-->

Dulu Sebut Listyo Kapolri Terbaik dalam Sejarah, Kini Sikap si Penjilat ini Berubah

Sebarkan:
d
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman saat rapat di DPR RI

Inilah salah satu politisi Gerindra yang hebat dalam menjilat. Namanya Habiburokhman, anggota DPR RI yang saat ini duduk di komisi III. Ketika Tim Reformasi Polri merekomendasikan agar Jenderal Listyo Sigit diganti dari jabatan Kapolri pada awal tahun lalu, Habiburokhman membela mati-matian. Bahkan ia mengatakan Listyo adalah Kapolri terbaik dalam sejarah.

Pujian itu disampaikan Habiburokhman saat Listyo sebagai Kapolri melakukan pertemuan dengan DPR RI di Gedung Senayan Jakarta pada 9 Juni 2026. Pujiannya sangat luar biasa, seakan Listyo adalah Kapolri yang tidak ada salahnya. 

"Yang kami hormati Pak Kapolri Listyo Sigit Prabowo, jarang-jarang beliau hadir di sini. Salah satu Kapolri terbaik sepanjang masa, kita kasih tepuk tangan serta hadirin yang kami muliakan," kata Habiburokhman dalam rapat paripurna itu.

Jelas sekali kalau  pujian itu merupakan sinyal agar presiden jangan sampai mengganti Listyo. Bila perlu masa jabatannya diperpanjang lagi. Sekaligus Habiburokhman berupaya melawan rekomendasi yang disampaikan Mahfud MD yang kala itu bergabung dalam tim Reformasi Polri.

Alhasil, Presiden Prabowo gagal mengganti Listyo. Malah masa jabatannya diperpanjang sehingga mendekati enam tahun. Listyo tercacatat sebagai Kapolri terlama dalam sejarah reformasi.

Sekarang, Habiburokhman baru tahu rasa betapa jahatnya Listyo Sigit Prabowo yang secara diam-diam ingin menjatuhkan Presiden Prabowo. Diyakini Listyo bekerjasama dengan Jokowi untuk merencanakan membuat kekisruhan dalam pemerintahan, sehingga dinasti Jokowi kembali bisa berkuasa.

Saat ditanya kembali soal penilaiannya terhadap Listyo waktu itu, Habiburokhman berusaha membela diri. Ia menegaskan bahwa penilaian tersebut didasarkan pada keyakinan dan kondisi saat pujian itu dilontarkan. 

Ia malah berupaya membela diri dengan menganalogikan apresiasi yang pernah ia sampaikan serupa dengan pujian yang juga beberapa kali diutarakan oleh Prabowo Subianto kala itu. 

"Iya, ya sama aja kayak Pak Prabowo kan beberapa kali memuji beliau, ya kan ya. Ya kami selalu yakin apa yang kami sampaikan adalah benar pada saat itu, ya kan ya," katanya ditemui di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/11/2026). 

Sekarang, politisi ini baru sadar kalau ia hanyalah seorang penjilat penguasa.  Bisa jadi Hibiburokhman juga bagian dari konspirasi yang ikut melakukan penyadapan itu. Siapa tahu, sebab sejak awal ini begitu memuji luar biasa kinerja Listyo.

Tapi sudah merupakan tipikal penjilat, ia pasti cepat menyesuaikan diri dengan keadaan. Begitu Listyo menjadi tersangka, sikap Habiburokhman langsung berubah.

Legislator Gerindra itu menekankan bahwa penilaian di masa lalu tidak membuat siapa pun kebal terhadap proses hukum. Ia menyatakan, jika ke depan ditemukan fakta hukum yang membuktikan adanya pelanggaran, tindakan tegas wajib diambil. 

Habiburokhman kemudian secara khusus menyoroti potensi adanya tindakan ilegal hingga dugaan pembangkangan atau insubordinasi yang dilakukan Listyo Sigit Cs.

"Kalau nanti ada fakta dan terbukti bahwa yang bersangkutan melakukan tindakan yang ilegal, ya bahkan insubordinasi, ini isu yang sangat-sangat sensitif dalam kehidupan bernegara, ya. Tentu kita serahkan pada proses hukum agar ditindak sebagaimana mestinya," ujarnya. **

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini