Kajianberita.com
Beranda Headline Selain di Sumut, Banyak Kantor PDIP Lain Yang Enggan Memajang Foto Jokowi, Ini Kata Hasto

Selain di Sumut, Banyak Kantor PDIP Lain Yang Enggan Memajang Foto Jokowi, Ini Kata Hasto

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menanggapi viralnya penurunan foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kantor DPD PDIP Sumatra Utara. Dia menjelaskan, tak ada instruksi dari DPP PDIP ihwal penurunan foto tersebut.

“Tidak ada arahan dari DPP PDI Perjuangan. Karena presiden saat ini adalah Pak Jokowi dan Wakil Presiden adalah Pak K.H Ma’ruf Amin yang dihormati oleh PDI Perjuangan,” ujar Hasto kepada wartawan di Kantor Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Barikade ’98.

Kendati demikian, ia tak menampik adanya bentuk ekspresi dari sejumlah DPD PDIP di daerah-daerah lain yang mencopot foto Jokowi. Sebab, Jokowi sebagai presiden seharusnya menjalankan amanat dan tanggung jawabnya sesuai konstitusi.

“Ya kami mendapat informasi bahwa itu (pencopotan foto Jokowi) terjadi di banyak wilayah, yang dilakukan sebagai respons bahwa seorang presiden itu sumpah setianya menjalankan konstitusi dan undang-undang dengan selurus-lurusnya,” ujar Hasto.

Jadi penurunan foto Jokowi itu tidak hanya terjadi di kantor DPD PDIP Sumut, tapi juga di kantor PDIP lainnya.

“Ketika prinsip-prinsip itu dilanggar dan tidak memberikan keteladanan maka muncul berbagai respons,” tambah Hasto.

PDIP sendiri telah menegaskan bahwa PDIP bukan lagi bagian dari kader mereka. Kendati Jokowi belum pernah dipecat dari statusnya sebagai kader partai, tapi secara otomatis pemecatan itu sudah dilakukan.

Itu sebabnya Jokowi tidak pernah lagi hadir di acara-acara penting yang diselenggarakan PDIP. Kalau ada momen kegiatan penting PDIP, biasanya Jokowi selalu mencari alasan untuk sibuk.

Ketika perayaan ulang tahun PDIP ke-51 yang jatuh pada 10 Januari lalu, Jokowi sengaja mengisinya dengan kegiatan perjalanannya ke luar negeri. Padahal biasanya ia selalu hadir di acara tersebut. Bahkan selalu mendahului kegiatan PDIP ketimbang yang lainnya.

Namun sejak tahun ini Jokowi tidak lagi hadir di acara HUT PDIP sehubungan dengan perselisihan yang terjadi antara ia dan partai yang membesarkannya itu.

Pada hari Raya Idul Fitri yang lalu juga begitu. Kalau biasanya Jokowi selalu datang ke rumah Megawati untuk bersilaturrahmi, pada tahun ini ia justru memilih ke Medan mengunjungi anak dan menantunya. Ia mengaku rindu cucu sehingga tidak lagi mementingkan bertemu Megawati sebagai ketua umum partai.

Tidak hanya Jokowi, anak dan menantunya juga sudah dinyatakan keluar dari PDIP. Kabarnya Jokowi tengah memperkuat pengaruhnya di Golkar. Sedangkan putra bungsunya didorong terus untuk memimpin PSI.

Perselisihan itu yang kabarnya membuat kantor PDIP di seluruh Indonesia tidak lagi memajang foto Presiden Joko Widodo di kantor tersebut. Sedangkan foto Wakil Presiden, Ma’ruf Amin tetap gagah berdiri. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan