkada Medan Agar Tidak Bersaing Dengan Ijeck, Bobby Menolak!

Golkar Minta Bobby Mendaftar Pilkada Medan Agar Tidak Bersaing Dengan Ijeck, Bobby Menolak!

Bobby Nasution bersama Ketua umum Golkar Airlangga Hartarto dan elit Golkar pusat lainnya dalam sebuah acara di Jakarta. Bobby Nasution tetap berharap mendapat dukungan Golkar maju pada Pilgubsu, bukan sebagai calon walikota Medan.

Partai Golkar Kota Medan membuka proses pendaftaran calon walikota Medan periode 2024-2029. Golkar Medan pun berharap Bobby Nasution mau mendaftar sebagai salah satu calon. Jika Bobby mendaftar sebagai calon walikota Medan, sudah pasti ia tidak akan bersaing dengan ketua DPD Golkar Musa Rajekshah alias Ijeck yang sangat berharap maju pada Pilgubsu.

“Berkenaan dengan surat penugasan, tahapan ini tetap harus kita laksanakan. Kami berharap Pak Bobby Nasution mau kembali mencalonkan diri sebagai Walikota Medan. Kami beranggapan (Bobby) sukses memimpin dan membangun Kota Medan ini. Kalau Pak Bobby berkenan, ia bisa mendaftar ke Partai Golkar Kota Medan dan sudah tentu akan kami usung di Pilkada Medan,” kata Ketua Tim Penjaringan Calon Walikota/Wakil Walikota Medan, Zulchairi Pahlawan, Selasa (16/4/2024).

Zulchairi mengatakan, selain Bobby, calon-calon lain tetap berpeluang untuk mendapat dukungan dari Golkar. Oleh karena itu, mereka membuka pendaftaran.

“Dan sangat terbuka juga bagi calon-calon yang lain. Karena surat penugasan itu, DPP menilai, memerintahkan yang bersangkutan untuk turun ke bawah untuk melihat elektabilitasnya. Ini (proses penjaringan) tetap dilakukan sesuai jutlak 03,” ucapnya.

Untuk diketahui, DPP Partai Golkar Sudah memberikan surat penugasan kepada Bobby Nasution untuk maju di Pilgub Sumut. Namun di saat yang sama, ketua Golkar Sumut Ijeck juga sangat berambisi ikut Pilgubsu itu.

Tentu akan sulit bagi Ijeck untuk bersaing dengan Bobby karena keduanya sama-sama mendapat dukungan dari penguasa. Anehnya lagi, Bobby sendiri merasa kalau dukungan elit Golkar di tingkat pusat lebih besar kepadanya.

Maka itu, Ijeck dan para pendukungnya di Golkar Sumut mulai kepanasan.  Mereka malah sempat mengecam Bobby yang sudah mengklaim mendapat dukungan dari ketua umum Golkar Airlangga Hartarto. Padahal sampai saat ini, status Bobby  di Golkar belum jelas.

“Ia  itu orang luar.  Lagian kami menilai ia belum pantas mendaftar sebagai calon gubernur. Levelnya masih di tingkat walikota Medan,” kata Sekretaris DPD Golkar Sumut Dato Ilhamsyah.

Meski demikian, Bobby Nasution sepertinya tidak gentar dengan kecamanan dari pengurus Golkar Sumut itu. Ia tetap bersikeras untuk ikut bersaing pada Pilgubsu meski harus menyingkirkan Ijeck.

Bahkan tidak hanya mencoba menggunakan Golkar, Bobby bertekad akan memanfaatkan partai lain agar mau mendukungnya maju pada Pilgubsu mendatang.

“Saya akan mencoba mengambil formulir dari partai yang ada untuk bisa mendapat dukungan maju pada Pilgubsu,” tegas Bobby Nasution.  Malah ia sempat bercanda akan tetap nekad mengambil formular pencalonan di PDIP, meski partai itu jelas-jelas sudah menolaknya.

Pada intinya Bobby bersikeras lebih tertarik maju pada Pilgubsu ketimbang bersaing di Pilkada Kota Medan. Sikap Bobby ini tentu saja  membuat internal Golkar semakin kacau karena barisan pendukung Ijeck harus was-was karena kemungkinan Bobby akan menguasai partai itu. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan