-->

Menghadapi Tekanan di sana sini, Hotman Akhirnya Mundur sebagai Pengacara Eks Jampidsus Febrie

Sebarkan:

Hotman Paris Hutapea
Terlalu banyak omong, merasa paling pintar, ujung-ujungnya menghadapi banyak masalah. Itulah nasib Pengacara Hotman Paris Hutapea saat ditunjuk sebagai pengacara mantan Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jampidus) Febrie Adriansyah. Akhirnya Hotman  tak sanggup menghadapi semua itu sehingga ia menyatakan mundur sebagai pengacara di kasus yang menghebohkan itu.

"Ya, saya sudah dari dua hari lalu kasih tahu ke klien saya, Febrie, sekarang jadi mantan Jampidsus, saya mengundurkan diri. Saya tidak mau menghadapi banyak masalah," kata Hotman di Jakarta, Kamis (23/7).

Hanya saja, Hotman mengaku kalau ia mengundurkan diri lantaran ingin fokus pada kesehatannya, bukan terkait dengan tekanan yang dihadapinya.

Hotman mengatakan harus menyembuhkan penyakit saraf kejepit yang sedang dideritanya setelah menjalani operasi di Singapura pada 9 Juli 2026. Padatnya pekerjaan membuat Hotman kembali merasakan sakit, sehingga memutuskan fokus pada pengobatan.

"Surat dokter jelas instruksinya dua minggu enggak boleh kerja. Baru empat hari lalu saya merasa makin sakit," ungkapnya.

Hotman mengakui sudah Febrie menerima dan memaklumi pengunduran dirinya itu.  "Dia bisa memaklumi, enggak apa-apa. Dia sahabat saya ini juga memaklumi," katanya.

Terkait penggantinya sebagai pengacara Febrie , Hotman  menjelaskan bahwa dua pengacara lain yang merupakan mitranya, yaitu Massagus Farizi, masih bertindak sebagai kuasa hukum Febrie.

"Kan, ada pengacaranya Pak Farizi, ada. Itu pensiunan jaksa senior itu, tetapi memang dahulu pernah kerja sama gue juga, pernah anak buah saya, dan ada tim lain," ucapnya.

Sebelumnya, pada Jumat (17/7), Hotman menyatakan telah menerima surat kuasa dari Febrie Adriansyah untuk mendampingi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam penanganan perkara PT Asabri periode 2020–2024 oleh Kejaksaan Agung. Hotman juga sudah mengadakan press conference menjelaskan tentang kedudukan hukum Febrie.

Sebagai pengacara, sudah tentu ia merasa kalau kliennya berada di posisi yang benar.  Namun cara Hotman menyampaikan pernyataan itu sangat arogan dan merasa paling hebat, sampai-sampai ia melecehkan wartawan dengan kata-kata yang merendahkan profesi.

“Apa nggak ada otaknya, kok tanya seperti itu?” demikian ucapan Hotman kepada wartawan yang bertanya kepadanya.

Akibat perbuatan itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengadukan Hotman ke Polda Metro Jaya dalam kasus penghinaan. Kasus ini sedang dalam proses penyidikan oleh polisi. Hotman kabarnya akan dipanggil dalam waktu dekat ini.

Tidak hanya bermasalah dengan wartawan, persoalan rumah tangga Hotman juga terbongkar. Putra sulungnya Frank Hutapea turut mengupas kebusukan pengacara kondang ini. Frank ikut menyerang ayahnya dengan menuding Hotman sebagai pengacar munafik yang terlalu banyak pencitraan.

Apalagi saat Hotman mengaku tidak peduli soal bayaran saat membela Febrie. Frank langsung menceritakan bagaimana Hotman mengambil banyak keuntungan dari banyak situasi.

“Wong, adek saya menikah saja, angpao nya diambil untuk kepentingan dia,” kata Frank.  Kalaupun Hotman mengaku mau membela orang miskin, itu hanya pencitraan saja.

“Dia justru menjual isu orang miskin untuk marketingnya,” ujar Frank.

Akhirnya terungkap kalau Hotman dan putra sulungnya itu sudah tidak berkomunikasi selama satu tahun terakhir.

Hotman juga dituding sebagaai pengacara yang kerap menyuap hakim. Ia kerap memanfaatkan asisten pribadinya (aspri) yang umumnya perempuan cantik untuk berkomunikasi dengan para hakim dan jaksa.

Tak pelak lagi, sejak menjadi pengacara Febrie, berbagai aib Hotman terbongkar keluar. Situasi itu yang disebut-sebut berpengaruh pada kesehatannya sehingga ia terpaksa mengundurkan diri agar bisa focus pada proses medis. Begitulah risikonya kalau merasa paling hebat…!***

 

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini