![]() |
| Rocky Gerung berbicara di Istana soal pelantikan kabinet baru karena ada rekannya Jumhur Hidayat yang dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup |
Rocky mengatakan dirinya datang sebagai wakil masyarakat sipil untuk menyaksikan pelantikan. Ia juga menyebut mengenal Jumhur sebagai aktivis, intelektual, dan tokoh buruh.
“Jumhur Hidayat itu mantan narapidana, tapi dia seorang intelektual. Dia belajar tentang perburuhan, ekonomi, lingkungan dari ITB,” kata Rocky, Senin, 27 April.
Menurut Rocky, Kementerian Lingkungan Hidup bukan kementerian biasa. Isu lingkungan sudah menjadi percakapan global dan dekat dengan kegelisahan generasi muda.
“Kementerian Lingkungan itu kementerian global sebenarnya, bukan sekadar kementerian di Indonesia. Karena isu lingkungan itu isu global,” ujarnya.Analisis politik
Rocky menyebut ada sekitar 70 juta Gen Z di Indonesia yang menunggu sikap pemerintah terhadap lingkungan. Menurut dia, kelompok ini akan menjadi rebutan suara politik pada 2029. Jika politisi tidak memahami etika lingkungan, kata Rocky, anak muda akan melihat pemerintah gagal membaca kegelisahan mereka.
“Mereka akhirnya harus hidup dengan bau busuk, dengan sampah, dengan ketidakpastian,” ucapnya.
Rocky menilai Jumhur bisa membawa perspektif masyarakat sipil ke sektor lingkungan. Latar belakang Jumhur sebagai aktivis dan tokoh buruh disebut membuatnya memahami masalah ekonomi dan politik.
Namun Rocky juga mengingatkan Kementerian Lingkungan Hidup rawan ditarik ke banyak kepentingan. Ia menyebut sektor lingkungan bisa menjadi arena pertengkaran oligarki dan politisi. Karena itu, Rocky mengatakan masyarakat sipil perlu ikut mengawasi kerja kementerian tersebut.
“Saya bukan bagian dari kabinet, tapi saya mau jaminkan masyarakat sipil akan bersama dengan Pak Jumhur,” katanya.
Rocky juga mengaku sempat bersalaman dengan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo sempat bercanda dengan menyebut dirinya masih disiden alias sosok pembangkang.
![]() |
| Anggota baru kabinet yang dilantik Senin (27/4/2026) |
Sebagaimana diberitakan, pada Senin ini Presiden Prabowo melantik pejabat baru dalam reshuffle kabinet terbaru. Pelantikan digelar di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Berikut daftar pejabat menteri dan pejabat setingkat menteri yang dilantik:
- Jumhur Hidayat menjadi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
- Hanif Faisol menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan
- Dudung Abdurachman menjadi Kepala Staf Kepresidenan
- Muhammad Qodari menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
- Hasan Nasbi menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi
- Abdul Kadir Karding menjadi Kepala Badan Karantina Indonesia
Dari enam nama itu, hanya Jumhur Hidayat yang merupakan pejabat baru, sedangkan yang lainnya hanya berputar di lingkup cabinet. Hanif Faisol misalnya, digeser jadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan dari posisi sebelumnya sebagai Menteri Lingkungan Hidup.
Adapun Hasan Nasbi sebelumnya pernah menjabat Kepala Badan Komunikasi Presiden yang diberhentikan karena heboh pernyataannya soal isu babi. Kini ia kembali mendapat posisi strategis sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Hasan Nasbi dikenal sebagai penjilat Prabowo.
Dari enam nama yang dilantik itu, sosok Jumhur cukup menarik perhatian karena ia pernah dihukum di masa Pemerintahan Jokowi selama 10 bulan penjara terkait protes terhadap UU Omnibus Law. Jumhur dinyatakan bersalah menyebarkan berita tidak lengkap yang dapat menyebabkan keonaran terkait omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).
Namun Jumhur saat itu tidak ditahan. Dengan demikian ia membantah pernah menjadi narapidana.
Di masa Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, nama Jumhur sebenarnya sudah sempat mencuat. Ia sempat menduduki jabatan sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI yang diangkat pada 11 Januari 2007 hingga 11 Maret 2014.
Setelah tidak lagi duduk di pemerintahan, Jumhur kemudian kembali aktif dalam pemberdayaan rakyat, terutama kaum buruh. Ia kemudian terpilih sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPSI) hasil Kongres ke-10 pada tanggal 16 Februari 2022 Periode 2022-2027.
Tadinya Jumhur dianggap lebih cocok menjabat Menteri Tenagakerja. Namun Prabowo lebih tertarik menempatkannya sebagai Menteri lingkungan hidup karena isu lingkungan juga penting untuk melibatkan masyarakat.
Meski demikian, Jumhur mengaku tetap akan memperhatikan nasib buruh. Setelah dilantik, Jumhur bernazar dirinya tetap akan turun ke jalan bersama massa buruh pada peringatan May Day, 1 Mei mendatang.
Ia menegaskan komitmennya untuk tetap mengawal isu kesejahteraan pekerja dari dalam pemerintahan. ***

