Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) yang akan berlangsung beberapa
pekan mendatang, mencuat sosok-sosok baru yang siap tampil merebut posisi ketua
DPD Golkar Sumut. Salah satunya yang cukup banyak mendapat dukungan adalah Andar Amin Harahap yang mengaku sudah mendapat
dukungan dari sejumlah pengurus DPD Goolkar kabupaten/kota.
Anggota DPR RI Andar Amin Harapan siap bersaing merebut jabatan Ketua Golkar Sumut
Tampilnya Andar Amin sebagai calon ketua dideklarasikan pada Sabtu 17 Januari lalu yang dimotori sejumlah pengurus Golkar kabupaten/kota se-Sumut. Andar dinilai figur yang tepat meneruskan posisi Musa Rajekshah yang dipecat oleh ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia. Dengan demikian Andar akan bersaing melawan Hendriyanto Sitorus, calon Golkar yang didukung oleh elit Golkar Sumut.
Andar dinilai merupakan sosok kandidat yang didukung arus bawah. Kehadiran Andar diyakini akan bisa mempertahankan posisi Golkar yang merupakan partai pemenang Pemilu di Sumut.
Deklarasi mendukung Andar Amin Harahap berlangsung di Kota Medan, Sabtu (17/1/2026), yang dihadiri dan didukung langsung 23 DPD atau hampir seluruh Ketua DPD Golkar tingkat kabupaten dan kota se-Sumut.
Andar Amin sendiri saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Padang Lawas Utara, yang juga Anggota DPR RI dari Dapil Sumut II. Ia dikenal sebagai kader Golkar yang tumbuh dari proses panjang, baik di jalur pemerintahan maupun organisasi partai.
Andar lahir di Padangsidimpuan pada 26 Januari 1982 dan sejak awal dikenal memiliki minat kuat pada bidang pemerintahan serta pelayanan publik. Pendidikan dasarnya hingga menengah diselesaikan di Kota Padangsidimpuan. Setelah lulus SMA, Andar melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), yang saat itu masih bernama STPDN. Ia meraih gelar Sarjana Sains Terapan Pemerintahan (SSTP) pada tahun 2005.
Tidak berhenti di jenjang sarjana, Andar kembali menempuh pendidikan lanjutan di IPDN dan menyelesaikan Magister Administrasi Publik pada tahun 2008. Latar belakang kepamongprajaan ini membentuk karakter kepemimpinannya yang dikenal sistematis, birokratis, dan berbasis tata kelola pemerintahan.
Karier publik Andar mulai menanjak saat ia terpilih sebagai Wali Kota Padangsidimpuan periode 2013-2018. Di usia relatif muda, ia memimpin kota kelahirannya dan menjadi salah satu kepala daerah termuda di Sumatera Utara pada masa itu.
Setelah menyelesaikan masa jabatan sebagai wali kota, Andar kembali dipercaya masyarakat melalui Pilkada sebagai Bupati Padang Lawas Utara periode 2018-2023. Kepemimpinannya di Paluta memperluas pengalaman administratif sekaligus memperkuat jejaring politiknya di kawasan Tapanuli Bagian Selatan.
Kiprah politik Andar berlanjut ke tingkat nasional. Pada Pemilu 2024, ia terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Sumatera Utara. Di parlemen, Andar duduk di Komisi II DPR RI, komisi strategis yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, serta reformasi birokrasi.
Di internal Partai Golkar, Andar bukan figur baru. Ia menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Padang Lawas Utara, sebuah posisi yang memberinya ruang luas untuk membina kader, memperkuat struktur, dan menjaga soliditas partai di tingkat akar rumput.
Konsistensinya membangun organisasi di daerah dinilai sebagai salah satu faktor utama derasnya dukungan dari DPD kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Banyak kader menilai Andar sebagai sosok yang memahami dinamika daerah sekaligus memiliki akses kuat di tingkat pusat.
Menguatnya dukungan terhadap Andar juga ditandai dengan bergabungnya sejumlah DPD yang sebelumnya memberi sinyal dukungan kepada figur lain. Bahkan, beberapa tokoh Golkar daerah memilih menarik diri dari bursa pencalonan dan secara terbuka menyatakan dukungan kepada Andar demi menjaga soliditas partai.
Dukungan 30 dari 33 DPD ini secara politik menempatkan Andar dalam posisi yang sangat unggul. Peta kekuatan menjelang Musda menunjukkan bahwa mayoritas pemilik suara menginginkan proses pemilihan yang kondusif dan berorientasi pada persatuan internal Golkar Sumut.
Dalam berbagai pernyataan, Andar menegaskan bahwa pencalonannya sebagai Ketua Golkar Sumut bukan semata ambisi pribadi, melainkan bentuk pengabdian sebagai kader. Ia menyebut Golkar sebagai partai terbuka dan demokratis yang harus dikelola dengan semangat kolektif dan kebersamaan.
Andar juga kerap menekankan pentingnya konsolidasi pasca-Pemilu dan Pilkada, serta penguatan struktur partai hingga ke tingkat desa.
Dengan latar belakang sebagai kepala daerah dua periode dan anggota DPR RI, Andar dipandang memiliki modal lengkap: pengalaman birokrasi, jejaring nasional, serta basis dukungan struktural di daerah. Kombinasi ini dinilai penting untuk menghadapi tantangan politik ke depan.
Jika rencana Andar Amin merebut ketua Golkar bisa berjalan, maka ia akan bersaing dengan Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) Hendriyanto Sitorus yang digadang-gadang mendapat dukungan dari elit Golkar.
Dengan demikian rencana Musda Golkar Sumut setidaknya telah menghadirkan dua figur sebagai calon ketua. Mencuat kabar kalau Andar Amin didukung oleh kelompok yang merupakan pendukung Musa Rajekshah alias Ijeck, sedangkan Hendriyanto merupakan kandidat yang didukung kelompok elit, termasuk Bahlil Lahadalia dan Bobby Nasution. **