-->

Sepakat dengan Jusuf Kalla, PDIP Beberkan Rangkaian Pengkhianatan Jokowi

Sebarkan:
Politisi PDIP Guntur Romli

Wajar jika Jusuf Kalla kecewa dengan Jokowi dan marah kepada para ‘Ternak Mulyono ‘(Termul), istilah bagi pendukung fanatik Jokowi. Pasalnya, JK dituding terlibat mendanai operasional pengungkapan ijazah palsu Jokowi. Padahal ia sama sekali tidak pernah menyentuh masalah itu.

Bahwa kemudian JK meminta Jokowi agar  menyelesaikan masalah itu dengan menunjukkan ijazah aslinya, semuanya karena JK terus  dikait-kaitkan dengan masalah itu. Sampai-sampai Termul membuat video yang menyebut JK menggelontorkan dana Rp5 miliar untuk operasional pengungkapan ijazah palsu itu.

Hal ini yang membuat JK sangat marah. Ia pun emosi dengan membeberkan kisah perjalanan politik Jokowi hingga bisa melenggang sebagai gubernur DKI Jakarta dan kemudian terpilih sebagai Presiden RI pada Pemilu 2014.

"Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo untuk jadi Gubernur. Saya bawa. Saya ke Ibu Mega, 'Ibu ini ada calon baik orang PDIP'. 'Ah jangan'. Saya datang lagi, akhirnya beliau setuju jadilah Gubernur," kata JK meniru percakapan dengan Megawati.

"Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi Presiden karena saya. Kan tanpa Gubernur mana bisa jadi Presiden?" ujar JK dalam press conference pada Minggu (19/4/2026) di Jakarta

JK terpaksa membongkar semua itu karena ia merasa dikhianati oleh Jokowi dan para Termul peliharaannya. Ia tadinya sama sekali tidak mau campur soal ijazah Jokowi itu,  tapi kemudian tetap diseret-seret.

“Bukan hanya saya yang diseret, tapi juga Puan Maharani, juga AHY dan lainnya. Itukan fitnah keji..!” ujar JK.

Amarah JK itu mendapat dukungan dari politisi PDIP. Mereka mengakui semua pernyataan JK itu. PDIP juga sepakat menyebut kalau Jokowi adalah sosok pengkhianat yang tidak tahu diuntung.

Politikus PDIP Guntur Romli lantas menyinggung rangkaian jejak pengkhianatan Presiden ke-7 itu.

“Dia memang tidak sadar diri, penghianat besar!” ujar Guntur Romli.

PDIP sebenarnya sudah tutup buku dengan Jokowi dan keluarganya. Mereka sudah enggan untuk membahas dan dikaitkan dengan Jokowi. 

Namun sikap Jokowi dan perilaku Termul kepada JK membuat PDIP kembali panas. Apalagi nama Puan Maharani pernah disebut-sebut ikut berada di balik pengungkapan ijazah palsu Jokowi itu.

“Saya kira bukan hanya PDIP dan Pak JK saja yang menjadi korban pengkhianatan Jokowi. Ia juga berkhianat kepada  Pak Anies Baswedan dan Pak Tom Lembong yang semuanya pernah membantu beliau, " imbuh Guntur Romli.

Sementara Jokowi tidak mau memberi tanggapan panjang tentang pengkhianatan yang ia lakukan. Ia pun tidak menyalahkan para Termul yang selalu membelanya.

Jokowi hanya mengaku, “Saya inikan orang kampung hehehe,” katanya. ***

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini