-->

Macan Betool Ajaa..! Komedi Romantis Anak Medan Menyindir Realita Kehidupan Kota

Sebarkan:

Satu lagi film komedi berlatar belakang aksen Sumatera Utara akan tayang secara nasional pada Februari 2026. Judulnya Macam Betool Ajaa, dengan bintang Lolox, Andri Mashadri, dan Oki Rengga.  Nama lain yang memperkuat film ini adalah  Adi Sudirja, Nela Regar, Rina Sidabutar, dan aktor peraih tiga Piala Citra, Mathias Muchus.

Film ini digarap sineas Etiene Caesar berbekal naskah buatan Ridho Brado. Macam Betool Ajaa mengisahkan Alung (Lolox), Igor (Andri Mashadi) dan Ujay (Oki Rengga), tiga sahabat yang bekerja sebagai tim event organizer atau EO cabutan (freelance).

Bosan dengan kehidupan freelance, Alung, Igor, dan Ujay lantas memutuskan merintis usaha EO sendiri. Mereka memilih berkantor di sebuah ruko milik keluarga Alung, di dekat pasar, EO tersebut diberi nama AIU EO.

Nama usaha itu sengaja disingkat, agar terdengar layak di hadapan klien yang gemar menawar harga sambil memuji kreativitas.

Alung, Igor, dan Ujay hidup dari kalender acara dan janji transfer. Mereka disebut freelancer, istilah modern yang di negeri ini kerap berarti kebebasan bermimpi, sekaligus kebebasan untuk kelaparan. Ketiganya adalah anak Medan yang datang ke Jakarta untuk menatap masa depan seperti poster motivasi: penuh warna, mudah sobek.

Kabar baik datang dalam bentuk pesta pernikahan mewah milik seorang pengusaha kaya bernama Udin. Proyek besar. Proyek emas. Sebuah pekerjaan yang—setidaknya di atas kertas—mampu menyelamatkan sewa ruko, biaya hidup, dan keyakinan bahwa kerja kreatif masih memiliki harga.

Namun emas selalu punya retak. Igor mendapati nama pengantin perempuan itu: Sofia. Nama lama yang seharusnya tinggal di bangku sekolah, kini berdiri di altar masa depan.

Sofia tidak datang membawa cinta. Ia datang membawa kewajiban. Pernikahan ini bukan perayaan, melainkan transaksi—cara keluarga melunasi utang budi, mata uang paling tua dan paling kejam dalam relasi sosial. Sofia meminta satu hal kepada Igor yang terdengar sederhana sekaligus mustahil: membatalkan pernikahan.

Di titik inilah Macam Betool Ajaa berhenti menjadi sekadar komedi situasi. Film ini berubah menjadi cermin. AIU-EO dipaksa memilih antara profesionalisme dan nurani, antara invoice dan cinta, antara kontrak kerja dan keberanian berkhianat pada sistem yang tak pernah benar-benar adil.

Tawa memang disiapkan sebagai kemasan. Namun di baliknya, film ini menyimpan kisah tentang generasi muda yang berkali-kali belajar bahwa mimpi kerap dipaksa tunduk pada ekonomi, dan cinta harus antre di belakang kepentingan keluarga.

Tanpa berteriak, Macam Betool Ajaa menyindir realitas dengan sopan. Ia tertawa pelan, tapi tepat sasaran. Di dunia kreatif, yang paling sering disabotase bukanlah acara—melainkan harapan.

Ketika lampu panggung akhirnya menyala, pertanyaan terpenting bukan lagi apakah pesta akan berjalan lancar. Melainkan: siapa yang harus dikorbankan agar semuanya tampak baik-baik saja.

Macam Betool Ajaa adalah komedi romantis yang membuat penonton tertawa, lalu pulang dengan dada terasa sedikit lebih berat—seperti hidup itu

Lewat pernyataan tertulisnya yang diterima Kajianberita.com , Rabu (14/6/2026), Produser Eksekutif Cing Kyatt menyatakan, pihaknya memang ingin menghadirkan film yang dekat dengan realita anak muda Indonesia saat ini.

“Kami ingin menghadirkan film yang dekat dengan realita anak yang sedang berjuang membangun mimpi dari nol sebagai freelancer, namun tetap memiliki ruang untuk cinta dan persahabatan. Macam Betool Aja persembahan kami bagi para pejuang kreatif di Indonesia,” tulisnya.

Film ini akan membawa penonton menyelami dinamika dunia EO yang penuh tantangan, dibalut sabotase pernikahan, dan kisah cinta lama yang belum usai. 

Bagi anak Sumut, Macam Betool ajaa tentu menarik untuk disimak, karena film ini tidak kalah lucunya dibanding, Agak Laen. Sama-sama gacornya anak Medan! ***

 

 

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini