-->

Keracunan Usai Menikmati MBG Kembali terjadi di Deli Serdang, Ssttttt… Jangan Dikritik, Baca saja!

Sebarkan:

Sejumlah siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Galang, Deli Serdang, pada Jumat siang (18/9/2026) terpaksa dilarikan ke Puskesmas terdekat setelah mengalami pusing, mual dan muntah usai menikmati Makanan bergizi Gratis (MBG) yang diberikan pemerintah. Para siswa itu berasal dari empat SD, yakni SDN 101976 Desa Bandar Kuala sebanyak 7 Orang, SDN 106197 Desa Paku 13 orang, SDN 101961 Desa Timbang Deli sebanyak 17 Orang dan SDN 107827 Desa Titi Besi.

Total ada sekitar 38 orang anak yang diduga mengalami keracunan itu. Kejadian itu mencuat tidak lama setelah mereka menikmati MBG. Tentu saja para guru sempat panik. Mereka lantas bergerak cepat membawa anak-anak itu ke Puskesmas Galang.

Beruntung, tidak ada yang mengalami kondisi yang lebih parah. Sebagian sudah pulih setelah mendapat perawatan khusus. Sampai Jumat malam, hanya tersisa satu orang siswa yang harus mendapat penanganan lebih intensif sehingga ia harus menjalani rawat inap.

“Sudah ditangani dan sudah ada juga yang pulang, tadi pihak kami (dinas pendidikan) sudah turun kesana tadi Kabid sama Kasi tadi sudah mengecek siswa siswi ke Puskesmas Galang” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Deliserdang Samsuar Sinaga sebagaimana dikutip dari Media24Jam.

Samsuar Sinaga belum bisa menyebutkan berapa banyak anak yang mengalami keracunan itu. Ia pun belum bisa memastikan kaitan kondisi anak-anak itu dengan MBG. Butuh uji laboratorium untuk memastikan tuduhan itu. Namun fakta yang terbantahkan bahwa anak-anak itu  mengalami masalah Kesehatan serentak setelah mengonsumsi MBG.

Samsur mengatakan, sampel makanan dan susu yang dinikmati anak-anak itu sudah diperiksa oleh Dinas Kesehatan setempat. Namun hasilnya belum keluar.

Sampai jumat sore, Kepala Dinas Kesehatan Deliserdang  Tetty menyebutkan kalau sampel makanan itu masih dalam pengecekan.

“Pokoknya masih diperiksa” kata Tetty.

Kasus keracunan ini bukan hal baru terjadi di Sumut. Sudah ada kasus yang lebih parah lagi. Entah sampai kapan kasus seperti ini akan terus terjadi.

Namun sebagaimana ucapan Gubernur Bobby Nasution, masyarakat diminta jangan sampai membahas hal negatif soal MBG. Lebih bagus membahas hal positifnya saja. Maka itu, rakyat diminta diam saja dalam menyikapi setiap terjadi kasus MBG yang diduga mengandung racun.

Jangan mengkritik, sebab kalau mengkritik nanti akan dianggap fitnah. Harusnya memuji, walau korban terus berjatuhan. Penguasa yang sekarang memang sangat membutuhkan pujian. ***

 

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini