![]() |
| calon Ketua Golkar Sumut Andar Amin Harahap |
Jika semua data itu valid, berarti hanya tersisa dukungan dari 9 pemilik suara lain. Tentu saja jumlah itu tidak cukup sebagai landasan untuk maju sebagai calon ketua. Sebab menurut aturan yang ditetapkan Golkar, setiap kandidat yang mencalonkan diri bersaing pada Musda ketua Golkar Sumut, setidaknya harus bisa melampirkan minimal 30 persen atau 12 suara dukungan dari pemilik suara.
Selain Andar Harahap, kandidat lain yang sudah menyatakan siap untuk bersaing adalah Hendriyanto Sitorus, Bupati Labuhanbatu Utara. Namun sampai Jumat (30/1/2026), ia dan tim pendukungnya belum terlihat mengembalikan formulir.
Benarkah Hendriyanto tidak mampu memenuhi kuota minimal 12 surat rekomendasi? Hal ini yang masih ditunggu oleh panitia Musda.
Padahal Hendriyanto sejak awal disebut-sebut merupakan kandidat paling kuat untuk memimpin Golkar Sumut karena mendapat rekomendasi dari Ketua DPP Golkar Bahlil Lahadalia. Santer kabar bahwa Gubernur Bobby juga mendukungnya. Hendriyanto bahkan sudah mendeklarasikan diri maju merebut posisi ketua Golkar Sumut periode 2026-2031 sejak tahun lalu.
Bandingkan dengan Andar Amin Harahap yang namanya baru mencuat tiga minggu terakhir sebagai calon. Begitu ia menyatakan diri maju sebagai calon ketua, dukungan untuk Andar terus berdatangan dari para pemilik suara.
Adapun para pemilik suara pada Musda terdiri dari 33 DPD Golkar Kabupaten/kota, Badan Pertimbangan DPD Golkar Provinsi, Ketua Umum DPP Golkar Pusat, Organisasi pendiri, organisasi sayap, dan organisasi yang didirikan partai. Total keseluruhannya sebanyak 39 suara.
Plt Ketua harian Golkar Sumut, Yasir Ridho Loebis membenarkan bahwa saat pengembalian formulir ke panitia Musda, Andar telah menyerahkan berkas pendaftaran yang dilengkapi 30 surat rekomendasi dari pemilik suara.
Malah, kata Yasir, ada kemungkinan rekomendasi dukungan terhadap Andar akan terus bertambah menjelang penutupan pendaftaran Jumat malam. Sudah jelas sekali kalau Yasir Ridho termasuk salah satu pendukung Andar Harahap.
"Kami sudah mempersiapkan dari itu, dan hari ini hampir seluruh Ketua DPD Golkar di Sumut hadir. Sejauh ini harusnya nanti akan ada lagi yang menyampaikan dukungan. Kita tunggulah sampai masa pendaftaran tutup hari ini," kata Yasir.
Mencuat kabar kalau dukungan untuk Andar itu sebagian besar dari pemilik suara yang selama ini berpihak kepada Musa Rajekshah alias Ijeck. Mereka kemudian mengalihkan dukungan kepada Andar atas perintah dari Ijeck setelah Ijeck mendapat perlakuan kurang mengenakkan dari Ketua DPP Golkar yang memberhentikannya dari jabatan Ketua.
Tidak hanya itu, Ijeck juga tidak diperkenankan lagi maju sebagai calon Ketua pada Musda nanti karena statusnya telah dipindahkan sebagai pengurus DPP Golkar pusat. Sudah menjadi aturan di Golkar, pengurus pusat tidak boleh rangkap jabatan sebagai pengurus daerah.
Selama ini semua para elit Golkar sudah tahu bahwa Ijeck dan Andar bersahabat dekat. Selain sama-sama aktif di Golkar, mereka juga pengurus inti di Ormas Pemuda Pancasila (PP). Berbeda situasinya dengan Hendriyanto Sitorus yang sejak lama disebut-sebut bermasalah dengan Ijeck.
Sejauh ini belum ada kabar apakah Hendriyanto akan mengembalikan formulirnya. Sampai sore tadi puluhan Ketua DPD tingkat Kabupaten dan Kota di Sumut terlihat memadati kantor Golkar Sumatera Utara, jalan Wahid Hasyim, kota Medan, Jumat (30/1/2026).
Musda Golkar Sumut akan berlangsung pada Sabtu 31 Januari 2026. Sementara itu, Steering committee Musyawarah Daerah Golkar Sumut, Syamsul Qomar menyampaikan pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap berkas yang diberikan. ***
