Ketika ada pengurus Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam sibuk
gontok-gontokan dan heboh dengan urusan tambang dan menjilat penguasa, Ormas
Muhammadiyah tetap mulus menjalankan kiprahnya untuk membimbing umat. Begitu
rapinya kinerja Muhammadiyah, sehingga Dewan Muslim Inggris (Muslim Council of Britain/MCB)
memasukkan sebagai anggota organisasi itu.
Pengurus Muslim Council of Britain mengakui totalitas Muhammadiyah dalam pembinaan umat
Dengan demikian, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia kini resmi diakui menjadi bagian dari organisasi agama Islam satu-satunya dari Indonesia yang bergabung sebagai anggota Dewan Muslim Inggris (Muslim Council of Britain/MCB).
Keanggotaan tersebut diharapkan memperkuat kontribusi komunitas Muslim Indonesia sekaligus kiprah diaspora di Inggris.
Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, mengatakan bergabungnya Muhammadiyah dalam MCB bukan sekadar capaian organisasi, tetapi menjadi amanah untuk terus memberikan manfaat bagi umat.
"Kami berharap langkah ini bisa membuka jalan bagi organisasi-organisasi Indonesia lainnya untuk turut ambil bagian, sehingga suara dan kontribusi komunitas Muslim Indonesia di Inggris semakin kuat dan beragam," kata Ince dalam keterangannya ke redaksi Kajianberita.com , Jumat (31/7).
Ucapan selamat atas bergabungnya PCIM Britania Raya dan Irlandia ke dalam MCB juga disampaikan dai sekaligus akademisi Dr Oki Setiana Dewi saat mengisi pengajian yang diselenggarakan Keluarga Islam Indonesia di Britania Raya (KIBAR) Sheffield bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Sheffield di Croft House Centre, Sheffield, Rabu (29/7).
"Mudah-mudahan keberadaan Muhammadiyah menjadi satu kontribusi positif yang insya Allah bisa bermanfaat untuk umat," ujar Oki.
Pengajian yang mengangkat tema Leading by Example: Mendidik Generasi Cinta Ilmu, Menebar Manfaat dan Menjaga Kemuliaan Islam tersebut dihadiri sekitar 100 jamaah yang terdiri atas diaspora dan mahasiswa Indonesia di Sheffield dan sekitarnya.
Dalam tausiyahnya, Oki mengajak peserta mempersiapkan generasi penerus yang mencintai ilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi sesama.
Keanggotaan PCIM Britania Raya dan Irlandia di MCB dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas kontribusi organisasi Islam Indonesia di tingkat internasional, sekaligus memperkuat jejaring dengan komunitas Muslim di Inggris.
Kiprah kader Muhammadiyah juga tercermin melalui Ketua KIBAR Sheffield, Satria Januarto, yang merupakan kader Muhammadiyah sekaligus pengurus PCIM Britania Raya dan Irlandia. Kehadirannya menunjukkan peran kader Muhammadiyah dalam berbagai organisasi diaspora Indonesia di Inggris, termasuk dalam menggerakkan kegiatan keagamaan dan pembinaan umat di tingkat lokal.
Ketika Muhammadiyah terus berkiprah, ormas satunya lagi sedang sibuk mengatur siasat untuk menjilat penguasa. Bahkan ada ulama dari Ormas itu di Madura yang pernah mengerahkan massa untuk menyerang markas ormas lain di sana. Sampai-sampai ada yang mengancam mau membakar kantor Muhammadiyah.
Organisasi seperti itu semestinya tidak layak jadi penutan umat. Selain menjilat penguasa, mereka juga haus kekuasaan. Maklum, biaya operasional ormas itu sangat bergantung kepada asupan dana pemerintah. Tanpa dukungan dana pemerintah, mereka akan kelabakan.***