-->

Pimpinan KPK Tunggu Hasil Pemeriksaan Dewas soal Sikap Penyidik yang Enggan Periksa Bobby

Sebarkan:

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Dewan Pengawas KPK terkait sikap penyidik yang menolak memeriksa Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam kasus korupsi proyek jalan di daerah itu. Setyo Budiyanto mengaku  tidak mempermasalahkan pemeriksaan penyidik dan jaksa penuntut itu.

“Kita menunggu apa hasil Kesimpulan dari Dewan pengawas dari pemeriksaan yang mereka lakukan,” kata Setyo Budiyanto.

Pemanggilan itu dilakukan untuk menindaklanjuti laporan dugaan upaya menghambat pemanggilan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam perkara tersebut. Setyo mempersilakan Dewas KPK menjalankan tugasnya sesuai kewenangan.

“Enggak ada masalah. Itu kan proses, ya. Namanya proses karena mungkin ada masyarakat yang melaporkan, orang yang menganggap sebagai keluhan, komplimen, dan lain-lain. Silakan saja, biar berproses,” kata Setyo kepada wartawan di kawasan Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Senin, 8 Desember.

Setyo meyakini proses klarifikasi yang berjalan pasti sesuai prosedur. “Kami juga akan menyikapi sesuai dengan tanggung jawab para penyidik. Kita tunggu saja hasilnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan Dewas KPK akan memberikan penjelasan yang dibutuhkan. “Nanti penjelasannya dari hasil klarifikasi yang dilakukan Dewas KPK. Semuanya kan bisa kelihatan,” lanjut Setyo, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK.

Sebelumnya, Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) melaporkan salah satu Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) KPK, AKBP Rossa Purba Bekti, karena diduga menghambat pengusutan keterlibatan menantu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Bobby Nasution, dalam kasus suap proyek jalan di Sumatera Utara. Laporan itu dibuat pada Senin, 17 November.

“Ada dugaan penghambatan yang dilakukan salah seorang Kasatgas KPK atas nama AKBP Rossa Purba Bekti,” kata perwakilan KAMI, Yusril, di Gedung ACLC atau Kantor Dewas KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Yusril menyebut pihaknya meminta KPK melakukan evaluasi dan audit internal secara menyeluruh. Ia menilai pemeriksaan Dewas terhadap Rossa merupakan langkah yang tepat mengingat sejumlah indikasi terkait kasus tersebut.

Sekretaris KAMI, Usman, juga menyoroti belum dipanggilnya Bobby Nasution hingga saat ini. “Tapi sampai hari ini KPK tidak memanggil Bobby Nasution sendiri,” tegasnya.

KAMI berharap laporan mereka dapat mendorong Dewas KPK memastikan independensi dan profesionalitas lembaga antirasuah tersebut.

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini