Kajianberita.com
Beranda Headline Gerindra Sumut Sudah Pasti Dukung Bobby di Pilgubsu, Tapi Masih Berpura-Pura Cari Kandidat Lain

Gerindra Sumut Sudah Pasti Dukung Bobby di Pilgubsu, Tapi Masih Berpura-Pura Cari Kandidat Lain

Bobby Nasution dan Prabowo Subianto

Partai Gerindra belum menentukan sikapnya menyikapi persaingan pada Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) November mendatang. Meski demikian, partai yang digawangi Prabowo Subianto ini sudah hampir pasti akan mendukung Bobby Nasution. Hanya saja saat ini Gerindra berpura-pura untuk mencari kandidat lain untuk menunjukkan kalau mereka terbuka kepada public.

Sikap partai Gerindra ini sudah terbaca sejak awal mengingat hubungan yang begitu dekat antara si menantu Presiden Joko Widodo dengan Prabowo Subianto. Apalagi Bobby dikenal sebagai  pendukung utama kemenangan Prabowo-Gibran di Medan. Bahkan Bobby ikut mengerahkan kekuatan ASN Pemko Medan untuk memilih pasangan itu di Pemilu Presiden beberapa waktu lalu.

“Jadi sangat tidak mungkin kalau Gerindra mendukung kandidat lain di Pilgubsu nanti selain Bobby,” kata Frimagus Harahap, pengamat politik di Kota Medan.

Kalaupun sekarang ini partai itu pura-pura mencari kandidat lain, menurut Frimagus, itu hanyalah siasat saja dalam rangka mencari mitra untuk membangun koalisi.

Seperti diketahui, Gerindra hanya memiliki 13 kursi di DPRD Sumut, atau masih di bawah ambang batas ( 20 kursi) untuk dapat mencalonkan seorang kepala daerah. Kemungkinan besar partai ini akan berkoalisi dengan PAN yang memiliki 5 kursi dan juga Hanura dengan jumlah kursi yang sama.

Pertarungan yang terjadi saat ini adalah perebutan dukungan dari Partai Golkar yang masih tarik menarik antara Bobby Nasution dan Musa Rajekshah alias Ijeck.  Peluang Bobby untuk mendapatkan dukungan Golkar jauh lebih besar karena adanya tekanan yang diberikan penguasa di tingkat pusat kepada Ijeck.

Nantinya Ijeck  hanya akan focus sebagai anggota DPR RI dengan jabatan ketua Komisi. Kompensasi lain yang diberikan kepada Ijeck adalah HGU Perkebunan milik keluarga mereka yang akan habis dalam waktu dekat, segera diperpanjang.

Jika scenario ini berjalan, maka dukungan partai untuk Bobby melaku pada Pilgubsu akan terdiri dari Partai Gerindra (13 kursi), Hanura dan PAN (masing-masing 5 kursi) dan Golkar ( 22 kursi). Jumlah dukungan itu tentu saja sudah lebih dari cukup untuk bisa maju sebagai calon gubernur.

Gerindra memang masih belum mau menyampaikan secara terbuka soal dukungan mereka kepada  Bobby agar terkesan kalau partai itu memiliki mekanisme yang demokratis dalam memilih calon gubernur. Malah ada pula scenario dari Gerindra untuk menjalin kerjasama dengan Fisipol USU guna mekukan survei untuk menilai calon gubernur dengan elektabilkitas yang tinggi.

“Toh, pada akhirnya survei itu sudah bisa ditebak. Pasti akan mengarah kepada Bobby Nasution. Semua itu cuma akal-akalan saja. Citra Fisipol USU akan rusak kalau scenario itu mereka jalankan, tegas Frimagus.

Sebelumnya,  Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan pihaknya mempertimbangkan nama Bobby Nasution untuk maju dalam Pilkada Sumatera Utara (Sumut). Ia menyebut ada beberapa nama yang dikaji. Namun sejauh ini tidak pernah nama lain itu muncul ke permukaan. Hanya nama Bobby satu-satunya yang ada di kantong DPP Gerindra. (faz)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan