![]() |
| Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto |
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sumatera Utara. Salah satu pihak yang ikut diamankan dalam OTT tersebut adalah Bupati Langkat, H Syah Afandin.
"Benar," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi Kajianberita.com, Jumat pagi (3/6/2026).
Namun, Fitroh belum rinci siapa lagi yang turut diamankan dalam OTT tersebut, termasuk perkara yang sedang mereka selidiki.
Sebelumnya informasi dihimpun menyebut tim awak media ini menyebutkan kalau KPK melakukan OTT di Binjai pada kamis petang untuk menangkap seorang kepala daerah yang terlibat korupsi anggaran pembangunan. Kepala daerah itu dibawa untuk menjalani pemeriksaan kilat di Polrestabes Medan sebelum diterbangkan ke Jakarta.
Suasana pemeriksaan di Polrestabes sempat tegang karena ada tangkapan yang mencoba melawan. Ketegangan terlihat jelang tengah malam sekitar pukul 23.27 WIB. Namun bisa diredakan petugas. Selain menangkap tersangka, petugas juga terlihat membawa sebuah koper berwarna abu-abu.
Sampai hari ini pemeriksaan intentif masih dilakukan terhadap Syah Afandin yang akrab disapa dengan julukan Ondim.
Syah Afandin dalah politikus Partai Amanat Nasional yang menjabat sebagai Bupati Langkat untuk masa jabatan 2025–2030. pada peride sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Bupati Langkat untuk masa jabatan 2019–2024.
Di tengah masa jabatan sebagai wakil bupati, Ondim kemudian ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat sejak 20 Januari 2022 setelah Bupati Langkat pada masa itu, Terbit Rencana Perangin-angin dijaring KPK dalam kasus korupsi.
Ondim adalah adik kanding dari mantan gubernur Sumut, almarhum Syamsul Arifin.
Syamsul Arifin juga pernah menjabat Bupati Langkat selama dua periode (1999-2009. Ironisnya, di masa menjabat bupati, Syamsul juga tersangkut korupsi. Syamsul ditangkap justru saat ia baru setahun menduduki jabatan gubernur Sumut Oktober 2010.
Dengan kasus penangkapan ini, berarti Ondim mengalami nasib yang hampir sama seperti abangnya. ***
