-->

Orkes Melayu Lebah Begantong Tampil Memukau di Acara PAN, Diajak Prabowo Foto Bersama

Sebarkan:


Personil Lebah Begantong bersama Presiden Prabowo Subianto

Penampilan Band Orkes Melayu Lebah Begantong asal Medan mendadak berseliweran di media sosial dan masuk FYP setelah tampil dalam puncak HUT ke-28 PAN di Jakarta. Grup musik itu tidak hanya membawakan lagu, tetapi juga melontarkan pantun jenaka yang menyebut sejumlah pejabat yang hadir.

Presiden Prabowo Subianto ikut menikmati penampilan tersebut. Usai tampil, para personel Lebah Begantong dipanggil menghampiri Presiden dan kemudian berfoto bersama.

Nama-nama pejabat yang hadir ikut masuk dalam pantun mereka. Di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, Menko Pangan sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Menlu Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Pantun itu kemudian ikut menyebar di media sosial. Sufmi Dasco Ahmad bahkan mengunggah ulang potongan penampilan Lebah Begantong melalui akun media sosial resminya.

Lebah Begantong  adalah grup music rakyat dari Medan yang berdiri pada 2017. Pada awalnya, Lebah Begantong beranggotakan 10 orang dengan latar belakang berbeda, tetapi sama-sama tertarik pada musik dan budaya Melayu.

Perjalanan mereka juga tidak langsung dimulai dari panggung besar. Lebah Begantong sempat tampil dari satu tempat ke tempat lain tanpa bayaran demi mengenalkan kesenian Melayu kepada masyarakat.

Personel tidak semua beretnis Melayu. Ada juga seniman dari Etnis Mandailing, dan ada dari Toba. Personil awalnya terdiri dari Najibullah Al Maidani Lubis, Eva Gusmala Yanti, Muhammad Sadikin, dan Fahri Azwar Situmorang sebagai vokalis. Zainal Arifin Nasution memainkan gitar, Kiki Citra Asmara pada keyboard, Muhammad Rizwan pada biola, Muhammad Kholidi memainkan pak pong, Angki Chamaro Siahaan pada drum, dan Jamaluddin pada akordion.

Yang membuat mereka mudah dikenali bukan hanya musik Melayu, tapi pantun jenaka yang diselipkan di sela pertunjukan justru menjadi salah satu daya tarik utama.

Cara itu membuat penonton Lebah Begantong makin beragam. Jika pada awalnya lebih banyak dinikmati kalangan berusia 40 tahun ke atas, penampilan dengan pantun jenaka kemudian mulai menarik perhatian anak muda.

Nama Lebah Begantong makin dikenal setelah video pertunjukan mereka beredar di media sosial. Pada 2020, salah satu penampilan mereka juga sempat viral di Sumatera Utara.TV & Video Mereka membawakan sejumlah lagu seperti Udin Sedunia, Tundang-Tundangan, dan Tanjung Katung. Pada 2018, Lebah Begantong sudah memiliki mini album berisi enam lagu.

Panggung mereka kemudian meluas ke berbagai daerah di Indonesia hingga Malaysia. Dari grup yang dulu tampil tanpa bayaran, Lebah Begantong kini kembali mencuri perhatian setelah pantun mereka di HUT PAN berseliweran di media sosial.

Lebah Begantong semakin terkenal sejak grup ini kerap diundang menghadiri acara ulang tahun pejabat. Lalu kemudian sejak 2020 semakin banyak partai politik dan organisasi di Sumut yang mengajak mereka tampil di acara politik.  Sejak itu nama grup ini semakin meluas sehingga beberapa kali diundang mengisi acara di televisi nasional.

Partai yang awalnya paling sering mengundang Lebah Begantong adalah Partai Demokrat. Karena daya tariknya yang tinggi, PAN juga ikut menghadirkan mereka pada resepsi ulang tahun di Jakarta pada Sabtu malam lalu.

Di sinilah Lebah Begantong pertama kali tampil di depan presiden Prabowo dan sejumlah menteri lainnya secara serentak. Tak heran, personal band ini -- yang memang terkenal jago meracik pantun – langsung mendapat sambutan yang antusias hingga akhirnya diajak Prabowo foto bersama.

Awal berdirinya, Lebah Begantong bisa diundang dengan biayaa Rp 3juta atau Rp4 juta. Sekarang, setelah namanya terkenal, kontrak mereka melonjak tajam. Bahkan bisa mencapai Rp100 juta sekali tampil. Hebat…!***

 

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini