Kajianberita.com
Beranda Headline Kembali Harmonis, Akhyar Ambil Formulir Untuk Mengikuti Pilkada Medan di Kantor PDIP

Kembali Harmonis, Akhyar Ambil Formulir Untuk Mengikuti Pilkada Medan di Kantor PDIP

Akhyar Nasution diwakili Tim Pemenanganya Frimagus Gogo Harahap dan Iwan Hardian mengambil formulir untuk mendaftar sebagai calon walikota di Kantor DPC PDIP Kota Medan pada Jumat (3/5/2024)

Seperti diduga banyak orang, Akhyar Nasution, mantan Wakil Walikota Medan dan mantan Walikota Medan periode 2015-2020 akhirnya memutuskan ikut bersaing pada Pilkada Kota Medan November mendatang. Untuk mewujudkan tekadnya itu, hari ini Jumat (3/5/2024) Akhyar Nasution telah mendatangi tiga kantor partai dalam rangka mengisi formulir maju di Pilkada nanti.

Ketiga partai itu adalah PDIP, Partai Demokrat dan PKS. Setelah itu, dalam beberapa hari ke depan Akhyar juga akan mendatangi Partai Nasdem, Perindo, PKB dan PAN untuk meminta dukungan yang sama.

Siang tadi Akhyar Nasution, melalui tim pemenangannya Frimagus Gogo Harahap dan Iwan Hardian mendatangi kantor PDIP terlebih dahulu, sekitar pukul 11.00 WIB siang. Di kantor itu, mereka diterima Kepala Sekretariat, Zulkarnaen.

Pengurus PDIP Medan menyambut hangat hadirnya perwakilan Akhyar mengingat keduanya pernah menjalin hubungan yang sangat harmonis. Tidak terbantahkan lagi, perjalanan Akhyar dalam dunia politik tidak bisa dilepaskan dari hubungannya dengan PDIP.

Sayangnya hubungan itu sempat terbentur setelah pada tahun 2020 PDIP memecat Akhyar karena mereka terjebak ambisi kekuasaan untuk mendukung Bobby Nasution maju di Pilkada Kota Medan. Padahal Akhyar adalah kader militan di partai itu.

Akhyar bahkan bisa dikatakan lebih militan dari siapapun pengurus PDIP Medan yang ada saat ini. ketika masih remaja, Akhyar termasuk yang sangat aktif berdemonstrasi melawan Pemerintah Orde baru yang kala itu bermaksud menjauhkan Megawati dan keluarga Soekarno dari PDIP ( ketika itu masih bernama PDI).

Tim Pemenangan Akhyar Nasution saat mengambil formulir pendaftaran calon walikota di kantor DPC Partai Demokrat Medan.

Jika dilihat dari sisi keluarga, Akhyar dibesarkan dalam keluarga yang pro Soekarno. Ayahya, Anwar Nasution adalah salah satu pengurus PNI di Kawasan Medan Deli. PNI adalah partai besutan Soekarno yang pernah berjaya di masa Orde Baru.

Namun sangat disayangkan, karena harus  mendukung Bobby Nasution, PDIP terpaksa memecat Akhyar setelah ia tetap gotot maju pada Pilkada Medan 2020.

Akhyar pada akhirnya kalah bersaing di kontestasi itu, namun ia tidak pernah menjauh dari dunia politik. Belakangan Akhyar bergabung sebagai pengurus inti dari Partai Demokrat Sumatera Utara.

PDIP sendiri akhirnya sadar bahwa pilihan mereka membela Bobby Nasution adalah sebuah kesalahan besar. Faktanya, Bobby justru mengkhianati partai itu. Dalam berbagai kesempatan, Bobby bahkan terang-terangan mempermalukan PDIP. Alhasil, PDIP harus gigit jari.

“Sungguh kami, menyesal mendukung Bobby pada Pilkada Medan yang lalu. Itu adalah sebuah kesalahan kami,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Belajar dari kesalahan itu, PDIP menerima dengan senang  hatinya hadirnya Kembali Akhyar ke partai itu, meski untuk kepentingan meminta dukungan maju pada Pilkada 2024. PDIP siap mempertimbangkan untuk mendukung Akhyar maju merebut posisi Walikota Medan.

Selain PDIP, tentu saja Akhyar juga meminta dukungan dari partainya, Demokrat. Usai sholat jumat sekitar pukul 14.00 WIB, tim pemenangan Akhyar juga mendatangi kantor Demokrat Medan yang diterima oleh tim penjaringan calon kepala daerah di partai itu. Setelah itu bergeser mendatangi kantor PKS Medan.

Frimagus Gogo Harahap mengaku sangat bangga atas sambutan yang diberikan pengurus kedua partai itu kepada mereka.

“Mudah-mudahan ini pertanda kalau perjalanan Pak Akhyar maju pada Pilkada Walikota Medan akan berjalan mulus,” katanya. Jika Pilkada berlangsung tanpa kecurangan, Gogo yakin Akhyar masih akan mendapatkan kepercayaan warga Medan memimpin kota ini. **

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan