-->

Menjelang Konferensi MABIN ke-3, Tokoh Melayu Gelar Silaturahmi dengan AHY

Sebarkan:

 

Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama para tokoh MABIN usai silaturrahmi di Kantor Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Jakarta pada Kamis (29/1/2026). Fauzi Bowo selaku Ketua MABIN dan Syarifuddin Siba selaku Sekjen tampak berdiri di sebelah kanan dan kiri AHY.
Rombongan pengurus Perhimpunan Masyarakat Melayu Baru Indonesia (MABIN) melakukan kunjungan silaturrahmi ke Kantor Jakarta, Kamis (29/1/2026) guna bertemu Menko Agus Harimurti Yudhoyono. Para tokoh Melayu Baru itu melaporkan rencana persiapan pelaksanaan konferensi yang digelar di Jakarta awal April mendatang.

Mereka yang hadir pada silaturrahmi itu, antara lain, Fauzi Bowo (Mantan Gubernur DKI Jakarta yang juga Ketua Umum MABIN), Syarifuddin Siba (Sekjen), Margani H Mustar ( Ketua Harian), Husen Hardiman (Wakil Sekjen), Mayjen (Purn) Nachrowi Ramli (tokoh Betawi), Irmansyah Lubis (Panitia Konferensi) dan juga perwakilan MABIN Sumut serta MABIN Riau.

Para tokoh tersebut melaporkan rencana pelaksanaan konferensi yang akan melibatkan sejumlah tokoh Melayu di Indonesia. 

Para pengurus melaporkan kegiatan itu ke AHY mengingat warga Melayu yang tersebar di berbagai penjuru negeri juga merupakan bagian dari infrastruktur moral yang membutuhkan penguatan demi kesatuan bangsa.

Pada pertemuan itu, Fauzi Bowo dan Syarifuddin Siba menjelaskan secara detail tentang organisasi yang mereka pimpin.

Syariduddin Siba selaku salah satu pencetus berdirinya Mabin menyebutkan bahwa Melayu yang masuk ketegori MABIN bukanlah melayu dalam pengertian etnis, melainkan melayu berdasarkan rumpun.  

Rumpun Melayu itu dipersatukan dalam akar budaya dan agama yang sama, Islam. Melayu serumpun itu tersebar di  berbagai wilayah di Indonesia, tidak hanya di Sumatera, tapi juga di Jawa, Sulawesi, Kalimantan dan lainnya.

“Jadi Melayu yang masuk kategori Mabin bukanlah satu etnis saja, tapi berdasarkan rumpun yang disatukan akar budaya yang sama. Setidaknya ada 16 Provinsi di Indonesia tempat berkembangnya rumpun Melayu ini,” ujar Syarifuddin Siba, tokoh Melayu asal Sumut.

Mabin sendiri terbentuk dalam sebuah musyawarah sejumlah tokoh Melayu nasional di Desa Sei Baharu, Hamaparan Perak, Sumatera Utara pada 16 Pebruari 2004.  Selain Syarifuddin Siba dan Fauzi Bowo, tokoh lain yang ikut mendeklarasikan organisasi ini adalah Syamsul Arifin (mantan Gubernur Sumut), Johar Arifin (tokoh Melayu Deli) dan lainnya.

Tujuannya, tidak lain untuk menyatukan kelompok rumpun Melayu yang berserak menyebar di berbagai wilayah Nusantara.

Fauzi Bowo mendapat kepercayaan selama dua periode memimpin organisasi ini. Dalam perjalanannya, MABIN telah melakukan serangkaian kegiatan budaya dan ilmiah guna mempersatukan rumpun Melayu yang ada di Indonesia. Kerjasama budaya dengan Melayu ASEAN, seperti Malaysia, Singapura dan Brunai, juga terjalin dengan baik.

Di tengah arus globalisasi yang begitu kencang, Fauzi Bowo, Syarifuddin Siba dan tokoh MABIN lainnya berharap ikatan persaudaraan masyarakat rumpun Melayu tetap harus dirawat sehingga  bisa menjadi salah satu fondasi penguatan bangsa.

“Dan kita berharap Menko AHY berkenan mendukung langkah ini,” kata Fauzi Bowo.

Menko AHY bersama tokoh Melayu Sumatera Utara yang juga salah satu penggagas MABIN, Syarifuddin Siba
Penjelasan dari para tokoh MABIN itu tentu saja mendapat sambutan antusias dari AHY. Semula AHY sempat mengira Melayu yang dimaksud adalah etnis Melayu yang banyak berkembang di Sumatera.

Setelah mendapat penjelasan itu, AHY paham bahwa Melayu dalam kategori MABIN berdasarkan rumpun, di mana etnis Jawa, Bugis, Betawi, Dayak, Melayu Kalimantan  dan lainnya juga masuk dalam rumpun itu. Tak heran jika banyak tokoh dari  berbagai etnis bergabung dalam organisasi berbasis  budaya ini.  Fauzi Bowo yang memimpin MABIN selama dua periode adalah tokoh Betawi.

Usai silaturrahmi, pengurus MABIN merasa  bahagia karena AHY berkenan mendukung pelaksanaan konferensi yang berlangsung pada 1 April mendatang. 

Selain akan memilih pengurus baru, konferensi itu juga akan menghadirkan sejumlah  tokoh nasional guna membahas upaya merekatnya persaudaraan rumpun Melayu di Indonesia dan ASEAN.

“Soal siapa nanti Ketua MABIN terpilih, itu kita serahkan pada peserta konferensi,” ujar Syarifuddin Siba.

Saat menyambut kunjungan para tokoh MABIN itu, AHY didampingi sejumlah pembantu utamanya, antara lain, Sigit Raditya (Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi) dan  Irjen (pol) Arif Rachman (staf khusus bidang percepatan Pembangunan). ***

 

 


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini