-->

Korban Terakhir Ledakan Rumah Grand Polonia Berhasil Dievakuasi, Total Korban Tewas 3 Orang

Sebarkan:

Tim Basarnas Medan sedang mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan di reruntuhan rumah, yang hancur diduga karena meledaknya pipa gas bawah tanah, di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan pada Selasa (21/7/2026). (Dok Basarnas Medan)
Tim SAR Gabungan yang bekerja terus menerus akhirnya berhasil menemukan semua korban yang tertimbun di reruntuhan rumah yang meledak di Komplek Perumahan Grand Polonia, Jalan Mustang, Kecamatan Medan Polonia. Pencarian terakhir yang berlangsung  Selasa sore (21/7/2026) berhasil menemuka jenazah  asisten rumah tangga di rumah itu. Dengan demikian total sudah tiga korban tewas yang ditemukan akibat reruntuhan bangunan itu.

Korban terakhir berjenis kelamin perempuan ditemukan di lantai dua bangunan, tertimbun material reruntuhan. Proses evakuasi dilakukan menggunakan alat berat berupa crane sebelum jenazah dimasukkan ke kantong jenazah dan dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk proses identifikasi.

Sebelumnya Tim SAR berhasil menyelamatkan tiga anggota keluarga lainnya yang  mengalami luka-luka. Dua dari mereka masih menjalani perawatan dan seorang korban telah dinyatakan pulih.

"Pada selasa sore, korban keenam dan terakhir sudah dapat dievakuasi. Dari keenam korban, sudah dapat disimpulkan bahwa yang meninggal dunia ada tiga korban, dan tiga lainnya dalam keadaan selamat meski mengalami luka-luka," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak.

Usai seluruh korban ditemukan, tim gabungan akan melanjutkan proses pembersihan lokasi serta mengumpulkan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan penyebab ledakan.

"Kita akan kumpulkan alat bukti lainnya. Nanti kita akan lakukan investigasi lanjutan bersama teman-teman PGN," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, ledakan dahsyat terjadi di rumah nomor 3B Komplek Perumahan Grand Polonia pada Senin sore (20/7/2026) yang suaranya menyebar hingga radius 1 km. Ledakan itu tidak hanya menghancurkan rumah yang menjadi sumber suara, tapi juga merusak sedikitnya enam rumah lain di sekitarnya. 

Adapun rumah tempat asal ledakan terjadi mengalami kerusakan parah. Bangunan rumah mewah itu ambruk dan sempat menimbun enam orang anggota keluarga di rumah itu.

Tiga orang berhasil diselamatkan tidak lama setelah ledakan terjadi, sedangkan tiga lainnya ditemukan meninggal tertimbun reruntuhan beton dan besi.

Adapun penyebab ledakan masih belum pasti. Dugaan sementara ledakan terjadi dipicu kebocoran jaringan pipa gas tanam PT Perusahaan Gas Negara (PGN) yang digunakan untuk menyalurkan kebutuhan gas bagi dapur keluarga. ***

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini