-->

Ini Sosok Irjen Mahmud Nazly Harahap, Anak Tapsel yang Berkarir Cemerlang di Polri

Sebarkan:

Irjen Mahmud Nazly Harahap, Kadiv Propam Polri

Dari sekian banyak perwira tinggi di Polri, salah satu nama yang disebut-sebut bakal bersinar di masa depan adalah Irjen Dr. Mahmud Nazly Harahap, S.I.K., M.H., M.M. Perwira kelahiran Tapanuli Selatan ini baru saja dilantik sebagai  Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri. 

Mahmud merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2027 yang pertama diangkatannya menyandang bintang dua. Belakangan baru menyusul Irjen Sonny Irawan yang baru saja ditugaskan sebagai Kapolda Sumut.

Sosok Mahmud Nazly Harahap belakangan ini menjadi perhatian setelah ia tampil menemani Komjen Suyudi menjalani fit and proper test sebagai calon Kapolri di Komisi III DPR RI pada kamis 1 Oktober lalu.  

Dua hari setelah Suyudi dilantik sebagai Kapolri dan naik pangkat sebagai jenderal bintang empat, Mahmud Nazly Harahap pun langsung dilantik sebagai Kadiv Propam setelah sebelumnya dipercaya sebagai  Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri.

Mahmud Nazly Harahap memang bukan satu-satunya yang mendampingi Suyudi pada proses fit and proper test itu. Ada tiga jenderal bintang dua lainnya yang duduk saling sejajar di belakang Suyudi.

Mereka adalah  Irjen Pol Awal Chairuddin yang menjabat sebagai Analis dan Advokasi Hukum Kepolisian Utama Tingkat I Divisi Hukum Polri. Lalu ada nama  Irjen Pol Cornelius Wisnu Adji Pamungkas (Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Ekonomi Lemhannas RI) dan  Irjen Pol Dicky Kusumawardhana ( Inspektur Utama BNN RI).

Namun dari empat pendamping Suyudi saat itu, Mahmud Nazly Harahap yang akrab disapa Nazly adalah alumni Akpol termuda. Sedangkan tiga lainnya semua alumni Akpol 1994, seangkatan dengan Suyudi. 

Tak heran jika Nazly sempat menjadi pusat perhatian.

Banyak yang menyebut kehadiran Nazly di acara fit and proper test itu menunjukkan hubungan baiknya dengan Suyudi, sekaligus pertanda kalau ia merupakan calon pemimpin Polri di masa depan. 

Tanda-tanda itu semakin nyata setelah Suyudi yang dilantik sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026, dua hari kemudian melantik Nazly menduduki jabatan bergengsi sebagai Kadiv Propam.

Tanpa adanya pelantikan itu, sebenarnya karir Nazly telah menjadi pusat perhatian  karena ia begitu cepat meraih bintang dibanding teman-teman seangkatannya. Pengalaman kerjanya juga sangat menterang karena lebih banyak bertugas di kota-kota besar.

Nazly lahir pada  10 Februari 1974 di Tapanuli Selatan dari keluarga pemimpin. Ia adalah putra dari M Saleh Harahap,  sosok yang cukup terkenal di Sumut karena pernah menjabat sebagai Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan periode 1999-2004. Sedangkan ibunya  Nurlaniah Siregar dikenal sebagai wanita yang taat beragama. Keduanya sudah almarhum.

Pasangan M Saleh Harahap dan Nurlaniah Siregar memiliki tiga anak. Yang tertua Rasyidah Wahyuni Harahap (telah wafat pada 1 Juni 2025), sedangkan anak kedua adalah Zakiyuddin Harahap, politisi Gerindra  yang sekarang menjabat Wakil Walikota Medan.  

Adapun Nazly merupakan anak bungsu dari pasangan itu.

Ketiga bersaudara itu memiliki jalan yang berbeda dalam mengembangkan karir. Rasyidah Wahyuni Harahap lebih banyak berperan sebagai ibu rumah tangga, sedangkan Zakiyuddin memilih bergelut dalam bidang politik setelah sebelumnya sebagai berkarir sebagai bankir.

Hanya Nazly yang memilih jalan sebagai politi. 

Nazly berhasil lolos seleksi masuk Akademisi Polisi pada 1993 dan sukses menyelesaikan pendidikan pada 1997. Ia tercatat sebagai salah satu alumni Akpol terbaik di angkatannya.

Selama meniti karir sebagai perwira polisi, Nazly banyak bergelut dalam bidang intelijen. Tidak ditemukan catatan yang menyebutkan kalau ia pernah bertugas di Sumatera. Sepertinya Nazly  lebih banyak menjalankan tugasnya di Jawa.

Pada 2014, Nazly Harahap dipercaya sebagai Kapolsek Kebayoran Baru. Setahun berselang, tepatnya pada 2015, ia ditugaskan sebagai Kapolres Sumedang Polda Jabar. Kemudian pada 2016, melanjutkan tugas sebagai Kapolres Bandung.

Pada September 2022 Nazly mendapat kenaikan pangkat sebagai jenderal Bintang 1 atau Brigadir Jenderal (Brigjen) dan ditugaskan Pati Baintelkam Polri (Penugasan pada BIN). Dia merupakan alumni Akpol 1997 yang pertama pecah Bintang.

Hebatnya lagi, hanya setahun  bintang satu bertengger di pundaknya, sebab pada  Desember 2023, Nazly Harahap kembali naik pangkat jadi bintang dua. Pada Juni 2026 ia dipercaya menjabat sebagai  Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri.

Jabatan itupun hanya tiga bulan diembannya, sebab terhitung 3 Oktober 2026 ia dilantik sebagai Kadiv Propam. Dengan demikian Nazly kini mengemban tugas dalam  membina dan menyelenggarakan fungsi pertanggungjawaban profesi, pengamanan internal, serta penegakan disiplin dan ketertiban di lingkungan Polri.

Sementara dalam bidang akademik, Nazly Harahap telah menyelesaikan studi S-2 Ilmu Hukum di Universitas Jayabaya. Selain itu, ia juga telah merampungkan studi S-2 Manajemen di Universitas Jayabaya. Sedangkan program S-3 bidang Ilmu Hukum ia selesaikan dari Universitas Jayabaya.

Pada November 2025 ia  dianugerahi tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dengan usianya yang  baru menginjak 52 tahun, karir Nazly di kepolisian bisa dikatakan masih  cukup panjang. Peluang menambah bintang di pundaknya tentu sangat besar. Bahkan disebut-sebut ia berpeluang menjabat sebagai pemimpin tertinggi Polri.

Kalau saja harapan itu tercapai, maka Mahmud Nazly Harahap bakal mencetak sejarah sebagai pemimpin tertinggi Polri yang pertama dari Sumut. Semoga harapan itu tercapai. **

 

 

 

 

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini