Partai Kebangkitan Bangsa melakukan manuver lebih cepat
dalam menyongsong Pemilu Presiden 2029. Saat berkunjung ke istana negara di Jakarta bertemu
Prabowo pada Rabu (4/2/2026), Ketua PKN
Muhaimin Iskandar bersama jajaran pengurus partai menyampaikan dukungan politik
terhadap arah kebijakan dan kepemimpinan Prabowo.
Pengurus PKB usai bertemu Prabowo Subianto di Istana Negara pada Rabu (4/2/2026)
Rombongan PKB yang hadir merupakan jajaran lengkap pengurus DPP serta para ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB dari seluruh Indonesia, yang sebagian besar merupakan kepengurusan baru.
Pada pertemuan itu Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyatakan partainya mendukung Prabowo Subianto melanjutkan kepemimpinan hingga periode kedua. Namun, terkait posisi wakil presiden, Cak Imin memilih tidak banyak berkomentar.
“Soal Wapres, tunggu dulu ya,” katanya.
Terlihat jelas kalau Cak Imin sangat meragukan kemampuan Gibran Rakabuming Raka dalam membantu pemerintahan Prabowo. Selain tidak cakap, kurang menguasai isu, dan minim wawasan, Gibran juga bermasalah soal latar belakang pendidikannya.
Berbagai kritik begitu deras mengalir dari lapisan masyarakat soal kualitas Gibran sejak ia dilantik sebagai Wapres. Semua orang percaya kalau ia politisi karbitan. Malah mencuat kabar ia pernah jadi pecandu narkoba.
Sejauh ini hanya ayahnya, Joko Widodo yang ngotot mendorong agar Gibran kembali mendampingi Prabowo pada Pemilu mendatang. Jokowi memang sangat berambisi mendorong anak dan menantunya untuk berkuasa demi melanggengkan dinasti politik mereka. Jika tidak berkuasa, bisa-bisa mereka akan terjerat kasus hukum.
Makanya Cak Imin menolak berbicara soal peluang wapres pada 2029. Untuk presiden, PKB mudah membuat keputusan, untuk Wapres, harus pikir-pikir dulu. Sepertinya PKB akan merasa malu kalau orang seperti Gibran yang kembali dicalonkan sebagai wapres.
Pernyataan tersebut disampaikan Cak Imin usai memperkenalkan kepengurusan baru Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB kepada Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/202
Selain itu, Cak Imin juga melaporkan PKB baru saja menyelesaikan pelaksanaan Akademi Politik Kebangsaan (Akpolbang) sebagai bagian dari penguatan kualitas kader partai.
“Kami baru menyelesaikan Akademi Politik Kebangsaan, Akpolbang, dimana calon-calon pengurus utama harus lulus mengikuti Akademi Politik Kebangsaan yang baru saja kami selesaikan beberapa hari yang lalu,” kata Cak Imin kepada wartawan usai pertemuan.
Cak Imin turut menyampaikan berbagai ide, gagasan, dan usulan strategis guna mendukung kesuksesan pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo. Menurutnya, PKB memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan dan program pemerintah yang secara langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“PKB mendukung penuh semua keputusan kebijakan dan program-program yang sangat dinikmati rakyat secara langsung. Bahkan kita siap menyukseskan upaya lanjutan dari seluruh program strategis itu,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, PKB juga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Prabowo di kancah global. Cak Imin menilai Prabowo memiliki pemahaman mendalam terhadap dinamika geopolitik internasional yang kompleks.
“Di Republik ini tidak ada satupun yang menguasai geopolitik internasional, dan kami meyakini Pak Presiden Prabowo amat sangat paham betul tentang peta geopolitik yang amat sangat rumit, kompleks, dan membutuhkan penanganan cepat dan khusus,” jelasnya.
Pokok utama pertemuan tersebut, Cak Imin mengungkap ada kesamaan agenda politik antara PKB dan Prabowo, khususnya dalam mendorong penerapan sistem ekonomi konstitusi sebagaimana diamanatkan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Ia menekankan sistem ekonomi konstitusi bertujuan memberikan akses permodalan yang adil, terutama bagi kelompok ekonomi kecil dan masyarakat lapisan bawah.
“Yang kecil saatnya mendapatkan akses permodalan, tidak hanya dimiliki dan dinikmati segelintir orang, tetapi justru yang paling bawah yang harus menikmati permodalan,” tuturnya.
PKB meyakini Prabowo mampu memimpin perubahan sistem ekonomi nasional ke arah yang lebih berkeadilan, dengan kehadiran negara sebagai pelindung ekonomi rakyat kecil. Cak Imin pun menyampaikan keyakinan penuh PKB terhadap keberhasilan kepemimpinan Prabowo, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
“Kami semua PKB yakin Presiden akan sukses melaksanakan ekonomi konstitusi ini, terutama pada aspek keadilan pemerataan dan keadilan ekonomi. Salah satunya kami puas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo,” jelasnya. ***