-->

Banyak Umat Kristen Indonesia Memuji Israel, Tapi Lihat Perlakuan IDF Terhadap Patung Jesus Ini

Sebarkan:
Aksi pengrusakan patung Jesus yang ada di Lebanon Selatan oleh pasukan Israel Defense Forces

Patung Jesus yang berdiri di Desa Debl, Lebanon Selatan, yang berdiri sejak lama pada dasarnya sangat dihormati warga lokal, termasuk umat muslim di sekitar desa itu. Namun patung itu dianggap pajangan kotor oleh pasukan Israel. belum lama ini sekelompok anggota pasukan Israel Defense Forces (IDF) terlibat menghancurkan patung itu dengan palu godam hingga akhirnya hancur berantakan.

Video penghancuran patung Jesus itu beredar luas di dunia maya dan sehingga mengundang kecaman banyak pihak.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengakui  bahwa yang video penghancuran patung Jesus itu direkam oleh pasukan mereka. Ia pun tidak membantah kalau anggota IDF yang merusak patung itu dengan palu godam.

Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial X Netanyahu mengakui semua itu. Dia mengaku "terkejut dan sedih" atas insiden tersebut.

"Kemarin, seperti mayoritas besar warga Israel, saya terkejut dan sedih mengetahui bahwa tentara IDF merusak ikon keagamaan Katolik di Lebanon selatan. Saya mengutuk tindakan tersebut dengan sekeras-kerasnya," kata Netanyahu, melansir Al Arabiya (20/4).

Ia berupaya membela diri dengan mengatakan hal itu sebuah langkah yang tidak disengaja.

"Sebagai negara Yahudi, Israel menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai Yahudi tentang toleransi dan saling menghormati antara orang Yahudi dan penganut semua agama," kata Netanyahu.

Kasus pengrusakan patung Jesus ini sedang diselidiki oleh Komando Utara dan tindakan yang tepat akan diambil berdasarkan temuan tersebut, kata militer.

Diketahui, pasukan Israel telah berulang kali menyerang situs-situs keagamaan, termasuk masjid dan gereja, serta tokoh-tokoh agama, di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki. Israel juga secara rutin melarang para jamaah memasuki tempat-tempat suci. Yang terbaru adalah menutup Masjid Al Aqsa dan mencegah perayaan Paskah berlangsung di Yerusalem.

Video penghancuran patung Jesus oleh IDF beredar luas di media sosial 

Sayangnya, yang paling banyak mengutuk tindakan pasukan Israel ini hanya umat muslim. Sebaliknya, umat lain banyak yang diam. Malah ada yang memuji tindakan pasukan Israel. 

Mereka menganggap bahwa pasukan Israel adalah pasukan yang dimuliakan. Seakan menyebut bangsa Israel itu adalah bangsa besar yang harus dihormati umat Kristen.

Padahal pada kenyataanya,sSebagian warga Israel sangat benci umat Islam dan umat Kristen. Mereka ingin merebut masjid-masjid yang ada di wilayah jajahan mereka. Ada yang kemudian mengganti masjid sebagai tempat suci umat Yahudi.

Sedangkan untuk gereja, pasukan Israel ingin menghancurkannya karena tidak suka dengan berhala jesus. Sebagian warga Israel juga kerap meludah di depan umat Kristen.

Yang mengejutkan, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir dalam sebuah wawancara pada Pada 4 Oktober 2023 pernah mengatakan bahwa meludah di depan umat Kristen adalah hal yang wajar.

“Saya menilai meludahi orang Kristen bukanlah kasus kriminal. Saya pikir kita perlu menindaklanjutinya melalui pengajaran dan pendidikan. Tidak semua tindakan itu harus dilakukan dengan penangkapan.” ***

Sampai sekarang pun tradisi meludah di depan umat Kristen masih banyak dilakukan warga Yahudi di Israel.  Makanya, sangat aneh kalau ada umat Kristen begitu memuji bangsa Israel sebagai bangsa yang harus dimuliakan.

Pengrusakan patung Jesus di Libanon Selatan itu menunjukkan wajah Yahudi yang begitu benci dengan berhala Jesus. Selama bertahun-tahun patung itu berdiri tegak di Lebanon, tidak pernah sekalipun diganggu warga setempat. Kini patung itu hancur karena ulah pasukan IDF. **

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini