-->

Mau Cari Dukungan, Gibran Mulai Sowan ke Kalangan Ulama, Dasar Telorr..!

Sebarkan:
Mendadak jadi islami. Terlihat Wakil Presiden Gibran Rakabuming bersilaturahmi dengan para Kiai Sepuh, Ibu Nyai, dan jajaran pengasuh Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (PP Dalwa), Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (16/10/2026).

Sejak kasus ijazah bodongnya dibongkar oleh Mahkamah Konstitusi, tekanan kepada wakil presiden Gibran Rakabuming Raka  untuk mundur dari jabatannya semakin menguat. Posisi Gibran semakin terpojok, sebab tidak ada satupun partai politik yang membelanya.

Merasa posisinya diujung tanduk,  para penasihat politiknya menyarankan Gibran mencari dukungan lain, yakni dukungan dari kalangan ulama. Oleh karena itu Gibran mulai melakukan kunjungan ke sejumlah tokoh agama untuk mendapatkan perlindungan politik.

Ulama yang pertama dikunjunginya pekan ini adalah  pengasuh Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (PP Dalwa), Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (16/10/2026). Alasannya, untuk memohon doa demi kebaikan bangsa Indonesia. 

Secara khusus, ia meminta doa untuk Presiden RI Prabowo Subianto agar diberi kekuatan dalam menjalankan amanah dan menghadapi berbagai tantangan bangsa. Namun sebenarnya di balik kunjungan itu, Gibran berharap bisa mendapat dukungan dari para ulama agar tidak digulingkan dari jabatan wapres. 

Tapi alasan ini berupaya ia tutupi. Ia mengaku kunjungan itu demi kepentingan bangsa.

"Mohon doa Kiai dan Bu Nyai, semoga Bapak Presiden selalu diberikan kekuatan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan bangsa saat ini," kata Gibran dikutip dari keterangannya, Jumat (16/10/2026). 

Dari keterangan Sekretariat Wakil Presiden, kedatangan Gibran disambut oleh pimpinan PP Dalwa, Abuya Al Habib Zain Hasan Baharun beserta jajaran pengasuh pesantren. 

Selama pertemuan tersebut, Gibran juga mengapresiasi dukungan para Kiai dan Ibu Nyai dalam memperluas akses pembelajaran teknologi bagi lebih dari 20.000 santri PP Dalwa. 

Kunjungan Wapres RI juga disebut dalam rangka meninjau pelatihan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan robotik bagi para santri dan tenaga pengajar. 

"Alhamdulillah pelatihan AI dan robotik bagi para santri bisa terlaksana berkat dukungan Kiai dan Bu Nyai," ujar Wapres Gibran. 

Selain santri, ia berharap para tenaga pengajar di sana dapat terus meningkatkan kapasitas, khususnya dalam pengembangan teknologi. Diharapkan, para pengajar dapat mendampingi para santrinya dalam menghadapi tantangan saat ini dan masa depan. 

"Saya berharap para pengajar juga terus meningkatkan kapasitas terkait teknologi, sehingga bisa terus mendampingi santri menghadapi gencarnya disrupsi yang terjadi," ucap Gibran. 

Setelah kunjungan ke pesantren di Jawa Timur itu, Gibran akan mengunjungi sejumlah pesantren dan tokoh ulama lainnya. Dengan demikian, dengan mendekatkan diri kepada ulama,  tekanan kepada dirinya soal ijazah yang tidak jelas itu, bisa mereda.

Begitulah politik, semua kekuatan terus dikerahkan demi melanggengkan kekuasaan. Kebohongan akan terus ditutupi dengan topeng lobi dan pemberian bantuan. Entah sampai kapan sandiwara seperti ini terus berjalan. **


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini