-->

China Mulai Produksi Supercar Listrik yang Gahar dengan Kecepatan Tinggi

Sebarkan:

YangWang U9, supercar listrik  buatan China
China semakin menggila dalam melahirkan produk mobil listrik dengan teknologi yang canggih. Tidak hanya memproduksi mobil untuk kebutuhan sehari-hari, perusahaan di China juga bersaing melahirkan mobil supercar berkecepatan tinggi, tapi semuanya menggunakan energi listrik.

Seperti yang tampak pada pekan ini, sebuah Perusahaan otomotif China  mencuri perhatian industri otomotif global karena menghadirkan supercar listrik berforma tinggi. Supercar itu juga disebut-sebut mampu menandingi mobil sport buatan Eropa.

Kendaraan itu menampillan bentuk yang sangat mempesona dengan mengandalkan baterai listrik berukuran kompak dan berkapasitas besar.  Salah satunya YangWang U9. Mobil tersebut mencetak rekor kecepatan tertinggi baru-baru ini.

Denza juga memperkenalkan Z bermotor tiga yang menghasilkan tenaga 1.582 hp dan dibanderol lebih murah dibandingkan Porsche 911 Carrera 4 GTS. Baik Denza maupun YangWang U9 sama-sama produksi perusahaan raksasa BYD.

Adapula  Great Wall Motors (GWM) yang mengembangkan supercar bermesin tengah miliknya sendiri dan mobil tersebut tidak akan sepenuhnya menggunakan tenaga listrik. Model baru GWM akan menggunakan mesin V8 4,0 liter twin-turbocharged plug-in hybrid (PHEV) yang telah diperkenalkan oleh merek tersebut tahun lalu.

Mobil tersebut juga akan menggunakan struktur monocoque berbahan serat karbon yang ringan.

GWM sebelumnya mengatakan model tersebut akan diarahkan langsung untuk bersaing dengan Ferrari SF90 Stradale.

Kehadiran mobil supercar buatan China ini tentu saja membuat perusahaan mobil supercar yang sudah mapan, seperti Lamborghini dan Ferrari, mulai kecut. Meski demikian CEO Lamborghini Stephan Winkelmann mengaku tidak gentar menghadapi persaingan mobil sport listrik asal Tiongkok itu.

Menurut Stephan, mobil-mobil China tersebut tidak mampu menandingi sensasi emosional yang ditawarkan model Lamborghini. Sebab, kata dia, mobil China lebih banyak berfokus pada model untuk pasar massal. Namun, beberapa di antaranya mulai memperluas jajaran produknya dengan menghadirkan mobil sport dan supercar berperforma tinggi.

“Kami tidak melihat ini sebagai ancaman, karena mereka membuat mobil listrik," kata Winkelmann.  Dia menambahkan bahwa merek-merek China tidak dapat bersaing dalam hal “performa mobil kami, suara, dan emosi.” 

Uji coba YangWang U9
Sebagian pihak mungkin berpendapat bahwa Winkelmann seharusnya memperhatikan performa yang ditawarkan para pendatang baru dari China. Namun, dia memang memiliki alasan kuat ketika berbicara mengenai suara dan emosi yang dihasilkan model-model Lamborghini.

Secepat apa pun sebuah mobil listrik, kendaraan tersebut akan selalu kesulitan menyamai sensasi yang diberikan supercar dengan mesin pembakaran internal yang menghasilkan suara khas dan membangkitkan emosi.

Masih harus dilihat apakah merek-merek China seperti GWM dan BYD mampu membuat supercar bermesin pembakaran sebaik kemampuan mereka dalam membangun mobil listrik berperforma tinggi. Namun, seiring berjalannya waktu, Lamborghini mungkin akan dipaksa untuk mulai memperhatikan mereka. (Antara/jpn)

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini