Bisa jadi beberapa massa yang datang merupakan massa bayaran. Pokoknya dengan segala cara PSI akan mengerahkan massa sebanyak banyaknya untuk menyambut Jokowi di setiap daerah, sebab mereka ingin menunjukkan bahwa Jokowi masih memiliki banyak pendukung.
Untuk menggerakkan massa itu, PSI pasti akan mengeluarkan modal besar. Mereka tidak peduli sebab ada sejumlah pengusaha yang membiayai operasional partai itu.
Dengan menunjukkan banyaknya massa yang menyambut Jokowi, tentunya itu menjadi sinyal keras kepada Prabowo agar jangan sampai mengkhianati komitmennya dengan Jokowi. Komitmen itu adalah patuh, tunduk dan melindungi Jokowi dan keluarganya dari berbagai ancaman hukum.
Sinyal itu sekaligus merupakan alat tekan bagi Prabowo agar tetap memperhitungkan kekuatan politik Jokowi pada Pemilu 2029 nanti. Setidaknya sinyal itu dapat memaksa Prabowo untuk kembali menggandeng Gibran pada Pemilu 2029.
Makanya jangan heran jika sejak awal Jokowi sudah mengampanyekan bahwa pasangan Prabowo-Gibran tetap maju pada Pemilu mendatang. Berlanjut ke periode kedua..!
“Mereka akan tetap berpasangan untuk lima tahun lagi,” Jokowi. Tentu saja perintah itu menjadi pegangan bagi para pengikutnya untuk menjalankan pesan tersebut.
Jokowi mempertahankan keluarganya duduk di kekuasaan, sebab jika yang menjabat presiden bukan yang dekat dengannya, alamat nasib keluarga itu bakal berpotensi terjerat hukum mengingat banyak sekali kebijakan Jokowi yang merugikan negara.
Anak-anaknya juga terindikasi korupsi, terutama menantunya Bobby Nasution yang santer dikabarkan ikut bermain dalam menyelundupkan nikel ke China.
Begitu juga dengan Kahiyang Ayu, istri dari Bobby juga beberapa kali namanya disebut di persidangan kasus korupsi tambang di Pengadilan Maluku Utara.
Jokowi sendiri mendapat julukan sebagai salah satu pemimpin paling korup di dunia. Selama 10 tahun memimpin negeri, daya hancurnya bagi keuangan negara sangat besar.
Ia terkenal sebagai presiden yang kerap menebar janji-janji manis yang tak terbukti. Tak heran jika Jokowi mendapat julukan the king of lip service alias si raja dusta.
Lampung ada wilayah pertama yang akan dikunjungi Jokowi pada awal Juni pekan depan. Sejumlah politisi PSI sudah bersiap mengerahkan massa sebanyak-banyaknya untuk menyambut kehadiran Jokowi di kota itu. Mereka yakin, setiap kunjungan Jokowi ke sebuah wilayah akan mampu mendongkrak suara partai itu.
Setelah Lampung, menyusul sejumlah wilayah di Jawa dan Indonesia Timur.
Pada saatnya nanti, Jokowi juga akan mengunjungi Sumatera Utara. Di wilayah ini ia akan berupaya membantu memperkuat citra menantunya Gubernur Bobby Nasution.
Hubungan antara Jokowi dan menantunya Bobby sebenarnya tidak terlalu mesra mengingat Bobby pernah disebut-sebut berselingkuh dengan salah seorang selegram kota Medan bernama Clara Wirianda. Malah mencuat kabar kalau perselingkuhan mereka telah menghasilkan seorang anak perempuan yang sekarang dirawat oleh pasangan artis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Namun di ruang publik, isu ini terus berupaya ditutup oleh Jokowi dan keluarganya. Ia tetap berupaya membantu kampanye Bobby agar kekuasaan keluarga Solo itu tetap berjaya di wilayah Sumatera.
Selain ingin mempertahankan anaknya Gibran tetap sebagai wakil presiden, Jokowi juga berupaya mendukung Bobby kembali terpilih sebagai gubernur Sumut pada Pilkada 2029. Mencuat kabar kalau ia juga akan mendorong putra bungsunya, Kaesang Pangerap yang menjabat ketua Umum PSI bisa naik sebagai menteri.
Bagi Jokowi, kekuasaan itu adalah kenikmatan yang harus dicapai demi keamanan keluarga mereka dari jeratan hukum. Bagi Jokowi, soal kepantasan dan kecerdasan bukanlah hal yang penting. Yang penting adalah berkuasa dan bisa mengumbar janji yang membuat orang-orang terlena. ***
