![]() |
| Mayjen Kristomei Sianturi yang kini dipercaya sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana |
Bertambah satu lagi putra batak yang bersinar dalam jajaran perwira TNI. Dia adalah Mayjen TNI Kristomei Sianturi yang pada Kamis 15 Oktober 2026 baru saja resmi dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan pelantikan itu, Kristomei bakal promosi menjadi Letjen karena jabatan kepala BNPB setara untuk jenderal bintang tiga.
Promosi jabatan yang diberikan kepada Kristomei ini tentu sangat mengejutkan mengingat ia baru saja menjalani masa promosi dari Brigadir Jenderal (Brigjen) menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) pada 6 Mei 2025 lalu.
Kristomei juga baru setahun menjabat sebagai Panglima Kodam XXI/Radin Inten yang membawahi wilayah Lampung dan Bengkulu.
Sebelum menjabat Pangdam, nama Kristomei Sianturi kerap muncul dalam setiap pemberitaan media karena jabatannya sebagai Kepala Pusat Penerangan TNI terhitung 14 Maret 2025 hingga 15 Agustus 2025. Tak heran jika ia dikenal sebagai sosok yang dekat dengan awak media.
Dengan menjabat sebagai Kepala BNPB, bisa dikatakan Kristomei merupakan salah satu perwira TNI dengan cahaya yang cukup gemilang. Alumni Akmil 1997 ini merupakan yang tercepat mencapai posisi bintang tiga untuk seangkatannya.
Pemilik nama lengkap H. Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si ini merupakan putra berdarah batak kelahiran Lampung pada 6 Mei 1976. Ayahnya merupakan perantauan dari Tapanuli yang pindah ke Lampung karena bekerja sebagai pedagang. Sedangkan ibunya seorang guru SMA di Kotabumi, Lampung Utara.
Kristomei sejak kecil memang bercita-cita menjadi seorang TNI, karena itu setamat SMP ia menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara, dan berlanjut menjadi taruna Akmil.
Setelah menyelesaikan pendidikan Akmil 1997, Kristomei lebih banyak mengembangkan karir di bidang Infanteri. ia pernah menjabat sebagai Wakil Komandan Yonif (Wadanyonif) Linud 328/Dirgahayu, kemudan sebagai Pamen Kostrad (Dik Seskoad), Pabandya Lat Ops Kostrad, Pabandya Lat Ops Kostrad, lalu pada 2013-2014 sebagai Danyonif Linud 305/Tengkorak.
Sejak 2015, karirnya di militer bisa dikatakan berjalan moncer. Kristomei kemudian dipercaya menjadi Komandan Distrik Militer (Dandim) 0424/Tanggamus hingga 2016, lalu naik menjadi Waasops Kasdivif 2/Kostrad pada 2016-2017.
Ketangkasannya dalam berkomunikasi mendorong panglima TNI menempatkan Kristomei sebagai kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) pada 2023-2024. Setelah itu, berturut-turut ia menjabat Danmentar Akmil, dan Wagub Akmil pada 2024.
Baru setahun menjabat Pangdam, pada Kamis (15/10/2026), Kristomei dipercaya menjabat sebagai Kepala BNPB, jabatan yang diperuntukkan bagi bintang tiga. Ia menggantikan Letjen TNI Suharyanto yang tahun depan bakal menjalani masa pensiun.
Mencuat pula kabar kalau pergeseran Suharyanto dari jabatan Kepala BNPB terkait dengan isu korupsi yang terendus KPK di lembaga itu. Apalagi adiknya juga terkait dalam kasus tersebut.
Dengan menduduki jabatan kepala BNPB, maka Kristomei resmi menjadi salah satu dari tiga putra berdarah batak yang berkarir cemerlang di militer dengan meraih bintang tiga dan bintang empat di pundaknya.
Dua nama putra Batak lainnya yang duduk di singgasana tertinggi militer adalah Jenderal Maruli Simanjuntak yang sekarang dipercaya sebagai Wakil Panglima TNI dari sebelumnya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, dan Letnan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon yang baru dilantik sebagai Wakil Menteri Pertahanan dari sebelumnya sebagai Kepala Staf Umum TNI.
Dua nama di atas adalah alumni Akmil 1992 yang tentu saja merupakan senior dari Kristomei.
Dengan usia yang masih 50 tahun, perjalanan Kristomei membangun karir militer masih cukup panjang. Dalam rentang 10 ke depan, ia sangat berpeluang meraih posisi bintang empat dan menduduki jabatan tertinggi di militer.
Perjalanan Karir Mayjen TNI Kristomei Sianturi
Lahir di Lampung 6 Mei 1976
Pendidikan Umum
- SMA Taruna Nusantara (1991–1994)
- S2 Manajemen Pertahanan Unhan (2012)
Pendidikan Militer
- Akmil (1994–1997)
- Sesarcab Infanteri
- Diklapa I
- Diklapa II
- Seskoad (2012)
- Sesko TNI (2019) Riwayat Jabatan
Jabatan Militer
- Wadanyonif Linud 328/Dirgahayu
- Pamen Kostrad (Dik Seskoad)
- Pabandya Lat Ops Kostrad
- Danyonif Linud 305/Tengkorak (2013-2014)
- Dandim 0424/Tanggamus (2014-2016)
- Waasops Kasdivif 2/Kostrad (2016-2017)
- Sespri Wakasad (2017)
- Kapendam Jaya (2017-2019)
- Asops Kasdam I/Bukit Barisan (2020-2022)
- Danrindam Iskandar Muda (2022)
- Paban IV/Opsdagri Sops TNI (2022-2023)
- Kadispenad (2023-2024)
- Danmentar Akmil (2024-2024)
- Wakil Gubernur Akademi Militer (2024-2025)
- Kepala Pusat Penerangan TNI (2025)Panglima Kodam XXI/Radin (Mei 2025- Oktober 2026)
- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (sejak 15 Oktober 2026 )
