![]() |
| Counter Check in Bandara Kualanamu sepi karena terhentinya semua penerbangan dari dan ke Jakarta |
Ditutupnya operasional Bandara Soekarno Hatta juga berdampak kepada bandara yang memiliki tujuan penerbangan ke wilayah itu. Pada Senin (7/9/2026) setidaknya 40 penerbangan dari dan ke Jakarta di Bandara Kualanamu dihentikan akibat gangguan abu vulkanik erupsi Gunung Krakatau yang menyebabkan jarak pandang sekitar kawasan Bandara Soekarno Hatta terganggu.
Pengelola Bandara Soetta sudah mengumumkan kalau penerbangan di bandara itu dihentikan hingga pukul 18.00 WIB pada Senin ini.
"Karena Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdana Kusuma masih ditutup sementara sampai pukul 18.00 dampaknya ada 40 penerbangan dari dan ke Kualanamu dibatalkan,"ujar Corporate Affairs PT Angkasa PuraAviasi, Mohamad Hikmat Hidayat.
Dengan penundaan penerbangan itu, ribuan penumpang gagal berangkat. Mereka semua memenuhi area counter check in maskapai untuk meminta informasi kepastian penerbangan. Ada pula yang me minta re-fund akibat pembatalan itu.
Dengan demikian, sudah dua hari berturut-turut penerbangan dari Medan ke Jakarta dan sebaliknya terganggu akibat erupsi Krakatau tersebut. Pada hari minggu sebelumnya, tercatat 51 penerbangan yang masuk dan keluar di Bandara Kualanamu batal.
Situasi ini tentu saja membuat ribuan penumpang kecewa. Tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena semua itu demi keselamatan penumpang.
Penerbangan dari dan ke Jakarta- Medan merupakan salah satu penerbangan yang gemuk di Indonesia. Arus penumpang untuk penerbangan ini mencapai ribuan per hari. Ada sekitar 51 penerbangan setiap hari yang melayani rute Jakarta- Medan ini.
Penerbangan itu juga menghubungkan Medan ke kota besar lain di Indonesia, seperti Surabaya, Bandung, Bali, Sulawesi dan sebagainya. Dengan dihentikannya operasional penerbangan ke Jakarta, berarti penerbangan ke kota besar lainnya ikut terganggu. ***
