-->

Warga Medan dan Deli Serdang Mengalami Krisis Air Bersih, Tirtanadi Tuding PLN Biang Keroknya

Sebarkan:

Instalasi jaringan air PDAM Tirtanadi
Tidak disangka, pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Sumatera Utara sejak Kamis (4/6/2026) berdampak pada layanan air bersih di wilayah Medan dan Deli Serdang. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi mencatat sedikitnya tujuh kecamatan mengalami gangguan pasokan air sejak Selasa (9/6/2026) malam akibat kerusakan mesin dan pipa instalasi pengolahan air.

Adapun wilayah yang terdampak di Kota Medan meliputi Kecamatan Medan Amplas, Medan Kota, Medan Area, Medan Perjuangan, dan Medan Maimun. Sementara di Kabupaten Deli Serdang, gangguan terjadi di Kecamatan Delitua dan Percut Sei Tuan.

Direktur Utama Tirtanadi, Ardian Surbakti, mengatakan penyebab kerusakan jaringan air itu terjadi akibat pemadaman listrik yang berulang dalam beberapa hari terakhir sehingga mesin untuk jaringan air rusak.  

"Penyebab matinya air di IPAM Delitua ini salah satunya adalah kerusakan daripada mesin-mesin kita. Karena mungkin beberapa minggu terakhir sering sekali terjadi pemadaman listrik yang berulang kali, sehingga banyak komponen daripada mesin-mesin kita yang terganggu dan rusak," kata Ardian saat meninjau lokasi pipa yang rusak di Delitua, Rabu (10/6/2026).

Menurut Ardian, pemadaman listrik yang berulang juga menyebabkan tekanan air di dalam jaringan pipa berubah-ubah secara ekstrem hingga memicu kerusakan di sejumlah titik.

"Karena memang selama ini padam listrik berulang kali sehingga tekanan pada pipa kita juga berulang kali terjadi turbulensi, sehingga banyak pipa-pipa kita yang pecah," ujarnya.

Ia menyebut kerusakan terparah terjadi di wilayah Delitua. Salah satu pipa berdiameter 1.000 milimeter dilaporkan pecah dan harus diganti.

"Itu yang paling berdampak karena memang pipanya harus kita ganti, pipanya itu pecah. Namun beberapa titik yang lain dapat diperbaiki secara normal," kata Ardian.

Tirtanadi menargetkan seluruh proses perbaikan dapat rampung pada Rabu sehingga distribusi air bersih kembali normal secara bertahap mulai Kamis (11/6/2026).

"Mudah-mudahan hari ini kita bisa menyelesaikan semua itu dan diharapkan besok siang atau sore hari air sudah bisa hidup kembali," ujarnya.

Berawal dari Kerusakan Tower PLN

Sebelumnya, cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan kerusakan pada 12 tower transmisi PLN di Sumatera Utara pada Kamis (4/6/2026) malam. Kerusakan terjadi pada jalur Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Galang-Simangkuk, meliputi robohnya tower T18, T19, dan T20 serta kerusakan struktur pada tower T17 dan T21.

Akibat gangguan tersebut, PLN menerapkan pemadaman listrik bergilir selama 3 hingga 4 jam per hari di sejumlah wilayah, termasuk Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Langkat.

Kerusakan itu yang berbuntut hingga sekarang ini sehingga beberapa kawasan di Medan dan Deli Serdang harus mengalami pemadaman bergilir.

Anehnya, Gubernur Bobby Nasution sudah menegur PLN akibat kerusakan dan  pemadaman itu. Namun ia sama sekali tidak menegur pihak PDAM Tirtaanadi. Malah manajemen Tirtanadi menuding PLN sebagai biang kerok rusaknya jaringan air di Medan dan Deli Serdang. ***

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini