Program Bank Kafan untuk sementara baru dibuka di Bandung, tepatnya di Rumah Aspirasi, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung. Jika program ini sukses, bukan tidak mungkin program yang sama akan dikembangkan Demokrat di berbagai daerah.
Kehadiran Bank Kafan merupakan bentuk kepedulian Demokrat bagi warga di daerah yang kerap mendapat kesulitan kain kafan saat ada anggota keluarga mereka yang meninggal dunia.
Fathi menuturkan, program ini lahir dari keprihatinannya setelah melihat fakta di lapangan bahwa masih banyak warga kurang mampu yang kesulitan membiayai pengurusan jenazah.
"Kami menemukan banyak masyarakat di dapil ini yang ketika ada anggota keluarganya meninggal dunia, justru bingung mencari kain kafan. Bahkan ada yang sampai harus berutang sana-sini. Ini sangat menyedihkan," ujar Fathi di sela peresmian Bank Kafan, Sabtu (4/7/2026) di Bandung.
Melalui program ini, masyarakat yang tengah berduka bisa mendapatkan paket kain kafan secara cuma-cuma alias gratis. Paket yang diberikan pun sudah lengkap untuk proses pemulasaraan jenazah, meliputi kain kafan, kapas, hingga kamper.
"Warga yang membutuhkan tinggal datang langsung ke Rumah Aspirasi. Syaratnya sangat mudah, hanya perlu pencocokan KTP saja,” ujar politikus Partai Demokrat tersebut. Untuk sementara, program ini hanya ada di wilayah Bandung.
Hingga saat ini, Fathi menuturkan, telah menyalurkan hampir 20.000 paket kain kafan pada tahap awal. Program ini ditargetkan bisa menjangkau sekitar 1.596 RW di seluruh wilayah Kota Bandung. Melihat banyaknya warga yang terbantu, bukan tidak mungkin progam yang sama segera berlaku di daerah lain. ***
