Kajianberita.com
Beranda Headline Berpotensi Kalah, Ahok Enggan Bersaing di Pilgubsu, Lebih Tertarik Bertarung di DKI

Berpotensi Kalah, Ahok Enggan Bersaing di Pilgubsu, Lebih Tertarik Bertarung di DKI

Basuki Tjandra Purnama alias Ahok lebih tertarik bersaing di Pilkada DKI

Basuki Tjahja Purnama alias Ahok sempat disebut-sebut masuk bursa Calon Gubernur Sumut. Hal ini diungkap oleh politisi PDIP Sumut, Sutrisno Pangaribuan yang meyakini para pemilih di Sumut akan mendukung jika Ahok maju di wilayah ini.

Masuknya Ahok di bursa Pilgubsu sebenarnya bukan hal yang baru. Pada Pilkada 2013 namanya pernah mencuat di Sumut karena ingin maju pada Pilkada kala itu. Balihonya sempat pula bertebaran di berbagai sudut kota Medan.

Ahok pernah tertarik bersaing di Pilgubsu karena istrinya Veronika Tan merupakan anak Medan. Namun upaya itu gagal karena ia kemudian didorong mendampingi Jokowi maju di Pilkada DKI. Kala itu mereka berhasil memenangkan persaingan. Ahok sempat tampil lagi bersaing pada Pilkada DKI 2018, namun ia harus mengakui keunggulan Anies Baswedan.

Sekarang, menjelang Pilkada serentak 2024 nama Ahok kembali mencuat untuk meramaikan bursa Pilgubsu. Tapi berbeda dengan 2013, Ahok sepertinya tidak lagi memiliki emosional yang kuat dengan Sumut mengingat ia telah bercerai dengan Veronika Tan. Ahok kini memiliki istri baru yang berasal dari Jawa Barat.

Meski demikian, politisi PDIP Sumut, Sutrisno Pasaribu masih terus mewanakan hadirnya Ahok di Pilgubsu nanti.  Ahok dinilai akan menjadi tandem seimbang bagi Edy Rahmayadi  dan Bobby Nasution.

Sedangkan nama Musa Rajekshah tidak diperhitungkan dalam Pilgubsu nanti karena ia bakal disingkirkan Bobby. Musa Rajekshah tidak akan berdaya menghadapi keinginan Jokowi dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto yang memintanya hanya focus sebagai anggota DPR RI.

Mencuat kabar kalau Ahok akan dipasangkan dengan Bupati Sergai Darma Wijaya. Ada pula isu bahwa ia akan berpasangan dengan mantan Bupati Batubara, Zahir. Mereka semua ini adalah kader-kader PDIP yang sudah berpengalaman  di Pemerintahan.

Namun Ahok sendiri sepertinya tidak terlalu tertarik untuk merespon isu ini. Pengalaman menunjukkan, sentimen suku dan agama terkadang mencuat tajam di Sumut saat berlangsung pemilihan kepala daerah. Bagaimanapun populernya nama Ahok di tingkat nasional, tetap tidak mudah baginya untuk mendapatkan dukungan dari warga Sumatera Utara.

Dari pengalaman sebelumnya, PDIP pernah beberapa kali mendatangkan kandidat dari luar Sumut untuk bersaing di Pilgubsu. Misalnya pada Pilkada 2013 PDIP menghadirkan Efendi MS Simbolon, politisi dari Jakarta  yang berpasangan dengan Jumiran Abdi. Meski berdarah batak, nyatanya Effendi gagal memenangkan persaingan itu.

Lalu pada 2018, kembali PDIP mendatangkan politisi dari luar Sumut, yakni Djarot Syaiful Hidayat untuk bersaing di Pilgubsu. Djarot yang kala itu berpasangan  dengan Sihar Sitorus juga kalah melawan pasangan Edy Rahmayadi- Musa Rajekshah.

Belajar dari pengalaman itu, maka sulit bagi Ahok untuk bisa bersaing di Sumatera Utara. Popularitasnya di tingkat nasional dinilai tidak akan mampu mengungguli Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution.

Atas dasar itu Ahok pun tidak terlalu serius menanggapi wacana yang menyebutkan dirinya akan ikut meramaikan Pilgubsu 2024.

“Saya kurang berminat di Sumut. Saya tidak banyak mengenal daerah itu,” katanya.

Justru Ahok lebih tertarik bersaing pada Pilkada DKI karena ia pernah menjabat sebagai  gubernur di sana pada periode 2014-2017. Lagi pula basis pendukung Ahok juga masih kuat di wilayah itu.

Pada Pilgubsu 2024 nanti sepertinya Sumut tetap akan dipimpin orang yang mengenal baik wilayah ini. Maka itu, ada baiknya PDIP mendukung kandidat yang memiliki kedekatan emosional dengan Sumut.

Peluang Bobby menang tentu cukup besar kalau kecurangan dibiarkan. Peluang Edy Rahmayadi juga terbuka lebar manakala Pilgubsu berlangsung dengan jujur dan bersih. Kita berharap Pilgubsu nanti berjalan adil dan jujur sehingga Gubernur yang terpilih  bukan dari kelompok oligarkhi yang menghalalkan kecurangan dan permainan kekuasaan. **

 

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan