Sebanyak tiga partai di parlemen pendukung pemerintah telah
secara blak-blakan mendorong Prabowo Subianto selama dua periode menjabat
Presiden RI. Namun, beberapa di antaranya memilih fokus membantu Prabowo
menyelesaikan masa kerja dan belum menyatakan dukungan buat eks Danjen Kopassus
itu. 
Presiden Prabowo Subianto ( foto; Antara)
Partai yang terang-terangan mendukung Prabowo menjabat dua periode Presiden RI ialah PAN, PKB, dan Gerindra. Soal wakil presiden sebagai pendamping Prabowo, mereka berharap bukan Gibran karena kemampuannya dianggap tidak] memadai.
“Soal wakil kita serahkan kepada Prabowo yang menentukan. Tapi sebaiknya harus yang cakap, bukan yang bermasalah,” kata Ketum PKB Muhaimin Iskandar
Muhaimin Iskandar dalam pernyataan pada Rabu (4/2) menyebut kinerja Prabowo sebagai Presiden RI memuaskan. Cak Imin sapaan Muhaimin Iskandar menilai Prabowo akan sukses memimpin Indonesia selama dua periode.
"Kami puas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, kami yakin Pak Prabowo akan sukses memimpin kita bukan hanya lima tahun, bahkan sepuluh tahun yang akan datang," demikian kata Cak Imin, Rabu kemarin.
PAN juga senada. Partai berkelir biru itu mendukung Prabowo menjabat dua periode Presiden RI dengan mengusulkan sosok Cawapres 2029 dari internal mereka. Waketum PAN Eddy Soeparno menyebut mesin partainya akan bekerja ketika Prabowo berpasangan dengan Zulkifli Hasan (Zulhas) pada Pilpres 2029.
"Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029," ujarnya pada Kamis (5/2) kemarin.
Gerindra melalui Ketua Dewan Kehormatan Partai mereka Ahmad Muzani juga sudah menyatakan dukungan Prabowo menjabat Presiden RI dua periode. Muzani menyampaikan itu saat menutup pidato dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-18 Partai Gerindra di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (6/2).
Ketua MPR itu bahkan meminta seluruh kader Gerindra yang hadir acara bisa menyampaikan seruan Prabowo dua periode.
"Kalau saya mengatakan Gerindra jawabannya menang, Prabowo jawabannya presiden, presiden jawabannya dua periode," kata Muzani.
Sementara itu, partai seperti Golkar, Demokrat, dan PKS tak terbuka menyatakan dukungan bagi Prabowo menjabat dua periode. Golkar, Demokrat, dan PKS memilih fokus untuk membantu Prabowo menyelesaikan kerja sampai 2029, ketimbang berbicara politik praktis.
Sekjen PKS Muhammad Kholid menyebut Majelis Syura partainya belum membahas arah dukungan pada Pilpres 2029.
"Mengenai Pilpres 2029, di PKS belum ada pembahasan. DPP PKS tentu akan mengikuti keputusan dari Musyawarah Majelis Syura," kata dia ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Selasa (10/2).
Sementara itu, dua partai di parlemen yang bukan pendukung pemerintah, yakni PDI Perjuangan dan NasDem belum membahas arah dukungan pada 2029. NasDem melalui Saan Mustopa mengaku partainya siap mendukung Prabowo menyelesaikan masa jabatan, tetapi belum bersikap soal Pilpres 2029. (ast/jpnn)