-->

Listrik Masih Padam di Sibolga dan Tapteng, Pemerintah Kirim Tiang Listrik Pakai Hercules

Sebarkan:

Pesawat Hercules terbang ke Tapanuli tengah untuk membawa tiang listrik guna membantu kerja PLN di sana
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempercepat pemulihan pasokan listrik dan BBM di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat setelah banjir dan longsor mengganggu infrastruktur energi di sejumlah titik wilayah tersebut.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah memerintahkan agar PT PLN (Persero) untuk segera turun tangan dan menormalkan pasokan listrik bagi masyarakat. Bahlil mengaku sudah ada pengiriman tiang listrik menggunakan pesawat Hercules yang dilakukan sejak Jumat (28/11) dini hari.

Pemulihan arus listrik terutama difokuskan di Sibolga dan Tapanuli Tengah yang masih dalam keadaan gelap gulita di malam hari karena arus PLN tidak bisa berfungsi. 

"Listrik mati, saya koordinasi terus sama PLN. Saya langsung juga berkomunikasi dengan tim. Jadi, sebagian tower tiang listrik ini kita kirim pakai Hercules, sebagian sudah masuk dan sekarang mulai pemasangan. Selain itu, jalan di sana putus, jadi langkah pertama yang kita lakukan adalah bagaimana percepatan untuk aliran listrik bisa nyala," ujar Bahlil dikutip Minggu (30/11).

Bahlil mengaku, Kementerian ESDM juga telah menyiapkan tim siaga bencana sektor energi dan sumber daya mineral untuk membantu percepatan pemulihan di daerah terdampak.

"Insyaallah kami akan lakukan pemulihan secara cepat ya. Pasti, saya pastikan akan turunkan (bantuan)," kata Bahlil.

Pada sisi suplai BBM, Wakil Menteri ESDM Yuliot memastikan PT Pertamina (Persero) tetap melakukan distribusi ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang masih dapat beroperasi, meski akses jalan di beberapa wilayah terputus akibat longsor dan jembatan yang rusak.

"Untuk ketersediaan BBM, ini kan banyak jalan yang longsor, banyak jembatan yang putus juga. Jadi, kami juga memastikan untuk SPBU yang ada, yang bisa dilayani itu akan tetap didistribusikan oleh teman-teman yang ada di PT Pertamina Patra Niaga," ujar Yuliot.

Seluruh janji-janji Bahlil ini harus dipantau di lapangan agar ia tidak asal ngecap saja. Bahlil sudah berjanji, kita lihat apakah Listrik di Sibolga dan Tateng bisa cepat ditangani secepatnya. ***

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini