Kajianberita.com
Beranda Headline KPU Sumut Membutuhkan 41.406 Pantarlih, Anda Tertarik? Ini Syarat dan Besar Honornya

KPU Sumut Membutuhkan 41.406 Pantarlih, Anda Tertarik? Ini Syarat dan Besar Honornya

Petugas Pantarlih saat melakukan pendataan pemilih

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara telah menetapkan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk pemilihan kepala daerah serentak 2024. Komisioner KPU Sumut Robby Effendy mengatakan ada pun jumlah TPS yang tersebar di Sumut sebanyak 25.059.

“Untuk TPS sudah ditetapkan 25.059 yang tersebar di seluruh wilayah di Sumut,” kata Robby kepada tribun, Senin (3/6/2024).

Selain penetapan TPS, KPU kata Robby juga akan melakukan rekruitmen Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih).

Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2022 Pasal 49, ada pun persyaratan menjadi Pantarlih seperti, warga negara Indonesia yang berusia paling rendah 17 tahun. Berdomisili dalam wilayah kerja Pantarlih. Mampu secara jasmani dan rohani.

Berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat. Dalam hal ini, apabila persyaratan berpendidikan tidak dapat dipenuhi, Pantarlih dapat diisi oleh orang yang mempunyai kemampuan dan kecakapan dalam membaca, menulis, dan berhitung yang dibuktikan dengan surat pernyataan.

Tidak menjadi anggota partai politik atau tidak menjadi tim kampanye atau tim pemenangan peserta Pemilu atau Pemilihan pada penyelenggaraan Pemilu.

“Masa Kerja Pantarlih Pilkada 2024 mulai 24 Juni hingga 25 Juli 2024. Dengan demikian Pantarlih memiliki masa kerja 1 bulan,” kata Robby.

Berikut adalah tahapan pendaftaran Pantarlih.

  • Pengumuman pendaftaran: 5 – 9 Juni 2024.
  • Penerimaan Pendaftaran: 5 – 12 Juni 2024.
  • Penelitian Administrasi: 6 – 13 Juni 2024.
  • Pengumuman Hasil Seleksi: 14 – 16 Juni 2024.
  • Pemetaan TPS: 17 – 22 Juni 2024.
  • Penetapan Nama Hasil Seleksi: 23 Juni 2024.
  • Pelantikan Pantarlih: 24 Juni 2024

 Berikut jumlah kebutuhan Pantarlih Kabupaten dan Kota.

1.Kabupaten Asahan: 2.187 orang

  1. Kabupaten Batu Bara: 1.281 orang
  2. Kabupaten Dairi: 912 orang
  3. Kabupaten Deli Serdang: 5.219 orang
  4. Kabupaten Humbang Hasundutan: 543 orang
  5. Kabupaten Karo: 1.140 orang
  6. Kabupaten Labuhanbatu: 1.316 orang
  7. Kabupaten Labuhanbatu Utara: 1.062 orang
  8. Kabupaten Labuhanbatu Selatan: 892 orang
  9. Kabupaten Langkat: 2.956 orang
  10. Kabupaten Mandailing Natal: 1.267 orang
  11. Kabupaten Nias: 423 orang
  12. Kabupaten Nias Barat: 271 orang
  13. Kabupaten Nias Selatan: 993 orang
  14. Kabupaten Nias Utara: 413 orang
  15. Kabupaten Padang Lawas: 712 orang
  16. Kabupaten Padang Lawas Utara: 781 orang
  17. Kabupaten Pakpak Bharat: 145 orang
  18. Kabupaten Samosir: 392 orang
  19. Kabupaten Serdang Bedagai: 1.871 orang
  20. Kabupaten Simalungun: 2.732 orang
  21. Kabupaten Tapanuli Selatan: 918 orang
  22. Kabupaten Tapanuli Tengah: 984 orang
  23. Kabupaten Tapanuli Utara: 889 orang
  24. Kabupaten Toba: 601 orang
  25. Kota Binjai: 788 orang
  26. Kota Gunungsitoli: 375 orang
  27. Kota Medan: 6.607 orang
  28. Kota Padangsidimpuan: 639 orang
  29. Kota Sibolga: 274 orang
  30. Kota Tanjung Balai: 472 orang
  31. Kota Tebing Tinggi: 536 orang
  32. Kota Pematangsiantar: 815 orang

Adapun besar honor pantarlih adalah Rp 1 juta per bulan. Petugas Pantarlih akan mendapat santunan jika mengalami kecelakaan dalam proses kerjanya.

Berikut rincian santunan yang akan diterima Pantarlih:

  • Meninggal : Rp 36.000.000 per orang
  • Cacat permanen: Rp 30.800.000 per orang
  • Luka berat: Rp 16.500.000 per orang
  • Luka sedang: Rp 8.250.000 per orang
  • Bantuan biaya pemakaman: 10.000 000 per orang

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan