-->

Direktur Tirtanadi Ketahuan Berkali-kali Hadir di Acara Gerindra, Bobby Tak Peduli

Sebarkan:

Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi, Ikrimah Hamidy berpose bersama politisi Gerindra lainnya saat menghadiri acara perayaan ulang tahun Gerindra di gedung MPR RI Senayan Jakarta, 6 Februari 2026
Enak benar kalau sudah berkuasa. Hukum tak lagi berlaku. Yang penting nyaman dan bisa tenang menikmati kekuasaan. Direktur Tirtanadi, Ikrimah Hamidy membuktikan hal itu.

Sebagai pimpinan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi, seharusnya Ikrimah tidak boleh lagi terlibat partai politik. Tapi ia tidak peduli. Menganggap dirinya berasal dari partai penguasa dan dekat dengan gubernur,  ia merasa bebas melanggar aturan itu.

Terbukti, berkali-kali Ikrimah terlihat hadir di acara partai Gerindra. Tidak hanya acara tingkat provinsi, bahkan juga di tingkat nasional.

Ia pernah ikut merayakan hari Ulang Tahun Gerindra di Hambalang, Jakarta, pada November 2025. Ia pernah pula ikut rapat-rapat Gerindra di provinsi, dan terakhir terlihat lagi saat perayaan ulang tahun Gerindra ke-18 di Gedung DPR/MPR RI Senayan pada 6 Februari 2026.

Pada acara itu, Ikrimah menyempatkan diri berfoto dengan teman-temanya yang juga sesame politisi Gerindra. Ada pula fotonya bersama ketua Gerindra Sumut, Ade Jona Prasetyo.

Ikrimah terlihat menggunakan baju warna yang sama dengan politisi Gerindra lainnya. Mereka  turut bersuka cita merayakan kemeriahan acara itu.

Ikrimah saat ini menjabat sebagai Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi setelah dilantik pada 25 Oktober 2025. Bukan…, ingat ya, bukan karena ia sosok yang ahli dalam penanganan limbah, tapi karena Ikrimah aktif terlibat membantu kampanye Gubernur Bobby Nasution pada Pilkada yang lalu.  

Dia seorang politisi, bukan ahli.  Jadi wajar saja kalau ilmu tipu-tipunya agak menonjol. Tentu saja ia terpilih sebagai direktur Tirtanadi  berkat jasanya membantu Bobby, sekaligus karena lobi dan tipu-tipu itu.

Ketika dilantik sebagai pimpinan di perusahaan daerah itu, semestinya Ikrimah tidak boleh lagi terlibat dalam kegiatan politik. Larangan itu tertuang dalam perjanjian kerja yang sudah ia tandatangani di atas  materai.

Namun bagi Ikrimah, perjanjian tertulis itu hanya fatamorgana. Hanya alat untuk menipu rakyat.  

Pada kenyataannya, sampai sekarang ia tetap aktif dalam kegiatan politik. Wajahnya selalu nongol pada acara-acara penting Partai Gerindra. Ya, Ikrimah adalah Wakil Ketua DPD Gerindra Sumut sebelum ia mengikuti seleksi sebagai direktur PDAM Tirtanadi.

Ketika dilantik sebagai direktur, Ikrimah mengaku sudah berhenti dari partai itu. Sesuai persyaratan, setiap direksi dan pengawas Tirtanadi harus tidak boleh terlibat dalam kegiatan politik maupun Organisasi Masyarakat.

Tapi, namanya juga politisi,  ucapannya tidak sepenuhnya bisa dipercaya.  Aktivitasnya di Gerindra tetap terlihat nyata. Tak heran jika kemudian ia dituding menjadikan Tirtanadi sebagai bagian dari alat kepentingan politik Gerindra.

Ikrimah bukan satu-satunya politisi Gerindra yang menduduki jabatan penting di Tirtanadi. Ada seorang rekannya yang lain menguasai posisi strategis di perusahaan yang sama, Andi Atmoko Panggabean. Namun dibanding temannya itu, Ikrimah lebih frontal menunjukkan soal keaktifannya sebagai politisi Gerindra.

Gubernur Bobby Nasution sudah pasti tahu soal keterlibatan Ikrimah dalam partai itu. Bahkan saat menghadiri acara Gerindra di Hambalang pada November 2025 atau satu bulan setelah ia dilantik sebagai direktur, Bobby juga sudah tahu mengenai hal itu.

Kala itu kepada wartawan Bobby mengaku akan melakukan evaluasi soal keberadaan Ikrimah dalam jajaran direksi PDAM Tirtanadi. Kesannya, Bobby cukup terkejut dengan keberadaan Ikrimah di acara partai itu.

“Semestinya ia tidak  bisa lagi terlibat dalam kegiatan politik. Saya akan evaluasi,” kata Bobby kala itu.

Namun evaluasi versi Bobby ini adalah evaluasi yang hanya manis di mulut. Nyatanya, evaluasi itu tidak pernah ia lakukan. Maklum, mereka sama-sama bernaung dalam partai yang sama.

Makanya Ikrimah pun tetap leluasa bermain di ranah politik dengan aktif dalam kegiatan Gerindra. Jangan heran kalau Tirtanadi juga menjadi sumber kekuatan finansial bagi Gerindra.***

 

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini